Lantik 18 JPT, Bupati Herdiat: Jabatan Adalah Amanah

lintaspriangan.com. CIAMIS. Jabatan adalah amanah dan bentuk kepercayaan, baik dari pemerintah maupun masyarakat. Karena itu, setiap tugas harus dijalankan dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab.
Demikian disampaikan Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, saat melantik dan mengambil sumpah 18 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemkab Ciamis, Minggu (15/06/2025) malam di Aula Sekretariat Daerah.
Bupati menegaskan para pejabat yang baru dilantik harus langsung bekerja efektif mulai Senin. Tidak ada waktu untuk bersantai atau adaptasi berkepanjangan.
“Saya ingin mulai besok semuanya langsung aktif di tempat tugas baru. Tidak ada waktu luang, karena para pejabat ini sudah terbiasa berada di lingkungan Pemkab Ciamis dan menduduki jabatan strategis,” tegasnya.
Ia menjelaskan, pelantikan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi dan bentuk penyegaran birokrasi guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, pelantikan dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Beberapa pejabat yang sudah lebih dari lima tahun menduduki jabatan yang sama juga perlu dirotasi sebagai bagian dari pengembangan karier.
“Ini hal yang wajar dalam suatu organisasi,” ujarnya.
Bupati juga mengatakan, rencananya pelantikan tersebut akan dilaksanakan setelah Oven Bidding enam JPT terisi. Adapun enam jabatan kosong diantaranya Kepala Dinas Kesehatan, Dinas Peternakan, Diskominfo, Dinas Sosial, dan Kepala Satpol PP Ciamis.
“Awalnya pelantikan direncanakan setelah seluruh proses openbiding selesai, namun karena kebutuhan organisasi dan urgensi pelayanan publik, maka pelantikan dilaksanakan malam ini,” jelas Bupati.
Dalam kesempatan itu, Bupati Herdiat juga menyinggung kondisi keuangan daerah yang sedang tidak ideal. Ia mengajak seluruh jajaran pemerintahan bersatu dan berkomitmen menghadapi tantangan, termasuk persoalan defisit anggaran.
BACA JUGA: Pasanggiri Ujang Nyai ke-8, Tanamkan Nilai Budaya Sunda Sejak Dini
“Kita tidak boleh mewariskan beban kepada generasi berikutnya. Harus ada komitmen dari semua pihak, baik eksekutif maupun legislatif, untuk menyelesaikan ini. Jika kita solid dan bisa menahan diri, insyaAllah tahun ini atau paling lambat tahun depan kita bisa kembali normal,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Ciamis, Ai Rusli Suargi menambahkan bahwa pelantikan ini mengacu pada sejumlah regulasi, termasuk PP Nomor 11 Tahun 2017 yang telah diperbarui menjadi PP Nomor 17 Tahun 2020, serta aturan teknis lainnya terkait pelantikan ASN.
“Tujuannya adalah untuk mengisi kekosongan jabatan strategis, sekaligus mendorong optimalisasi kinerja dan pelayanan publik. Hari ini ada 18 pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya,” pungkasnya. (Lintas Priangan/Nank)



