Cuma Butuh 5 Detik untuk Mengerjakan Soal Tes CPNS Seperti Ini

lintaspriangan.com, SUKSES. Sebagaimana pernah dipaparkan di media ini, jenis soal Tes CPNS atau tes karir lainnya seperti Tes Sekolah Kedinasan dan Tes BUMN, itu berbeda dengan jenis soal akademik yang pernah kita temui di sekolah. Karena itu, di bimbel-bimbel CPNS, terutama kelas privat, letak perbedaan beserta contoh soal antara kedua tes itu dibahas secara mendalam.
Agar lebih mudah memahami karakter soal Tes CPNS, kita langsung saja ilustrasikan dalam bentuk contoh soal di bawah ini:
“Pak Arief adalah seorang ASN yang sangat disiplin terhadap waktu. Ia tidak pernah absen mengikuti apel pagi, padahal jarak rumah ke kantornya relatif jauh. Agar tidak kesiangan, ia selalu berusaha menjaga kecepatan motornya pada kecepatan rata-rata 40 km/jam. Dengan kecepatan tersebut, biasanya Pakk Arief tiba di kantor dengan waktu tempuh 54 menit. Berapakah jarak antara rumah Pak Arief dengan kantornya?”
a. 30 km
b. 33 km
c. 36 km
d. 39 km
e. 41 km
Contoh soal di atas sering sekali muncul dalam Tes CPNS atau Tes Sekolah Kedinasan. Jika sudah mengetahui triknya, soal tersebut seharusnya bisa dikerjakan hanya dalam waktu 5 detik saja. Ya, cukup 5 detik, tidak boleh lebih. Cara mengerjakannya seperti apa? Sabar, nanti pasti dijelaskan dalam tulisan ini.
Satu hal penting yang ingin lebih dulu disampaikan adalah pemahaman tentang tantangan dalam tes karir seperti Tes CPNS, Tes Sekolah Kedinasan, atau Tes Rekruitmen BUMN. Dalam tes semacam ini, salah satu tantangan besarnya adalah, bagaimana Anda bisa mengerjakan soal dengan cepat. Jadi bukan sekedar bisa mengerjakan, tetapi harus bisa cepat. Anda hanya punya waktu sekitar 1 menit saja untuk mengerjakan setiap soal. Waktu satu menit tersebut sudah termasuk dengan waktu membaca soal.
Kita kembali ke contoh soal di atas. Agar bisa mengerjakan soal di atas dalam waktu 5 detik, Anda wajib menguasai dua hal, yakni:
- Rumus tentang Jarak, Kecepatan dan Waktu. Memahami rumus ini sangat mudah, apalagi dengan bantuan ilustrasi “Segitiga JKW”, atau ada juga yang mengistilahkannya “Segitiga Jokowi”. Untuk yang belum tahu apa itu Segitiga JKW, silahkan googling saja, banyak penjelasan tentang materi tersebut.
- Yang kedua yang harus difahami adalah karakter kelipatan setiap angka. Salah satu angka yang memiliki karakter khas adalah karakter angka 9. Perkalian berapapun yang melibatkan angka 9, pasti jumlah digitnya adalah 9 dan kelipatannya. Contoh, 9 x 2 = 18 (dari angka 18, kalau digitnya kita jumlahkan, 1+8 hasilnya adalah 9). Intinya, kalau ada bilangan yang jumlah digitnya 9, pasti pasti bilangan tersebut kelipatan 9. Dan karena itu, perkalian dengan angka tersebut pun pasti harus menghasilkan bilangan berkelipatan 9.
Lihat pada soal. Yang diketahui adalah Kecepatan dan Waktu. Yang ditanyakan adalah Jarak. Untuk mengetahui berapa Jarak, tinggal mengoperasikan Kecepatan x Waktu. Perhatikan, pada soal ada angka 54. Angka ini pasti kelipatan 9. Darimana kita tahu? Karena kalau digitnya kita jumlahkan (5+4), hasilnya adalah pasti 9 atau kelipatannya.
Karena 54 adalah kelipatan 9, maka bilangan apapun yang dikalikan dengannya, harus menghasilkan kelipatan 9. Sekali lagi, apa tadi ciri kelipatan 9? cirinya adalah, ketika digitnya kita jumlahkan, pasti menghasilkan angka 9. Sekarang silahkan lihat di opsi jawaban yang tersedia. Jawaban mana yang jumlah digitnya 9? Ya, jawabannya C. 36, karena 3+6 = 9. Sementara jawaban pada opsi lain, kalau kita jumlahkan digitnya, tidak ada yang menghasilkan angka 9 atau kelipatannya.
Jadi secara sederhana, cara mengerjakan soal di atas agar bisa selesai dalam waktu 5 detik adalah, dengan berfikir begini:
“Ada angka kelipatan 9 pada soal, yakni 54. Maka hasil perkaliannya juga harus kelipatan 9. Selesai!”
Silahkan bandingkan dengan cara biasa. Berapa waktu yang dibutuhkan untuk mencari hasil dari 40 x 54/60. Cara mana yang lebih cepat? (Lintas Priangan)



