Berita Ciamis

Kabupaten Ciamis Raih Penghargaan Nasional IHaI 2025

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis kembali mencatat prestasi di tingkat nasional setelah menerima Penghargaan Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) 2025. Penghargaan diserahkan pada Senin, 17 November 2025, di Gedung F Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Ciamis, Dr. R. Yadi Tisyadi, hadir mewakili Bupati H. Herdiat Sunarya.

Ciamis menjadi salah satu daerah di Jawa Barat yang dinilai berhasil menjaga dan merawat kerukunan sosial. Penilaian IHaI tahun ini melibatkan 353 kabupaten/kota di 24 provinsi, menjadikannya pemetaan harmoni daerah terbesar sejak program ini diluncurkan pada 2019.


Ciamis Penuhi Target Penilaian, Skor Harmoni Masuk Kategori Baik

Dalam ajang IHaI 2025, Ciamis menunjukkan performa kuat. Kabupaten ini berhasil memenuhi keterlibatan responden hingga 1.776 orang, melampaui target minimum responden yang ditetapkan. Dari hasil pengukuran, Ciamis memperoleh skor 6,92 dari skala 9 dan masuk kategori “baik”.

Skor tersebut dihitung dari tiga komponen utama: persepsi, partisipasi, dan akseptabilitas masyarakat terhadap keberagaman. Ketiga komponen ini kemudian dievaluasi melalui empat dimensi penting: sosial, budaya, ekonomi, dan keagamaan.

Menurut Dr. R. Yadi Tisyadi, pencapaian ini bukan semata angka, tetapi cerminan kondisi sosial masyarakat Ciamis yang stabil dan inklusif. Ia menegaskan bahwa IHaI adalah alat ukur yang dapat membantu pemerintah daerah melihat secara lebih jelas titik-titik yang perlu diperkuat.

“Indeks ini menjadi cermin bagi kita. Ia menunjukkan apakah arah kebijakan kita sudah sesuai, dan aspek mana yang masih perlu disentuh. Penghargaan ini bukan akhir, tapi pengingat agar kita tetap menjaga ruang-ruang harmoni di masyarakat,” kata Yadi.

Ia menjelaskan bahwa keberhasilan pengukuran tersebut tidak terlepas dari peran banyak pihak. Mulai dari FKUB, tokoh agama, akademisi, ormas kepemudaan, hingga masyarakat umum yang aktif terlibat dalam setiap kegiatan dialog dan pembinaan kerukunan.


Kesbangpol Ciamis Perkuat Peran dalam Merawat Ruang Sosial

IHaI 2025 mengusung tema “Merangkai Harmoni Sosial, Ekonomi, Budaya dan Keagamaan sebagai Pondasi Ketahanan Nasional”. Tema tersebut sejalan dengan kerja nyata Kesbangpol Ciamis selama beberapa tahun terakhir dalam mendorong komunikasi lintas elemen masyarakat.

Kesbangpol Ciamis menjadi sentral koordinasi dalam upaya menjaga situasi kondusif di daerah. Mulai dari fasilitasi FKUB, edukasi wawasan kebangsaan, penguatan nilai toleransi di sekolah dan kampus, hingga pembinaan organisasi masyarakat.

Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Dr. Drs. Bahtiar, yang memimpin penyerahan penghargaan, juga menegaskan hal serupa. Ia menyebut IHaI sebagai instrumen penting untuk membaca kualitas hubungan sosial masyarakat di daerah. Ia mengapresiasi daerah-daerah yang mampu menjaga stabilitas sosial secara konsisten.


Ciamis Menjadi Contoh Harmoni yang Terjaga

Capaian Ciamis dalam IHaI 2025 menunjukkan kuatnya kolaborasi pemerintah dan masyarakat. Berbagai aktivitas dialog lintas iman, pertemuan rutin FKUB, serta keterbukaan ruang komunikasi menjadi modal penting dalam menjaga keteduhan sosial.

Bagi Kabupaten Ciamis, penghargaan ini menjadi bukti bahwa kerja jangka panjang dalam menjaga ruang kebersamaan tidak sia-sia. Kesbangpol Ciamis memastikan capaian ini akan menjadi dorongan untuk memperkuat strategi dan kebijakan yang lebih menyentuh kebutuhan masyarakat.

Dengan skor harmoni yang baik dan partisipasi publik yang tinggi, Ciamis menegaskan diri sebagai salah satu daerah di Indonesia yang mampu menjaga keseimbangan di tengah keberagaman. Komitmen ini menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk terus merawat rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat.

Harmoni tidak lahir dalam satu malam. Ia tumbuh dari kebiasaan saling mendengar, saling menghormati, dan memilih jalan dialog dalam menyelesaikan perbedaan. Dan Ciamis, lewat kerja hening banyak pihak, kembali menunjukkan bahwa harmoni tetap menjadi fondasi penting bagi masa depan daerah. (GPS)

Related Articles

Back to top button