Surat untuk KDM, Ditulis Sebelum Ia Menghabisi Hidupnya

lintaspriangan.com, BERITA DEPOK. Warga Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Depok, dikejutkan oleh peristiwa tragis pada Minggu dini hari, 21 September 2025. Seorang pria berinisial P (53) mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Lebih mengejutkan lagi, di tubuh korban menempel secarik kertas bertuliskan Surat untuk KDM yang memicu tanda tanya besar di kalangan warga.
Kronologi Kejadian
Kapolsek Beji, Kompol Josman Harianja, menuturkan bahwa pihaknya menerima laporan sekitar pukul 00.30 WIB. Setelah mendapat informasi, tim Reskrim bersama SPKT serta Inafis Polres Metro Depok langsung bergerak menuju lokasi. Mereka segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa kondisi korban secara menyeluruh.
Menurut Josman, korban tergantung dengan tali tambang plastik biru yang diikatkan di kusen pintu kamar. “Kami tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” tegasnya. Dengan demikian, polisi menduga kuat bahwa P murni mengakhiri hidupnya sendiri.
Kesaksian Istri Korban
Saksi pertama sekaligus istri korban, S, awalnya terbangun dan tidak mendapati suaminya di kamar. Ia berinisiatif naik ke lantai dua. Sesampainya di sana, ia justru menemukan suaminya sudah tergantung. Dalam kondisi panik, S segera berteriak meminta tolong kepada sekuriti komplek agar mendapat bantuan.
Fakta lain juga muncul dari pengakuan keluarga. Malam sebelum kejadian, P masih terlihat normal. Ia duduk bersama istri dan dua anaknya di lantai satu sambil menonton televisi. Setelah itu, ia naik ke kamar tanpa menunjukkan gelagat aneh. Karena itu, keluarga benar-benar terkejut dengan peristiwa dini hari tersebut.
Temuan Penting Polisi
Saat memeriksa tubuh korban, tim Inafis menemukan lidah korban tergigit, mulut mengeluarkan darah, dan cairan keluar dari kemaluan. Ciri-ciri tersebut konsisten dengan kasus gantung diri. Selain itu, petugas juga menemukan kertas kecil bertuliskan Surat untuk KDM. Uniknya, kertas tersebut menempel di tubuh korban menggunakan cairan merah yang diduga darah.
Sikap Keluarga dan Tanggapan Warga
Setelah proses pemeriksaan, keluarga menyatakan menerima kejadian ini sebagai takdir. Bahkan, sang istri menandatangani surat pernyataan ikhlas di hadapan Ketua RT setempat. Polisi pun mengamankan barang bukti berupa seutas tali tambang plastik dan surat dengan tulisan Surat untuk KDM.
Meski keluarga sudah merelakan, warga sekitar tetap diliputi rasa penasaran. Isi surat wasiat yang diawali dengan kalimat Surat untuk KDM masih menimbulkan berbagai spekulasi. Sementara itu, pihak kepolisian berjanji mendalami isi surat tersebut agar misteri bisa terungkap dengan lebih jelas.
Sumber: Jurnal Depok