Ratusan Atlet Catur se-Jabar Bertarung di Islamic Center Singaparna

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Suasana Gedung Islamic Center Singaparna sejak Minggu pagi (02/11/2026) berubah menjadi arena penuh konsentrasi. Ratusan atlet dari 26 kabupaten/kota di Jawa Barat berkumpul untuk mengikuti Babak Kualifikasi Catur Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026, yang tahun ini dipercayakan kepada Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Tasikmalaya sebagai tuan rumah.
Gelaran bergengsi ini akan berlangsung selama empat hari, mulai 2–5 November 2026, dan menjadi penentu siapa saja yang berhak melaju ke Porprov. Kegiatan resmi dibuka oleh Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, yang menyampaikan apresiasi kepada Percasi dan KONI atas kesiapan menyelenggarakan event tingkat provinsi tersebut.
Ajang Bergengsi yang Menguji Ketajaman Atlet Catur Jawa Barat
Dalam sambutannya, Bupati Cecep menekankan bahwa penyelenggaraan babak kualifikasi ini bukan sekadar seleksi menuju Porprov, tetapi juga momentum untuk memperkenalkan Tasikmalaya sebagai daerah yang serius membina olahraga prestasi.
“Tasikmalaya bangga menjadi tuan rumah. Semoga ini menjadi penyemangat bagi atlet-atlet kita untuk tampil maksimal dan menorehkan prestasi terbaik,” ujarnya.
Gedung Islamic Center yang biasanya digunakan untuk kegiatan keagamaan, kini bertransformasi menjadi ruang kompetisi yang hening namun tegang. Barisan meja pertandingan tertata rapi, sementara para atlet duduk saling berhadapan dengan wajah serius menghadapi lawan-lawan kuat dari berbagai daerah, mulai dari Bandung Raya, Bogor, Depok, Cirebon, hingga daerah Priangan Timur.
Arena pertandingan ini menerapkan standar resmi, termasuk perangkat digital pencatat waktu dan area khusus bagi official serta penonton.
Tasikmalaya Menargetkan Medali, KONI Optimistis
Di balik penyelenggaraan gelaran ini, Kabupaten Tasikmalaya tentu menyimpan harapan besar. Ketua KONI Kabupaten Tasikmalaya, Erry Purwanto, menyatakan pihaknya menargetkan dua medali pada Porprov 2026, sebuah target yang dinilai realistis melihat perkembangan atlet catur Tasikmalaya dalam beberapa tahun terakhir.
“Kami melihat potensi cukup besar. Beberapa atlet junior kita sudah menunjukkan performa yang stabil dan mampu bersaing dengan daerah-daerah kuat,” katanya.
Kualifikasi ini juga menjadi tolok ukur kemampuan atlet lokal menghadapi lawan-lawan berpengalaman.
Islamic Center Singaparna Jadi Magnet Baru Event Olahraga
Dipilihnya Islamic Center Singaparna sebagai venue dinilai tepat. Lokasi strategis serta fasilitas yang memadai membuat para peserta merasa nyaman. Beberapa official daerah bahkan memuji kesiapan tuan rumah, mulai dari akomodasi, keamanan, hingga kelancaran teknis pertandingan.
Bagi masyarakat Tasikmalaya, ini kesempatan langka melihat langsung pertandingan catur level provinsi. Beberapa siswa dan komunitas catur lokal terlihat hadir untuk menyaksikan jalannya pertandingan sekaligus belajar dari para atlet senior.
Babak kualifikasi ini akan berakhir pada Kamis (05/11/2026). Para pemenang dari tiap kategori akan mencatatkan nama mereka sebagai kontingen resmi yang akan berlaga di Porprov Jawa Barat 2026 mendatang.
Dengan dukungan penuh pemerintah daerah, KONI, dan Percasi, Tasikmalaya berharap gelaran ini bukan hanya sukses sebagai tuan rumah, tetapi juga menjadi awal dari kebangkitan prestasi catur di Kabupaten Tasikmalaya. (GPS)



