Berita Pangandaran

Asap Pabrik Triplek Ganggu Pemukiman Warga di Cimerak

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pembakaran limbah pabrik triplek yang berlokasi di Dusun Cikahuripan, Desa Cimerak, Kabupaten Pangandaran, memicu keluhan warga. Asap dari proses pembakaran limbah ini menyebar hingga ke pemukiman, mengganggu kenyamanan dan berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat.

Ador, seorang warga Desa Cimerak, menyampaikan bahwa limbah dari pabrik triplek tersebut tidak dikelola dengan baik. Menurutnya, pembakaran limbah dilakukan sembarangan di dekat area pemukiman, menyebabkan asap masuk ke rumah-rumah warga. Ia menyayangkan tindakan pabrik yang dinilai kurang memperhatikan dampak dari limbahnya.

“Pembakaran limbah dilakukan terlalu dekat dengan pemukiman. Kalau saat hujan gerimis, asapnya makin menyebar ke mana-mana. Kami, warga di perumahan, harus menerima dampaknya,” kata Ador saat diwawancarai.

Ia menambahkan, pihak pabrik seharusnya menggunakan alat khusus agar asap tidak mencemari lingkungan sekitar.

Warga mengaku sudah menyampaikan keluhan mereka kepada Pemerintah Desa (Pemdes) Cimerak. Kepala Desa disebut telah menindaklanjuti laporan tersebut dengan mengonfirmasi langsung kepada pihak pabrik terkait. Meski begitu, warga masih menunggu apakah akan ada perubahan nyata atau masalah ini akan tetap berlarut-larut.

“Katanya Kepala Desa sudah bicara dengan pihak pabrik. Kami hanya bisa menunggu apakah situasinya akan membaik atau tetap seperti ini,” jelas Ador.

Ador juga menegaskan, permasalahan ini tidak hanya berdampak pada kenyamanan tetapi juga dapat menimbulkan risiko kesehatan dalam jangka panjang jika tidak segera ditangani.

Ador juga menjelaskan bahwa lokasi pembuangan limbah pabrik terpisah dari area pabrik itu sendiri. Sayangnya, pemilihan lokasi pembakaran limbah dinilai tidak tepat karena terlalu dekat dengan pemukiman warga.

Masyarakat berharap pihak pabrik segera memperbaiki cara pengelolaan limbahnya. Salah satu langkah yang diusulkan adalah penggunaan teknologi pengolahan limbah yang lebih ramah lingkungan sehingga asap tidak lagi mencemari udara. Selain itu, warga juga meminta agar instansi terkait lebih aktif dalam melakukan pengawasan terhadap aktivitas pabrik.

“Pengawasan dari pemerintah dan instansi terkait sangat penting. Jangan sampai kejadian ini terus berulang tanpa ada solusi,” ujar Ador. Ia menambahkan, warga akan terus memantau perkembangan penanganan kasus ini dan tidak segan untuk mengambil langkah lebih lanjut jika tidak ada perubahan.

Asap dari pembakaran limbah diketahui dapat menimbulkan berbagai dampak buruk, baik bagi kesehatan maupun lingkungan. Polusi udara akibat asap ini dapat memperparah kondisi penderita gangguan pernapasan, terutama anak-anak dan lansia. Selain itu, bau menyengat dari pembakaran limbah juga mengganggu aktivitas sehari-hari warga di sekitar lokasi.

Salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya menyampaikan bahwa dirinya sudah sering merasa sesak napas setiap kali asap limbah menyebar. “Rasanya sangat mengganggu. Asap ini tidak hanya berbau tetapi juga membuat sulit bernapas,” ujarnya. Ia berharap pemerintah setempat lebih serius menangani keluhan ini karena dampaknya sudah dirasakan langsung oleh banyak orang.

Selain kesehatan, dampak asap juga dirasakan dalam bentuk penurunan kualitas udara dan lingkungan. Warga mengkhawatirkan jika masalah ini terus dibiarkan, kondisi lingkungan mereka akan semakin memburuk. Oleh karena itu, mereka berharap adanya tindakan cepat dan konkret dari pihak pabrik serta instansi yang bertanggung jawab.

Kasus ini mencerminkan pentingnya pengelolaan limbah yang sesuai dengan standar lingkungan. Selain berdampak pada masyarakat, ketidakpatuhan dalam pengelolaan limbah juga dapat merusak citra pabrik itu sendiri. Ador dan warga lainnya menyatakan akan terus menyuarakan aspirasi mereka hingga permasalahan ini benar-benar teratasi.

“Kami hanya ingin lingkungan tempat tinggal kami kembali sehat dan bebas dari polusi asap,” tutup Ador. Jum’at, (0612/2024).

BACA JUGA: Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf untuk Perlindungan Hukum danMencegah Konflik

Lanjut Ador, jika masalah ini tidak ditangani dengan baik, warga tidak akan ragu untuk melibatkan pihak berwenang di tingkat yang lebih tinggi.

Permasalahan limbah ini harus menjadi perhatian serius semua pihak, terutama mengingat dampaknya yang begitu luas. Selain pengelolaan limbah yang lebih baik, dibutuhkan kerja sama antara masyarakat, pemerintah, dan pihak pabrik untuk memastikan lingkungan tetap aman dan sehat bagi semua. (KMP/lintaspriangan.com)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button