Berita Tasikmalaya

Kecelakaan Truk Gentong, Satu Korban Patah Tulang

Kecelakaan truk Gentong kembali terjadi pada Rabu, 23 Juli 2025 sore, di jalur rawan tanjakan curam Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya. Insiden ini menyebabkan dua sopir terluka, satu di antaranya patah tulang.

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kecelakaan truk Gentong kembali terjadi pada 23 Juli 2025, melibatkan truk fuso dan dump truk di Kecamatan Kadipaten, Tasikmalaya. Diduga akibat rem blong, dua sopir luka-luka, satu di antaranya patah tulang. Polisi mengimbau pengemudi lebih waspada di jalur menurun. Berita ini mengulas kronologi kecelakaan, upaya evakuasi, dan imbauan keselamatan berkendara.

Truk Fuso Tabrak Dump Truk di Jalur Rawan Tanjakan

Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Tanjakan Gentong, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu 23 Juli 2025 sore.

Insiden ini melibatkan dua unit truk yang terguling di badan jalan dan menyebabkan dua sopir mengalami luka-luka, salah satunya menderita patah tulang dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kedua kendaraan yang terlibat adalah truk fuso bermuatan susu bubuk dan dump truk pengangkut pasir. Kecelakaan terjadi saat truk fuso melaju dari arah Bandung menuju Tasikmalaya dan diduga mengalami rem blong ketika menuruni jalur curam di Tanjakan Gentong.

“Keterangan awal menunjukkan sopir truk fuso tidak mampu mengendalikan laju kendaraannya karena rem blong, lalu bertabrakan dengan dump truk dari arah berlawanan,” ujar KBO Satlantas Polres Tasikmalaya Kota, Iptu Soni Alamsyah, kepada wartawan.

Benturan keras antara dua kendaraan tersebut menyebabkan kerusakan parah di bagian depan kedua truk hingga terguling di badan jalan. Akibatnya, dua sopir mengalami luka-luka, dan satu di antaranya mengalami patah tulang pada bagian kaki.

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi dibantu warga sekitar langsung mengevakuasi para korban dan mengamankan area kecelakaan.

Proses evakuasi sempat menyebabkan kemacetan di kedua arah jalan. Untuk mengurai antrean kendaraan, polisi menerapkan sistem buka-tutup selama proses penanganan berlangsung.

Setelah evakuasi korban, kendaraan berhasil dipindahkan menggunakan truk derek dan dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh pihak kepolisian.

Iptu Soni mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, agar lebih waspada saat melintasi jalur menurun seperti di Tanjakan Gentong.

“Kami mengingatkan seluruh pengemudi untuk selalu mengecek kondisi kendaraan, terutama sistem pengereman, sebelum memulai perjalanan,” pungkasnya. (Lintas Priangan/AB)

Related Articles

Back to top button