Tasikmalaya Diterpa Angin Kencang, Ini Penjelasan Ilmiahnya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Warga di sejumlah wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya merasakan hembusan angin yang lebih kencang dari biasanya sejak Jumat malam hingga Sabtu (24/01/2025). Angin terasa konsisten, tidak hanya sesekali, sehingga memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat, terutama mereka yang tinggal di wilayah permukiman yang cukup terbuka.

Berdasarkan penelusuran redaksi pada laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi ini dapat dijelaskan secara ilmiah melalui peta prakiraan angin lapisan bawah atmosfer yang ditampilkan BMKG untuk periode akhir Januari 2026. Link BMKG tentang prakiraan angin ini dapat diakses melalui alamat: https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-angin

Jalur Angin Kuat Melintasi Jawa Barat

Dari peta prakiraan angin lapisan 3.000 feet (sekitar 900 meter) yang diakses redaksi, terlihat bahwa wilayah Jawa Barat, termasuk Tasikmalaya, berada di jalur aliran angin baratan yang cukup kuat. Pada peta tersebut, terdapat penanda kecepatan angin hingga 39 knot (kt) di sekitar jalur yang melintasi selatan dan barat Pulau Jawa.

Dalam satuan yang lebih mudah dipahami, 39 knot setara dengan sekitar 72 kilometer per jam. Meski kecepatan ini tercatat pada lapisan udara di atas permukaan tanah, angin dengan intensitas seperti itu berpotensi menurunkan energinya ke permukaan, sehingga angin di darat terasa lebih kencang dari kondisi normal.

Baca juga: Amalan, Doa, dan Sikap Muslim saat Angin Kencang Menerpa

BMKG sendiri menggunakan peta angin lapisan ini untuk membaca pola aliran udara regional, yang sangat berpengaruh terhadap cuaca permukaan, khususnya pada musim hujan.

Pengaruh Muson Barat dan Perbedaan Tekanan Udara

Secara klimatologis, Januari merupakan periode puncak Muson Barat, yakni aliran angin dari wilayah Asia menuju Australia. Pola musiman ini dipicu oleh perbedaan tekanan udara antara Benua Asia yang bertekanan tinggi dan wilayah selatan Indonesia hingga Australia yang bertekanan lebih rendah.

Angin bergerak dari daerah bertekanan tinggi ke tekanan rendah, dan ketika perbedaannya cukup besar, kecepatan angin akan meningkat. Data angin BMKG menunjukkan bahwa kondisi inilah yang sedang terjadi, sehingga angin baratan mengalir cukup kuat melewati wilayah Jawa Barat.

Tasikmalaya dan Faktor Topografi

Tasikmalaya memiliki karakter wilayah berbukit dan lembah, yang secara ilmiah dapat memperkuat hembusan angin. Ketika aliran angin kuat dari lapisan atas melewati wilayah dengan topografi seperti ini, dapat terjadi efek penyaluran dan percepatan angin di permukaan.

Baca juga: Amalan, Doa, dan Sikap Muslim saat Angin Kencang Menerpa

Akibatnya, meski angin kencang tidak selalu disertai hujan lebat atau badai, warga tetap dapat merasakan hembusan yang lebih kuat, terutama pada malam hingga siang hari, saat angin regional cenderung stabil.

Berdasarkan data dan peta BMKG yang ditelusuri redaksi, angin kencang yang terasa di Tasikmalaya ini bukan fenomena anomali, melainkan bagian dari dinamika atmosfer musiman. Namun demikian, kewaspadaan tetap diperlukan, terutama terhadap potensi dampak turunan seperti pohon tumbang, baliho roboh, atau atap bangunan ringan yang terlepas.

BMKG secara rutin mengimbau masyarakat untuk memantau informasi cuaca dan peringatan dini melalui kanal resmi, khususnya saat musim hujan dengan dinamika angin yang aktif.

Dengan memahami penjelasan ilmiah di balik fenomena ini, diharapkan masyarakat tidak panik, namun tetap waspada dan siap mengantisipasi dampak yang mungkin ditimbulkan oleh angin kencang yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. (HS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Hari Perdamaian Internasional, Gong Perdamaian Ciamis Jadi Pengingat dari Tatar Galuh

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Peringatan Hari Perdamaian Internasional pada Senin, 21...

Rumah Ambruk di Cihaurbeuti, 3 Keluarga Terdampak dan Butuh Bantuan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Sebuah Rumah Ambruk di Cihaurbeuti, tepatnya...

Kebakaran Rumah di Panjalu, Pemilik Alami Luka Bakar 75 Persen

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kebakaran Rumah di Panjalu menghanguskan sebuah...

Haornas ke-43 di Ciamis, Warga Diajak Tidak ‘Mager’

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Olahraga tidak harus selalu identik dengan...

Logo Hari Jadi Tasikmalaya Dipilih dari 55 Karya, Abdul Hasim Jadi Pemenang

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Logo Hari Jadi Tasikmalaya ke-25 resmi menggunakan karya...

JAWA BARAT

Sumur Bor Majalengka Layani 3.599 Warga di Empat Desa Saat Kemarau

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Empat sumur bor Majalengka kini melayani...

Kebakaran Lahan Purwakarta, Api di Sindangpanon Dipadamkan Polisi dan Warga

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Kebakaran lahan Purwakarta terjadi di kawasan Kampung...

KRL Bogor Tambah Empat Perjalanan Mulai 21 September, Kembali 392 Perjalanan per Hari

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. KRL Bogor kembali melayani 392 perjalanan per...

Gara-gara Pilkades, Ruang Bupati Bekasi Digembok Massa

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Suasana menjelang pelaksanaan Pilkades Kabupaten Bekasi...

PPPK Kementerian PU Tanam Ganja, Alasannya Bikin Geleng Kepala

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Sulit mendapatkan ganja membuat seorang pegawai...

Danny Setiawan Berpulang, Dedi Mulyadi Kenang Jejaknya di Jabar

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Kabar duka datang dari Jawa...

Tambang Karawang Ditutup setelah Tiga Peringatan, Empat Syarat Harus Dipenuhi

lintaspriangan.com, BERITA KARAWANG. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menutup operasional tambang Karawang...

Kebakaran Pabrik Losarang Padam Setelah Penanganan Berjam-jam, Penyebab Belum Dipastikan

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. Kebakaran pabrik Losarang melanda Gedung 3 PT Food...

Olahraga

Popular Categories