Dinsos Ciamis Hadirkan Kepedulian Nyata bagi Lansia dan Disabilitas

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Tahun 2025 di Kabupaten Ciamis tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum memperkuat kolaborasi sosial dan menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat rentan.
Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Ciamis mengemas peringatan HKSN melalui serangkaian aksi kemanusiaan yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari pilar sosial hingga dunia usaha.
Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah jalan sehat bersama yang digelar di Galuh Basketball Center Ciamis, Jumat (19/12/2025).
Kepala Dinsos Kabupaten Ciamis, Ihsan Rasyad, menegaskan, sesuai arahan Kementerian Sosial RI, peringatan HKSN di daerah difokuskan pada kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Nilai utama HKSN adalah kesetiakawanan dan kepedulian. Maka kami dorong kegiatan yang langsung menyentuh kebutuhan warga,” ujarnya.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai elemen, seperti ASN Dinsos, Taruna Siaga Bencana (Tagana), TKSK, pendamping sosial, Karang Taruna, Kelompok Masyarakat Sosial (KSM), serta Lembaga Kesejahteraan Sosial.
Kehadiran mereka menjadi simbol kuatnya gotong royong dalam pelayanan sosial.
Selain itu, Dinsos Ciamis juga menyalurkan bantuan paket sembako hasil sinergi dengan sejumlah mitra, di antaranya Bank Mandiri, Bank BJB, dan PT Pos Indonesia.
Bantuan kursi roda pun diserahkan langsung oleh Bupati Ciamis kepada warga yang membutuhkan, menegaskan keberpihakan pemerintah daerah terhadap penyandang disabilitas.
Rangkaian HKSN 2025 juga diisi dengan kegiatan donor darah bersama PMI serta pemeriksaan kesehatan gratis yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis.
BACA JUGA: Bupati Ciamis Tegaskan Pilar Sosial Adalah Garda Terdepan Kemanusiaan
Layanan ini ditujukan khusus bagi KSM dan pilar sosial yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat.
Tak kalah penting, Dinsos Ciamis terus menggulirkan program ketahanan sosial berupa bantuan permakanan bagi lansia tunggal dan penyandang disabilitas.
Lebih dari 1.460 penerima manfaat di seluruh kecamatan mendapatkan bantuan makan dua kali sehari.
“Program ini sangat berarti bagi lansia dan disabilitas yang hidup sendiri tanpa pendamping keluarga. Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara,” jelas Ihsan.
Ia berharap program-program sosial dari Kementerian Sosial RI dapat terus berlanjut pada 2026, sehingga upaya memperkuat kesejahteraan sosial masyarakat dapat berjalan berkesinambungan. (FSL)



