Berita Tasikmalaya

Mulai Hari Ini, Status Tanggap Darurat Bencana Kota Tasikmalaya Diberlakukan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pemerintah Kota Tasikmalaya resmi menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Kota Tasikmalaya mulai Kamis (06/11/2025). Kebijakan ini berlaku selama 5 hari ke depan, sebagai langkah percepatan penanganan berbagai bencana yang terjadi di sejumlah titik dalam beberapa hari terakhir.

Sebelumnya, Tasikmalaya berada pada Status Siaga Bencana. Namun, kondisi di lapangan menunjukkan kebutuhan penanganan yang lebih cepat dan terkoordinasi. Banyak laporan mengenai bencana yang membutuhkan waktu penanganan lebih panjang dan tenaga lebih besar. Di antaranya, pohon tumbang, rumah warga yang rusak, hingga gangguan akses jalan.

Informasi penetapan status ini disampaikan langsung oleh Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Tasikmalaya, H. Ucu Anwar, saat dihubungi Lintas Priangan melalui pesan WhatsApp.
“Leres, dari Siaga Darurat menjadi Tanggap Darurat untuk 5 hari ke depan,” jawab H. Ucu.

Dasar Peningkatan Status

H. Ucu menjelaskan, perubahan status ini bukan tanpa pertimbangan. Tim BPBD Kota Tasikmalaya melakukan pemantauan lapangan dan menerima laporan dari kecamatan, kelurahan, dan masyarakat di berbagai wilayah. Hasilnya, terdapat peningkatan jumlah titik bencana yang memerlukan penanganan lanjutan.

Sejumlah kejadian yang menjadi perhatian antara lain:

  • Pohon tumbang yang menghalangi jalan dan menimpa rumah warga
  • Rumah yang roboh akibat hujan deras dan angin kencang
  • Kondisi beberapa kawasan yang rawan longsor
  • Saluran air di sejumlah titik yang tidak mampu menampung debit hujan, memicu genangan

Situasi tersebut memerlukan pengerahan sumber daya yang lebih besar, baik personel maupun alat. Status tanggap darurat memungkinkan BPBD dan dinas terkait untuk lebih fleksibel dalam mobilisasi peralatan, anggaran, serta koordinasi lintas instansi.

Dampak Bagi Warga dan Arah Penanganan

Penetapan status tanggap darurat bukan hanya soal teknis pemerintahan. Ada dampaknya bagi masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah rawan bencana. Melalui status ini, penanganan bencana diharapkan berjalan lebih cepat dan terstruktur.

BPBD Kota Tasikmalaya bersama dinas-dinas terkait terus melakukan:

  • Pembersihan dan evakuasi pohon tumbang
  • Perbaikan darurat rumah rusak
  • Monitoring titik-titik rawan longsor
  • Penyiagaan personel di wilayah berisiko tinggi
  • Penguatan koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan

Ucu mengimbau masyarakat tetap tenang namun waspada, terutama pada malam hari ketika curah hujan berpotensi meningkat. Warga juga diminta segera melapor jika ditemukan kondisi yang berpotensi membahayakan.

“Laporkan secepatnya bila ada kejadian. Kita bergerak cepat. Kerja bersama sangat dibutuhkan,” pesannya.

Di beberapa kelurahan, warga bersama aparat wilayah sudah mulai melakukan pembersihan mandiri sambil menunggu bantuan alat berat dan personel tambahan dari BPBD. Semangat gotong royong ini menjadi modal penting dalam penanganan awal bencana.


Dengan penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Kota Tasikmalaya, pemerintah berharap seluruh proses penanganan berjalan lebih terarah, cepat, dan tepat sasaran. Situasi cuaca yang masih berubah-ubah membuat kewaspadaan harus tetap dijaga.

Warga dianjurkan untuk memantau informasi resmi dari BPBD Kota Tasikmalaya dan tidak mudah percaya pada kabar yang belum jelas sumbernya. Informasi resmi dapat diperoleh melalui kanal komunikasi BPBD, pemerintah kecamatan, serta media terpercaya.

Tasikmalaya sedang bekerja bersama menghadapi situasi ini. Kesigapan menjadi kunci, dan partisipasi warga tetap diperlukan. Semoga kondisi segera membaik dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal. (GPS)

Related Articles

Back to top button