Depok Terjunkan 11 Atlet Terbaiknya di Babak Kualifikasi Catur di Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Suasana babak kualifikasi catur di Tasikmalaya semakin ramai dengan kehadiran kontingen dari berbagai daerah di Jawa Barat. Salah satunya adalah Kota Depok, yang tahun ini datang dengan persiapan matang dan target besar. Mereka membawa 11 atlet terbaik untuk bersaing di Islamic Center Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.
Para atlet ini dilepas langsung oleh Ketua Bidang Organisasi KONI Kota Depok, Dede Gempar Kurnia, pada Sabtu (01/11/2025). Upacara pelepasan dilakukan secara sederhana namun penuh semangat. Kontingen diminta tampil percaya diri dalam menghadapi ratusan lawan dari seluruh Jawa Barat.
Persiapan Panjang dan Latihan Terstruktur
Wakil Ketua Pengcab Percasi Kota Depok, Andriyanto Eko Ariwibowo, mengatakan bahwa keberangkatan ke Tasikmalaya bukan sekadar rutinitas menuju pertandingan. Seluruh atlet sudah menjalani masa persiapan yang panjang. Latihan dilakukan rutin, terjadwal, dan terpantau.
Menurut Andriyanto, para atlet tidak hanya dibentuk secara teknis. Mereka juga mendapatkan pembinaan mental. Selama latihan, setiap atlet didampingi oleh pelatih dan psikolog. Kehadiran psikolog dianggap penting karena pertandingan catur bukan hanya soal strategi. Mental memainkan peran besar.
Latihan dilakukan sejak jauh hari. Mereka menjalani simulasi pertandingan, analisis langkah, hingga evaluasi rutin. Setiap atlet dibekali disiplin tinggi. Tujuannya sederhana: tampil tanpa keraguan di Tasikmalaya.
Kontingen Depok tahu bahwa arena di Singaparna akan berat. Ribuan langkah bidak akan bergerak selama empat hari. Lawan yang mereka hadapi bukan sembarang pemain. Banyak atlet datang dengan latar prestasi tinggi. Bahkan ada yang sudah menyandang gelar Grand Master. Meski begitu, Depok ingin tetap tenang dan fokus.
Target Tinggi: Lolos dan Rebut Emas
Percasi Kota Depok tidak menutupi ambisi mereka. Tidak ada target lain selain lolos dari babak kualifikasi dan meraih emas di Porprov 2026. Target ini disebut sebagai motivasi bagi para atlet untuk bertanding habis-habisan di Tasikmalaya.
Semangat besar itu hadir sejak hari pertama kualifikasi digelar. Para atlet Depok mulai bertanding dengan penuh konsentrasi. Mereka tidak ingin menyia-nyiakan masa persiapan panjang. Mereka bertekad ingin menembus babak final, lalu mengamankan tiket Porprov.
Andriyanto menegaskan bahwa Kota Depok tidak datang hanya untuk memenuhi kuota. Mereka datang dengan tekad membawa pulang hasil. Para atlet dibekali strategi, ketenangan, dan mental juara.
Di sisi lain, kehadiran Depok memberi warna baru pada babak kualifikasi catur di Tasikmalaya. Persaingan semakin sengit. Tasikmalaya sebagai tuan rumah juga menerjunkan 19 atletnya. Kota-kota lain pun datang dengan kekuatan penuh. Total ada sekitar 500 atlet yang bertanding di Islamic Center Singaparna.
Bagi Depok, ini kesempatan emas. Mereka ingin membuktikan diri dalam kompetisi besar. Para atlet muda mereka diproyeksikan menjadi kekuatan baru pada Porprov 2026.
Kualifikasi masih berlangsung hingga Kamis. Depok berharap semua atlet bisa menjaga ritme dan konsistensi. Jika semua berjalan sesuai rencana, peluang meraih hasil maksimal sangat terbuka.
Dengan persiapan matang dan ambisi besar, Depok siap menjadikan gelaran di Tasikmalaya sebagai gerbang menuju panggung prestasi yang lebih tinggi. (GPS)



