Berita Tasikmalaya

Kapolres Tasikmalaya Beri Bantuan Anak Yatim di HUT RI ke-80

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Bantuan anak yatim di HUT RI ke-80 Tasikmalaya membawa keceriaan bagi binaan Squad Hijrah Parkir Manaku. Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Moh. Faruk Rozi, bersama istri yang juga Ketua Bhayangkari, memberikan 55 gamis dan kerudung. Anak-anak menyambut penuh haru, bahkan langsung mencoba pakaian baru mereka.

Ucapan syukur dan doa tulus mengalir bagi Kapolres dan keluarga. Ketua Squad Hijrah, Aiptu Bambang Irawan, menilai bantuan anak yatim ini menjadi semangat baru dan berharap kebaikan tersebut menjadi amal jariyah. Momentum kemerdekaan pun semakin bermakna lewat kepedulian sosial.

Bantuan anak yatim menjadi momen penuh makna dalam peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Kota Tasikmalaya. Keceriaan tampak jelas di wajah anak-anak binaan Squad Hijrah Parkir Manaku, Kecamatan Cihideung, ketika mereka menerima bingkisan khusus dari Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Moh. Faruk Rozi, beserta istrinya yang juga menjabat Ketua Bhayangkari.

Pada Minggu malam, 17 Agustus 2025, Ketua Squad Hijrah Parkir Manaku, Aiptu Bambang Irawan, mendapat panggilan untuk menerima secara simbolis bantuan anak yatim berupa 55 potong baju gamis dan kerudung. Bantuan tersebut langsung berasal dari Kapolres Tasikmalaya bersama sang istri.

Wajah Ceria Penerima Bantuan

Seusai penyerahan, senyum tulus mengembang dari wajah anak-anak. Beberapa dari mereka langsung mencoba gamis baru dengan rasa bahagia. Keceriaan sederhana ini menjadikan bantuan anak yatim tidak hanya sekadar pemberian benda, melainkan juga kehangatan kasih sayang.

Arlin, salah satu anak penerima, mengaku sangat terharu. Dengan logat Sunda, ia berucap penuh syukur, “Alhamdulillah, terima kasih Pak Kapolres dan Ibu yang baik hati sudah memberikan baju gamis ini.” Ucapan singkat itu mencerminkan betapa besar arti pemberian tersebut.

Selain Arlin, anak-anak lain pun menyampaikan doa tulus. Mereka berharap Kapolres beserta keluarga selalu diberikan kesehatan, kelancaran, dan keberkahan dalam menjalankan tugas. Ungkapan doa itu membuat suasana malam peringatan semakin khidmat.

Apresiasi dari Pembina

Ketua Squad Hijrah Parkir Manaku, yang akrab disapa Bang Obeng, tidak bisa menyembunyikan rasa haru. Ia menilai bantuan anak yatim ini memiliki arti penting karena menumbuhkan semangat baru bagi anak-anak binaannya.

“Bantuan ini bukan sekadar pakaian, tetapi wujud nyata kepedulian. Saya berharap kebaikan Kapolres dan Ibu menjadi amal jariyah yang terus mengalir,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Kepedulian tersebut juga menunjukkan bahwa perayaan kemerdekaan tidak hanya menjadi simbol pesta rakyat, tetapi juga momentum untuk berbagi kasih. Melalui langkah nyata ini, Kapolres Tasikmalaya menegaskan pentingnya nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.

Semangat Kemerdekaan yang Hidup

Peristiwa ini mengingatkan bahwa HUT ke-80 RI bukan hanya perayaan simbolik, tetapi kesempatan menebar kebaikan nyata. Bantuan anak yatim menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan hidup dalam tindakan peduli terhadap sesama.

Masyarakat Tasikmalaya pun melihat aksi ini sebagai teladan bahwa pemimpin daerah mampu mendekatkan diri lewat aksi nyata, bukan sekadar kata. Pada akhirnya, bingkisan sederhana itu menjelma menjadi tanda cinta, doa, dan harapan bagi generasi muda penerus bangsa. (Lintas Priangan/AB)

Related Articles

Back to top button