Kasus Kadinsos Kota Tasikmalaya: Rencana Aksi Warga Diganti Ini

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Rencana aksi warga Panglayungan yang sebelumnya akan digelar sebagai buntut dari sikap emosional Kadinsos Kota Tasikmalaya akhirnya dibatalkan. Keputusan ini diambil setelah pihak pemkot Tasikmalaya menawarkan mediasi yang melibatkan tokoh masyarakat setempat.
Azian Fahminudin, yang akrab disapa Kang Ozos, menyatakan bahwa awalnya ia dan rekan-rekan pemuda Panglayungan tetap ingin melanjutkan aksi. “Kami sudah menyiapkan spanduk dan menginformasikan rencana aksi ke Polres Tasikmalaya Kota. Semuanya siap,” kata Kang Ozos saat diwawancara redaksi, Jumat (19/09/2025).
Kasus Kadinsos Kota Tasikmalaya: Pemkot Tawarkan Mediasi
Namun, Kang Ozos menambahkan bahwa setelah menerima permintaan pemkot untuk mediasi, para tokoh masyarakat sepakat untuk menunda aksi. “Kami menghargai upaya dialog yang ditawarkan pemkot. Dan tokoh-tokoh masyarakat juga meminta kami untuk menyambut tawaran mediasi tersebut. Mediasi dianggap jalan terbaik untuk menyelesaikan persoalan tanpa eskalasi,” lanjutnya.
Mediasi tersebut rencananya akan digelar sore ini di kantor BKPPSDM Kota Tasikmalaya. Wali kota, wakil wali kota, dan kepala BKPPSDM akan hadir untuk memastikan jalannya diskusi secara konstruktif. Kang Ozos menegaskan keikutsertaannya sebagai bentuk apresiasi terhadap upaya pemkot dan sebagai langkah mengikuti arahan tokoh masyarakat.
Keputusan membatalkan aksi ini menunjukkan pendekatan yang lebih diplomatis dalam menanggapi ketegangan antara warga dan pemerintah. “Kami ingin aspirasi warga tetap terdengar, tapi dengan cara yang lebih terstruktur dan damai. Meski aksi massa batal, saya dan empat orang rekan tetap akan menggelar aksi, namun ini aksi teatrikal, bukan massa,” jelas Kang Ozos.
Sebelumnya, ketegangan sempat meningkat ketika beberapa warga merasa sikap Kadinsos terlalu emosional saat menerima audiensi. Tak hanya warga Panglayungan yang ketika itu beraudiensi, video Kadinsos Kota Tasikmalaya yang terlihat emosi tersebut juga sempat memancing reaksi dari berbagai elemen masyarakat Kota Tasikmalaya.
“Saya kira aksinya jadi. Saya sudah di sekitaran Kantor Dinsos Kota Tasikmalaya. Sebagai bentuk dukungan moril saja kepada Kang Ozos dan rekan-rekannya,” terang Diki Samani dari Forum Diskusi Albadar. Ia terlihat hadir bersama empat rekan lainnya.
“Pemkot bagus, proaktif, tidak menunggu masyarakat marah. Tapi tolong catat, harus ada sanksi atau tindakan juga kepada Kadinsos Kota Tasikmalaya. Apalagi berdasarkan informasi yang kami terima, sikap temperamental pejabat tersebut ternyata sudah pernah terjadi beberapa kali,” pungkas Diki. (Lintas Priangan/AA)



