Berita Ciamis

Doervoer 100% Ulin Gelar Donor Darah dan Santunan untuk 271 Penerima di Ciamis

lintaspriangan.com. CIAMIS. Komunitas Doervoer 100% Ulin bekerja sama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Ciamis, PMI, Baznas, HDCI, dan Garden Group menggelar kegiatan donor darah serta santunan bagi anak yatim, penyandang thalasemia, dan lansia/jompo di Aula Disdik Ciamis, Rabu (19/11/2025).

Kegiatan bertema “Setetes bermanfaat bagi mereka, langkung hade nyumbang getih tibatan guyang getih” ini diikuti ratusan peserta dan menjadi bukti kuatnya kolaborasi masyarakat dalam memperkuat gerakan kemanusiaan di Kabupaten Ciamis.

Agenda Rutin Tiga Bulanan

Ketua Pelaksana sekaligus Gubernur Doervoer, Rusna Apriatna (Pap Unya), menyampaikan bahwa donor darah dan santunan merupakan agenda rutin Doervoer setiap tiga bulan.

“Alhamdulillah, Doervoer selalu bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, untuk rutin melaksanakan kegiatan donor darah dan santunan anak yatim,” ujarnya.

Selain anak yatim dan jompo, Doervoer memberi perhatian khusus bagi penyandang thalasemia yang membutuhkan transfusi darah rutin.

Antusias Peserta Tinggi, Target Terpenuhi

Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Target 250 labu darah terpenuhi, bahkan jumlah pendaftar melampaui target.

“Alhamdulillah, animo masyarakat luar biasa. Ini membuktikan kepedulian warga Tatar Galuh Ciamis terhadap penyandang thalasemia sangat tinggi,” ungkapnya.

Jumlah penerima santunan juga meningkat dari rencana awal. Dengan dukungan para donatur seperti pengusaha, HDCI, PGRI, Korpri, ASN lintas instansi, dan masyarakat umum, total santunan mencapai Rp 27,1 juta, disalurkan kepada 271 penerima, terdiri dari, 42 anak yatim, 50 penyandang thalasemia, 179 lansia/jompo.

“Ini bukan donasi liar. Alhamdulillah kami didukung sesepuh, pemerintah daerah, para tokoh dan ASN. Terima kasih atas kepercayaannya,” tegasnya.

Kebutuhan Darah di Ciamis Capai 1.000 Labu Per Bulan

Unya menjelaskan, kebutuhan darah di Ciamis sangat besar, mencapai sekitar 1.000 kantong per bulan. Penyandang thalasemia menyumbang hampir separuh dari kebutuhan tersebut karena memerlukan transfusi 1-2 kali setiap pekan.

“Dengan adanya donor darah rutin dari Doervoer dan mitra lainnya, PMI sangat terbantu memenuhi kebutuhan darah masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan ini terus berjalan dan menjadi jembatan antara para donatur dan masyarakat yang membutuhkan bantuan.

BACA JUGA: Mobil Kontainer Terjur ke Sungai di Ciamis

Apresiasi dari Pemerintah Daerah dan PMI

Mewakili Bupati Ciamis, Kabag Kesra Setda Ciamis Anwar Sihabudin, mengapresiasi kegiatan sosial tersebut sebagai wujud kepedulian masyarakat terhadap sesama.

“Melalui kegiatan ini kita menumbuhkan empati dan kepedulian. Semoga bantuan hari ini menjadi penguat semangat bagi penyandang thalasemia, anak yatim, dan lansia,” ujarnya.

Ketua PMI Ciamis, H. Iing Syam Arifin, menjelaskan bahwa terdapat hampir 400 penyandang thalasemia di Ciamis yang membutuhkan transfusi darah rutin.

“Satu bulan kami minimal harus menyediakan 800 labu. Idealnya 1.000 labu agar aman. Jika kurang, kami bahkan harus mencari ke luar daerah,” jelasnya.

PMI juga mengapresiasi kegiatan rutin Doervoer dan berharap kolaborasi kemanusiaan ini terus diperkuat. PMI juga aktif membantu penanganan bencana seperti angin puting beliung, longsor, dan bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu. (NID/FSL)

Related Articles

Back to top button