Dicky Candra Doakan KDM Berjodoh dengan Orang Tasik, Begini Respon KDM

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Video interaksi hangat antara Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dicky Candra dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menjadi perbincangan publik setelah diunggah di channel YouTube Lembur Pakuan pada Sabtu, 18 Oktober 2025. Dalam video berdurasi beberapa menit itu, suasana cair dan penuh tawa tersaji ketika Dicky Candra melontarkan sisindiran khas Sunda yang bernada doa dan gurauan ringan.
Dengan gaya khasnya yang jenaka dan penuh makna, Dicky Candra menyampaikan pantun:
“Ulah saukur pinter tapi kudu cageur,
hirup sehat bakal asik,
gubernur anu bageur, bageur jeung bageur,
mugia ngengingkeun urang Tasik.”
Begitu pantun itu selesai dibacakan, hadirin langsung menyambutnya dengan tepuk tangan meriah. Dalam sisindiran tersebut, terselip doa dan harapan agar Kang Dedi Mulyadi berjodoh dengan orang Tasikmalaya. Pantas jika banyak terdengar sambutan dari hadirin: “Aamiin!”. Suasana menjadi semakin hangat ketika Dicky menatap ke arah Dedi dengan senyum menggoda yang membuat tawa pecah di ruangan.
Tak ingin kalah berpantun, Dedi Mulyadi pun membalas dengan gaya khasnya yang ceplas-ceplos namun tetap santun dan bermakna. Ia membalas melalui pantun yang membuat suasana semakin riuh:
“Algojo manggulan keusik,
tanjakan teu kataeukan.”
Balasan itu disambut gelak tawa dan tepuk tangan panjang. Namun, makna pantun tersebut segera dijelaskan secara sederhana oleh Kang Dedi. Ia menambahkan sisindiran lanjutan yang mengundang tawa sekaligus simpati para penonton:
“Hayang jodo urang Tasik,
hanjakal teu daraeukeun.”
Dengan kalimat itu, Dedi seolah menjawab doa Dicky Candra: bukan tidak ingin berjodoh dengan orang Tasik, tapi apa daya, belum ada yang mau. Gaya spontan dan humor khas KDM membuat momen itu terasa akrab dan menghibur.
Meski baru 24 jam diunggah, video berjudul “KDM Diminta Dicky Candra Dapat Jodoh Orang Tasik” di channel Lembur Pakuan telah mendapat sekitar 1.000 like dan 900 komentar. Warganet ramai-ramai menulis komentar lucu, doa, hingga candaan ringan yang menandakan tingginya atensi publik terhadap dua tokoh yang sama-sama dicintai warga Jawa Barat itu.
Tak sedikit juga yang menulis harapan agar doa Dicky Candra benar-benar terkabul. “Mugia jodo Kang Dedi teh urang Tasik beneran,” tulis salah satu pengguna YouTube dalam kolom komentar.
Dicky Candra sendiri dikenal sebagai tokoh seni sekaligus pejabat yang tak pernah kehilangan sentuhan budaya Sunda dalam setiap penampilannya. Sementara Dedi Mulyadi, dengan gaya kepemimpinannya yang dekat dengan rakyat dan humornya yang khas, seringkali menjadikan pantun atau sisindiran sebagai media komunikasi yang menyentuh sekaligus menghibur.
Lebih dari sekadar gurauan, doa Dicky Candra bisa dimaknai sebagai cerminan kedekatan emosional antara dua figur publik Jawa Barat. Doa itu bukan hanya tentang jodoh pribadi, tetapi juga simbol harapan agar pemimpin selalu punya kedekatan dengan masyarakat Tasikmalaya, dengan hati yang tulus dan penuh kasih.
Dalam sisindiran itu, terselip pesan sederhana namun hangat: bahwa dalam setiap canda seperti sisindiran atau pantun, ada doa untuk kebaikan dan kebersamaan. (AC)



