Berita Tasikmalaya

Warga Antusias Laksanakan PSU, Ibu Berusia 85 Tahun Rela Antre di TPS

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Antusiasme Warga Membludak di PSU Pilkada Tasikmalaya, Lansia 85 Tahun Tetap Antre di TPS.

TASIKMALAYA-Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Tasikmalaya yang digelar pada Sabtu 19 April 2025, disambut dengan antusiasme tinggi dari warga.

Sejak pagi buta, masyarakat dari berbagai usia sudah memadati Tempat Pemungutan Suara (TPS), bahkan sebelum TPS resmi dibuka.

Pantauan di TPS 07, Kampung Sukahaji, Desa Singasari, Kecamatan Singaparna, menunjukkan semangat luar biasa warga dalam menyalurkan hak pilihnya. Antrean panjang terlihat sejak pukul 07.00 WIB, diisi oleh pemilih dari kalangan remaja hingga lansia.

Salah satu yang mencuri perhatian adalah Adah (85), seorang lansia yang tetap datang ke TPS meski kondisi kesehatannya sudah tidak prima. Dengan didampingi anggota keluarga dan Ketua RW setempat, Adah tetap bersemangat menggunakan hak suaranya.

“Saya sudah tua, tapi tetap semangat untuk mencoblos. Saya diantar Ibu RW, jalan kaki pun dituntun,” Kata Adah dengan suara lirih namun penuh semangat.

Adah mengaku sangat menantikan momen pemilihan ini karena ingin memilih pemimpin yang amanah dan mampu membawa perubahan positif bagi Kabupaten Tasikmalaya.

“Saya ingin pemimpin yang amanah. Mudah -mudahan yang terpilih bisa menjalankan visi dan misi dengan baik,” lanjutnya.

Meski usianya telah menginjak 85 tahun, Adah sudah mengantre sejak pagi bersama warga lainnya.

“Alhamdulillah, saya sudah mencoblos,” tuturnya lega.

Dalam PSU ini, terdapat tiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya yang bersaing. Pasangan nomor urut 1 adalah Iwan Saputra – Dede Muksit Aly, nomor urut 2 Cecep Nurul Yakin – Asep Sopari Al Ayubi, dan nomor urut 3 Ai Diantani – Iip Miftahul Paoz.

Menariknya, calon nomor urut 3, Ai Diantani, maju secara khusus dalam PSU ini menggantikan suaminya, Ade Sugianto, yang didiskualifikasi Mahkamah Konstitusi karena dianggap telah menjabat Bupati selama dua periode.

PSU ini menjadi bukti bahwa semangat demokrasi di Kabupaten Tasikmalaya tetap hidup dan bergelora.

Antusiasme warga, termasuk semangat dari para lansia seperti Adah, menjadi inspirasi dalam pesta demokrasi lokal yang penuh makna ini. (Lintas Priangan/AB)

Related Articles

Back to top button