Berita Tasikmalaya

Khitanan Massal Tasikmalaya, 50 Anak Dikhitan Gratis di HUT Kota ke-24

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-24, Pemerintah Kota Tasikmalaya bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menggelar khitanan massal gratis di Rumah Sakit Dewi Sartika, Kecamatan Kawalu, Sabtu (18/10/2025). Kegiatan ini juga menjadi bagian dari Hari Bakti Dokter Indonesia ke-117 dan HUT IDI ke-75.

Sejak pagi, puluhan anak datang bersama orang tuanya. Mereka tampak antusias mengikuti khitanan massal yang dipandu tim medis IDI Kota Tasikmalaya. Ketua IDI Kota Tasikmalaya, dr. Farid Wajdi, menyebut ada lebih dari 50 anak yang menjadi peserta.

“Kami ingin para dokter hadir langsung di tengah masyarakat. Lewat kegiatan ini, kami berbagi kebahagiaan dan memperkuat hubungan kemanusiaan,” ujar dr. Farid.

Selain pelayanan khitan gratis, panitia memberikan bingkisan berupa sarung, baju koko, uang saku, dan paket sembako. Hal ini menunjukkan kepedulian nyata dari tenaga kesehatan terhadap warga, khususnya keluarga dengan ekonomi terbatas.


Kepedulian Dokter dan Kolaborasi Pemkot

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Dicky Candra Negara, hadir untuk memberikan dukungan. Ia menilai kegiatan ini bukan hanya agenda seremonial, melainkan bentuk kepedulian nyata dari dokter kepada masyarakat.

“Khitan bukan sekadar kewajiban agama, tetapi juga penting untuk kesehatan dan kebersihan anak. Kami mengapresiasi IDI yang sudah turun langsung membantu masyarakat,” ujar Dicky.

Pemerintah Kota Tasikmalaya dan IDI berkomitmen memperkuat layanan kesehatan publik. Kolaborasi ini menunjukkan semangat gotong royong antara pemerintah, tenaga medis, dan masyarakat. Menurut dr. Farid, kegiatan seperti ini akan terus berlanjut agar manfaatnya dirasakan oleh lebih banyak warga.

Para dokter dan relawan bekerja cepat dan terkoordinasi. Setiap anak mendapat pendampingan sejak pendaftaran hingga perawatan pasca khitan. Orang tua pun merasa tenang karena anak-anak mereka ditangani oleh tenaga medis berpengalaman.


Manfaat Sosial dan Nilai Kebersamaan

Program khitanan massal ini membantu meringankan beban keluarga kurang mampu. Biaya khitan yang biasanya cukup besar kini tidak lagi menjadi masalah. Banyak orang tua mengaku lega dan bersyukur.

“Saya senang sekali. Anak saya akhirnya bisa dikhitan tanpa biaya, dan suasananya juga meriah,” ujar Ibu Yani, warga Kecamatan Tawang.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari perayaan HUT Kota Tasikmalaya yang menonjolkan nilai kebersamaan. Semangat gotong royong terlihat jelas di lokasi acara. Para dokter, perawat, dan relawan bekerja bersama untuk memberikan pelayanan terbaik.

Selain khitanan massal, Pemkot Tasikmalaya juga menyiapkan rangkaian acara lain seperti donor darah, pawai budaya, lomba kebersihan lingkungan, dan malam resepsi. Semua kegiatan itu bertujuan mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.


Khitanan massal gratis ini menjadi simbol rasa syukur dan wujud nyata pelayanan sosial di Hari Jadi ke-24 Kota Tasikmalaya. Pemerintah dan IDI membuktikan bahwa perayaan hari jadi tidak hanya diramaikan dengan pesta, tetapi juga diisi dengan kegiatan yang membawa manfaat langsung bagi warga. (GPS)

Related Articles

Back to top button