Ketua DPRD Apresiasi Pemkot Tasikmalaya atas Pujian BKN terkait Pengisian Jabatan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya mendapatkan pujian dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) atas komitmennya dalam menerapkan manajemen talenta dan sistem merit dalam proses pengisian jabatan di lingkungan pemerintahan. Pujian tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Kepala BKN, Haryomo Dwi Putranto, di hadapan Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, pada Selasa (5/8/2025) dalam acara ekspos yang dilaksanakan di Kantor Pusat BKN Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, Haryomo menegaskan bahwa Pemkot Tasikmalaya telah menjadi salah satu pemerintah daerah yang menerapkan manajemen talenta dan sistem merit dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, praktik tersebut masih terbilang langka di beberapa daerah di Indonesia, dan pemkot Tasikmalaya telah menunjukkan komitmen yang tinggi untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan transparan. BKN menilai, langkah ini sebagai salah satu langkah maju dalam mengelola sumber daya manusia aparatur negara secara lebih terencana dan berbasis kompetensi.
Pujian dari BKN ini, tentu saja, menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi Pemkot Tasikmalaya. Penerapan manajemen talenta dan sistem merit, yang didorong oleh BKN, bertujuan untuk memastikan bahwa pengisian jabatan di pemerintahan dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan dan kualifikasi yang sesuai, bukan berdasarkan kedekatan atau faktor lain yang kurang relevan dengan kompetensi. Hal ini menjadi bagian dari upaya untuk menciptakan birokrasi yang profesional dan efektif dalam mendukung pembangunan daerah.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H. Aslim, memberikan apresiasi kepada Pemkot Tasikmalaya atas pencapaian tersebut. Dalam pernyataannya, H. Aslim menyampaikan rasa bangganya atas pengakuan yang diterima oleh Pemkot Tasikmalaya. “Kami sangat mengapresiasi langkah Pemkot yang mendapatkan pujian langsung dari BKN. Ini adalah bukti bahwa Pemkot Tasikmalaya telah berada di jalur yang benar dalam menerapkan sistem manajemen talenta yang berbasis pada meritokrasi,” ujar H. Aslim.
Lebih lanjut, H. Aslim menilai bahwa penerapan sistem merit dalam pengisian jabatan ini sangat tepat di tengah transisi manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN). “Di tengah transisi ini, Pemkot Tasikmalaya menunjukkan kemampuannya menjadi pionir dalam penerapan sistem merit dan manajemen talenta. Hal ini menunjukkan komitmen Pemkot dalam menciptakan birokrasi yang bersih dan profesional,” tambah H. Aslim.
H. Aslim yang selama ini aktif memantau proses dan mekanisme pengisian jabatan di lingkungan Pemkot Tasikmalaya menegaskan bahwa kebijakan yang diambil oleh Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, sudah sangat tepat. Dalam pandangan H. Aslim, kebijakan tersebut merupakan sebuah langkah strategis untuk menciptakan lingkungan birokrasi yang lebih kompeten dan efektif. “Kami meyakini bahwa kebijakan yang diambil oleh Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan sangat tepat. Kalau tidak tepat, mana mungkin mendapat apresiasi dari BKN. Ini menunjukkan keseriusan wali kota dalam mengupayakan reformasi birokrasi yang profesional dan efisien,” ungkapnya.
Namun, H. Aslim juga mengakui bahwa penerapan sistem baru ini tidak akan berlangsung secepat daerah lain yang masih menggunakan skema lama dalam pengisian jabatan. Ia mengatakan, meskipun prosesnya mungkin akan lebih memakan waktu, hasil yang diharapkan akan lebih baik dan relevan dengan kebutuhan daerah. “Memang, penerapan sistem ini mungkin tidak secepat daerah lain, namun kami yakin dengan sistem baru ini, hasil yang akan diperoleh lebih optimal dan sesuai dengan kebutuhan Kota Tasikmalaya,” ujar H. Aslim.
Menurutnya, meskipun proses pengisian jabatan mungkin membutuhkan waktu yang lebih panjang, namun keberlanjutan dari kebijakan ini diharapkan akan membawa hasil yang lebih substansial. H. Aslim berharap bahwa implementasi sistem merit ini dapat menciptakan pegawai negeri yang lebih berkualitas dan mampu memberikan kontribusi terbaik untuk pembangunan Kota Tasikmalaya.
Ke depan, H. Aslim juga menekankan pentingnya dukungan dan pemantauan terhadap proses ini untuk memastikan bahwa penerapan sistem merit benar-benar berjalan dengan baik dan menghasilkan hasil yang diharapkan. “Konsepnya sudah bagus, perencanaannya sudah diapresiasi oleh BKN, jangan sampai di tataran pelaksanaan nanti dinodai oleh hal-hal yang tidak seharusnya,” tegas Aslim.
Dengan pencapaian ini, Pemkot Tasikmalaya diharapkan dapat terus berinovasi dan berkomitmen dalam membangun birokrasi yang lebih baik, serta menjadi contoh bagi daerah lain dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan profesional. (Lintas Priangan/AA)



