Berita Tasikmalaya

Mutasi-Promosi ASN Pemkot Tasikmalaya Dimulai Awal Oktober 2025

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pemerintah Kota Tasikmalaya akan menggelar Mutasi-Promosi ASN Pemkot Tasikmalaya pada awal Oktober 2025. Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menyebut pelaksanaan mutasi baru berjalan setelah Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyelesaikan assessment.

Viman menegaskan dirinya tidak bisa mengambil langkah sepihak. “Kalau saya punya kewenangan penuh tentu langsung sikat. Tetapi aturan yang berlaku tetap harus kita ikuti,” ujarnya. Ia menambahkan, keputusan rotasi harus mengikuti regulasi agar tidak menimbulkan masalah hukum.


Kekosongan Jabatan Mendesak

Sejumlah jabatan eselon II di Pemkot Tasikmalaya kosong sejak beberapa bulan terakhir. Posisi strategis seperti Sekretaris DPRD, Inspektorat, Dinas Kesehatan, Dinas Kominfo, Dinas Dukcapil, hingga Dinas Lingkungan Hidup belum memiliki pejabat definitif. Kondisi itu membuat OPD sulit mengeksekusi program secara cepat.

Viman menilai kekosongan jabatan memperlambat birokrasi. Ia meminta jajarannya menyelesaikan proses mutasi pada Oktober agar pelayanan publik tidak terganggu. “Kami ingin birokrasi bergerak lebih cepat, bukan malah tersendat,” katanya.

Ia juga menjelaskan rencana pengisian delapan jabatan kosong tanpa open bidding. Pemkot memilih memakai sistem manajemen talenta yang disarankan BKN. Menurut Viman, mekanisme itu lebih efisien sekaligus menjunjung meritokrasi.


Penataan Birokrasi dan Harapan Publik

Pada Agustus lalu, Viman melantik 11 pejabat eselon II dalam gelombang awal rotasi. Bulan Oktober ia akan melanjutkan agenda dengan melibatkan pejabat eselon II, III, dan IV. Ia ingin semua level birokrasi bergerak selaras. “Kami butuh pejabat menengah hingga staf pelaksana mengikuti ritme pimpinan OPD,” ujarnya.

Masyarakat menunggu perubahan nyata dari agenda mutasi-promosi ini. Pengamat birokrasi menilai rotasi yang tepat bisa mempercepat pelayanan publik dan menutup celah kekosongan jabatan. Namun, sebagian pihak mengingatkan agar pemerintah menghindari praktik jual beli jabatan yang bisa merusak kredibilitas.

Viman menyambut kritik tersebut dengan optimisme. Ia berjanji melaksanakan mutasi secara profesional. “Mutasi-promosi bukan hanya mengganti kursi, tetapi bagian dari strategi memperkuat kinerja birokrasi agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ucapnya.

Dengan jadwal yang sudah jelas, publik menanti langkah Pemkot Tasikmalaya pada awal Oktober. Rotasi besar ini bisa menjadi momentum untuk memperbaiki kinerja birokrasi, mengisi kekosongan jabatan, dan membangun tata kelola pemerintahan yang lebih solid. Jika proses berjalan lancar, Mutasi-Promosi ASN Pemkot Tasikmalaya akan menjadi titik balik pelayanan publik di Kota Resik. (GPS)

Related Articles

Back to top button