Berita Tasikmalaya

Posko Bencana Kabupaten Tasikmalaya di Beberapa Titik Rawan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Memasuki momentum libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, kewaspadaan terhadap potensi bencana menjadi perhatian serius di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Curah hujan tinggi, cuaca ekstrem, serta karakter geografis yang rawan longsor dan banjir membuat daerah ini kerap masuk radar peringatan kebencanaan setiap akhir tahun.

Untuk memastikan keselamatan warga dan para pelintas, BPBD Kabupaten Tasikmalaya membuka lima Posko Kolaborasi Siaga Bencana 2025 yang tersebar di titik-titik strategis dan wilayah rawan. Posko ini disiapkan sebagai pusat informasi, koordinasi, sekaligus tempat singgah sementara bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan atau sekadar beristirahat di tengah perjalanan.

Langkah ini sekaligus menjadi bentuk kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama libur panjang. Bukan hanya warga lokal, Tasikmalaya juga menjadi jalur lintasan penting bagi pemudik dan wisatawan yang menuju wilayah selatan Jawa Barat, termasuk kawasan pesisir.

Lima Posko Siaga di Lokasi Strategis

Sebanyak lima posko didirikan dengan mempertimbangkan aspek kerawanan bencana dan kepadatan arus lalu lintas. Posko utama berlokasi di Mako BPBD Kabupaten Tasikmalaya, yang menjadi pusat kendali dan koordinasi penanganan kebencanaan. Selain itu, posko juga dibuka di kawasan Komplek Perkantoran Singaparna, yang menjadi pusat aktivitas pemerintahan dan lalu lintas warga.

Di wilayah selatan dan jalur pegunungan, posko ditempatkan di Tapal Kuda Salawu, area yang dikenal rawan longsor, serta Teknopark Ciawi yang berada di jalur strategis penghubung antarwilayah. Sementara itu, untuk mengantisipasi potensi bencana di kawasan wisata pesisir, Posko Pantai Sindangkerta disiagakan guna memberikan layanan informasi dan respons cepat bagi wisatawan.

Keberadaan posko-posko ini diharapkan mampu memangkas waktu respons ketika terjadi situasi darurat, sekaligus menjadi titik aman bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan awal.

Fokus Keselamatan Warga dan Pemudik

Lebih dari sekadar posko jaga, keberadaan Posko Bencana Kabupaten Tasikmalaya membawa pesan penting: keselamatan adalah prioritas utama. Masyarakat diimbau memastikan kondisi fisik tetap prima, kendaraan dalam keadaan layak jalan, serta tidak memaksakan perjalanan ketika cuaca memburuk.

Petugas di posko siap memberikan informasi terkini terkait daerah rawan banjir, longsor, dan cuaca ekstrem. Warga juga diarahkan untuk selalu memantau perkembangan informasi dari sumber resmi dan menyimpan nomor darurat sebagai langkah antisipasi. Dalam kondisi tertentu, posko dapat menjadi tempat singgah sementara bagi pelintas yang membutuhkan istirahat atau perlindungan.

Langkah preventif ini selaras dengan peringatan cuaca ekstrem yang kerap muncul di penghujung tahun. Tasikmalaya, dengan kontur perbukitan dan aliran sungai yang cukup banyak, membutuhkan kewaspadaan kolektif, baik dari pemerintah maupun masyarakat.

Bagi warga lokal, keberadaan posko menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan bencana bukan hanya urusan pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. Sementara bagi pemudik dan wisatawan, posko ini menjadi penanda bahwa Kabupaten Tasikmalaya tidak hanya ramah dilalui, tetapi juga serius menjaga keselamatan siapa pun yang berada di wilayahnya.

Dengan disiagakannya Posko Bencana Kabupaten Tasikmalaya di lima titik rawan, diharapkan libur Natal dan Tahun Baru dapat berjalan lebih aman, tenang, dan minim risiko. Liburan boleh direncanakan, tetapi kewaspadaan jangan sampai ditinggalkan—karena pulang dengan selamat selalu lebih penting daripada sekadar cepat sampai tujuan. (AS)

Related Articles

Back to top button