Sport

Arsenal vs Chelsea 0-0 di Babak Pertama, The Blues Lebih Dominan tapi Buntu

lintaspriangan.com, SPORT. Laga panas Piala EFL – leg kedua semifinal, Selasa (4/2/2026) dini hari WIB, mempertemukan Arsenal kontra Chelsea. Hingga turun minum, duel sarat tensi tersebut masih berakhir tanpa gol. Skor 0-0 menutup babak pertama, dengan Chelsea tampil sedikit lebih dominan dalam penguasaan bola, sementara Arsenal bermain lebih disiplin dan pragmatis.

Chelsea mencatatkan penguasaan bola sebesar 56 persen, unggul atas Arsenal yang berada di angka 44 persen. Meski demikian, dominasi tersebut belum cukup untuk mengubah papan skor. Kedua tim sama-sama melepaskan tiga tembakan sepanjang babak pertama, dengan masing-masing hanya satu yang mengarah ke gawang.

Chelsea Lebih Aktif di Wilayah Serang

Secara statistik, Chelsea terlihat lebih hidup saat memasuki sepertiga akhir lapangan. The Blues membukukan 45 operan ke area menyerang, jauh meninggalkan Arsenal yang hanya mencatat 18 operan. Chelsea juga unggul dalam jumlah lemparan ke dalam (7 berbanding 4) serta mencatat expected assist (xA) 0,24, lebih tinggi dibanding Arsenal yang hanya 0,07.

Namun, keaktifan tersebut belum berbuah peluang matang. Chelsea justru belum menciptakan peluang besar di babak pertama, menandakan dominasi mereka masih sebatas penguasaan wilayah, belum benar-benar mengancam.

Arsenal Rapat di Belakang, Sempat Buat Kesalahan

Arsenal memilih pendekatan lebih berhati-hati. Lini belakang The Gunners bekerja keras dengan mencatat 11 sapuan, hampir dua kali lipat dibanding Chelsea yang hanya 6 sapuan. Tekanan dari Chelsea juga sempat memaksa Arsenal melakukan satu kesalahan yang berujung tembakan, meski situasi tersebut masih bisa diamankan tanpa kebobolan.

Menariknya, Arsenal justru menjadi tim yang mencatat satu peluang besar di babak pertama, meski gagal dikonversi menjadi gol. Duel fisik pun berjalan cukup seimbang, dengan Arsenal memenangi 18 duel, hanya terpaut tipis dari Chelsea yang unggul 19 duel.

Babak Kedua Diprediksi Lebih Panas

Dengan kondisi agregat masih menguntungkan Arsenal berkat kemenangan 3-2 di leg pertama, situasi 0-0 ini membuat tekanan justru berada di kubu Chelsea. The Blues dituntut bermain lebih agresif di babak kedua, sementara Arsenal berpotensi tampil lebih sabar sambil menunggu celah lewat serangan balik.

Babak pertama boleh berakhir tanpa gol, tapi tensinya sudah terasa. Di level semifinal, satu gol bisa mengubah segalanya—dan babak kedua dipastikan tak lagi memberi ruang untuk sekadar main aman.

Related Articles

Back to top button