Berita Tasikmalaya

Pertalite Tercampur Air di Tasikmalaya, Sejumlah Motor Mogok

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sejumlah pengendara motor di Tasikmalaya dibuat kelimpungan setelah kendaraan mereka tiba-tiba mogok usai mengisi Pertalite di SPBU Kawalu, Kota Tasikmalaya. Kasus Pertalite tercampur air di Tasikmalaya ini cepat menyebar dan memicu banyak keluhan, hingga akhirnya mendapat respons cepat dari Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat.

Pada Senin, 3 November 2025, tim gabungan yang terdiri dari perwakilan Pertamina, Polres Tasikmalaya Kota, serta Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui UPT Metrologi Legal Dinas KUMKM Perindag, langsung turun ke lokasi. Pemeriksaan menyeluruh dilakukan untuk memastikan penyebab gangguan kualitas bahan bakar yang membuat para pengendara mengalami kerugian.

Tim Gabungan Temukan Campuran Bahan Bakar dan Air

Dalam proses pengecekan, petugas mengambil sampel dari tangki penampung serta dispenser Pertalite di SPBU tersebut. Hasilnya cukup jelas, di dalam sampel tampak dua lapisan cairan yang terpisah, yakni bensin dan air. Kondisi ini mengonfirmasi laporan para pengendara yang mengeluhkan motor mereka mendadak brebet, kehilangan tenaga, hingga mati total setelah mengisi bahan bakar di lokasi itu.

Menanggapi temuan tersebut, Pertamina segera menghentikan sementara suplai BBM bersubsidi jenis Pertalite ke SPBU Kawalu. Langkah ini dilakukan untuk mencegah masalah yang sama dialami oleh pengendara lain sambil menunggu proses perbaikan instalasi penampungan bahan bakar selesai.

Tindakan penghentian sementara suplai ini dimaksudkan untuk mencegah dampak yang lebih luas, demi menjaga konsumen Pertamina.

Tidak Ada Unsur Kesengajaan, Tangki Bocor Saat Hujan Deras

Dari hasil pemeriksaan lapangan, tim gabungan memastikan tidak ada unsur kesengajaan dalam insiden ini. Dugaan kuat mengarah pada kebocoran salah satu tangki penampung yang terjadi saat hujan deras mengguyur kawasan Tasikmalaya beberapa hari terakhir. Air diduga merembes masuk ke dalam tangki penyimpanan, sehingga mencampuri bahan bakar dan memengaruhi kualitas Pertalite yang disalurkan melalui dispenser.

Pihak SPBU bersama Pertamina kini tengah melakukan perbaikan instalasi, termasuk proses pembersihan tangki serta pengecekan ulang seluruh perangkat distribusi bahan bakar.

Kasus Pertalite tercampur air di Tasikmalaya ini diharapkan menjadi evaluasi bagi seluruh SPBU di wilayah Priangan Timur untuk memperketat pengawasan fasilitas penyimpanan, terutama saat cuaca ekstrem. Pertamina memastikan suplai ke SPBU Kawalu baru kembali dibuka setelah seluruh aspek dinyatakan aman.

Related Articles

Back to top button