FYI: Tidak Semua BUMN/BUMD Itu Ahli Rugi

lintaspriangan.com, TAJUK LINTAS. Sejak redaksi mengangkat fakta-fakta kinerja PDAM Ciamis, respons pembaca mengalir deras. WhatsApp redaksi mendadak ramai—ada yang kaget, ada yang mempertanyakan, dan ada pula yang menanggapi dengan nada datar seolah berkata, “Itu mah sudah lama.” Sebagian respon bernada ingin tahu, sebagian lain reflektif.
Namun dari puluhan pesan yang masuk, ada satu tanggapan yang mencolok. Bukan karena panjangnya, melainkan karena keyakinannya.
Pesan itu memuat beberapa poin yang disampaikan seolah kesimpulan final. Informasi soal BUMD rugi disebut sebagai lagu lama. Kerugian dianggap bukan hanya terjadi di Ciamis. Bahkan ditegaskan, bukan hanya BUMD—BUMN pun disebut sama-sama rugi. Kritik pun dipandang sebagai ekspresi kekecewaan karena belum kebagian jatah, lalu ditutup dengan kalimat pasrah: begitulah Indonesia.
Redaksi menyayangkan nada respon tersebut. Terlebih, nomor tersebut tercatat milik salah seorang politisi Kabupaten Ciamis. Bukan karena perbedaan pendapat—itu hal wajar—melainkan karena generalisasi tanpa referensi. Padahal, bagi siapa pun yang pernah bergelut dengan kebijakan publik, angka seharusnya menjadi titik beranjak.
Dari sinilah editorial ini bermula.



