Sport

Hasil Akhir Bologna vs AC Milan | Rabu, 4 Februari 2026

lintaspriangan.com, SPORT. Bologna FC tampil berani sejak awal laga saat menjamu AC Milan di Stadio Renato Dall’Ara. Bermain di hadapan publik sendiri, Bologna langsung mencoba mengendalikan ritme. Penguasaan bola mencapai 54 persen, dengan sirkulasi rapi dari kaki ke kaki.

Namun, kontrol permainan itu tak pernah benar-benar berubah menjadi ancaman serius. Bologna memang sering masuk ke sepertiga akhir lapangan, tetapi keputusan di momen terakhir kerap keliru. Tembakan dilepaskan dari posisi sulit, atau umpan terakhir datang terlambat.

AC Milan memilih jalur berbeda. Rossoneri tidak terpancing duel penguasaan bola. Mereka menunggu, membaca celah, lalu memukul dengan cepat. Pola ini terlihat jelas pada gol pembuka menit ke-20. Ruben Loftus-Cheek muncul dari lini kedua, memanfaatkan ruang yang ditinggalkan pertahanan Bologna. Satu peluang bersih, satu gol.

Gol tersebut mengubah arah pertandingan. Bologna tetap memegang bola, tetapi kini bermain dengan beban. Milan justru semakin nyaman bertahan rendah dan mengandalkan transisi. Ketika Bologna mencoba menaikkan garis pertahanan, risiko mulai terlihat.

Menjelang akhir babak pertama, Milan kembali mendapatkan hadiah. Pelanggaran di kotak penalti berujung penalti pada menit ke-39. Christopher Nkunku mengeksekusinya tanpa ragu. Skor 2-0 menutup paruh pertama, meski secara visual Bologna masih terlihat “lebih bermain”.

Statistik babak pertama sudah memberi sinyal. Bologna rajin menyerang, tetapi minim tembakan tepat sasaran. Milan tidak banyak mencoba, namun setiap peluang terasa berbahaya. Efektivitas mulai berbicara.

Lanjutkan ke halaman berikutnya: Gol Cepat Milan di Babak ke-2


1 2Laman berikutnya

Related Articles

Back to top button