Demi Predikat Swasti Saba Padapa 2025, Pemkot Tasikmalaya Kejar Predikat Kota Sehat
Pemerintah Kota Tasikmalaya bertekad mewujudkan Kota Sehat Tasikmalaya dengan kembali membidik predikat Swasti Saba Padapa pada ajang Kota Sehat 2025.

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pemerintah Kota Tasikmalaya optimistis meraih kembali predikat Swasti Saba Padapa dalam ajang Kota Sehat 2025. Upaya ini menunjukkan komitmen mewujudkan Kota Sehat Tasikmalaya melalui sinergi perangkat daerah, organisasi masyarakat, dan warga. Verifikasi pusat telah dilakukan, hasilnya positif, dan kini tinggal menunggu verifikasi lapangan.
Wali Kota menegaskan bahwa Kota Sehat Tasikmalaya bukan sekadar penghargaan, melainkan wujud pemenuhan Standar Pelayanan Minimal sekaligus bagian dari tujuh program prioritas pembangunan. Dengan dukungan aktif masyarakat, Tasikmalaya yakin dapat mengulang sukses tahun 2017.
Semangat Kota Tasikmalaya untuk meraih predikat Kota Sehat Tasikmalaya semakin menguat setelah Tim Verifikator Pusat melakukan verifikasi lanjutan di Aula Bale Kota Tasikmalaya pada Selasa, 26 Agustus 2025 siang.
Ketua Harian Forum Kota Sehat Kota Tasikmalaya (FKSKT), Undang Hendiana, menegaskan bahwa proses verifikasi melibatkan tim pusat dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan, hingga instansi teknis lain. Menurutnya, indikator penilaian sudah terpenuhi. “Alhamdulillah, verifikasi faktual daring berjalan lancar bersama para pengampu. Secara indikator kita sudah memenuhi syarat untuk Swasti Saba Padapa,” kata Undang.
Dengan pencapaian tersebut, peluang Kota Sehat Tasikmalaya untuk kembali menyandang predikat bergengsi semakin terbuka lebar. Sebelumnya, predikat ini terakhir kali diperoleh pada 2017. Kini, Pemerintah Kota tinggal menunggu jadwal verifikasi lapangan dari pusat guna memastikan status Tasikmalaya sebagai lokus penilaian.
Komitmen Pemkot dan Warga
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menekankan bahwa gelar Kota Sehat bukan hanya simbol penghargaan, melainkan bukti nyata pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bagi masyarakat. “Alhamdulillah, dari beberapa tatanan kita sudah bisa memenuhi,” ujarnya.
Menurut Viman, keberhasilan meraih Kota Sehat Tasikmalaya merupakan buah sinergi antara perangkat daerah, organisasi masyarakat, dan partisipasi aktif warga. Mereka menjaga lingkungan, mengutamakan kebersihan, serta menegakkan pola hidup sehat. Ia menegaskan, indikator yang diverifikasi mencerminkan kualitas pelayanan setiap dinas terhadap warga.
Lebih jauh, Viman menautkan capaian Swasti Saba Padapa dengan tujuh program prioritas pembangunan daerah. Ia menilai, bila akreditasi ini tercapai, separuh target pembangunan daerah otomatis terpenuhi. “Kami optimistis Tasikmalaya bisa meraih predikat sesuai harapan,” katanya.
Keberhasilan mengejar predikat Kota Sehat Tasikmalaya menandai konsistensi pemerintah kota dalam menjaga kualitas hidup warganya. Dukungan masyarakat yang kian aktif menjadi faktor penting. Dengan landasan kolaborasi, peluang Tasikmalaya mengulang sukses 2017 semakin besar. (Lintas Priangan/AB)



