Ketika Diky Chandra Menyusuri Kemiskinan di Kota Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kisah nyata kemiskinan Tasikmalaya terungkap saat Wakil Wali Kota Diky Chandra menyambangi Kampung Sindangsari, Kelurahan Setiamulya, Tamansari Kota Tasikmalaya Dalam kunjungan pada 22 Juli 2025, ia mendapati warga yang sakit bertahun-tahun tanpa perawatan dan sanitasi lingkungan yang buruk. Tak menunggu lama, ia memerintahkan FGD lintas sektor untuk merancang solusi nyata. Ia juga membawa sejumlah program sebagai solusi langkah awal.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Turun ke Sindangsari

Matahari masih tinggi ketika Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Chandra, memasuki Kampung Sindangsari, Kelurahan Setiamulya. Tak ada iring-iringan mewah, tak ada sambutan formal. Hanya beberapa warga yang menatap heran, lalu tersenyum pelan melihat sosok yang biasanya tampil di layar kaca, kini berdiri di depan mereka dengan pakaian sederhana dan langkah ringan.

- Advertisement -

Dari rumah ke rumah, ia mendengar cerita yang tak pernah sampai ke podium rapat. Seorang warga yang sakit bertahun-tahun, tapi tak pernah sekali pun diperiksa dokter. Di sudut lain, genangan air dan saluran tersumbat jadi pemandangan sehari-hari, membuat penyakit datang silih berganti.

Kemiskinan Tasikmalaya, bagi sebagian orang, hanyalah istilah umum. Tapi bagi Diky, siang itu, ia melihat wajah nyatanya. Karena itu, ia tak tinggal diam. Sesampainya di lokasi, ia langsung meminta Camat Tamansari dan Lurah Setiamulya menyiapkan Forum Group Discussion (FGD). Bukan formalitas, tapi forum yang betul-betul jadi tempat menyusun langkah bersama, dari warga hingga dinas teknis.

“Saya mau duduk bareng dalam FGD itu. Kita undang semua pihak, dan nanti hasilnya kita bawa ke para pengambil keputusan—Pak Wali, Sekda, dinas-dinas,” ujar Diky, pelan tapi tegas.

Sebagai mantan Wakil Bupati Garut dan sosok yang sudah malang melintang di dunia seni, Diky paham bahwa perubahan tak cukup dengan retorika. Ia membawa sejumlah inisiatif yang bisa langsung diterapkan. Program Kota Tanpa Kumuh, budidaya lele yang dinamai, hingga peternakan ayam petelur jadi opsi yang menurutnya relevan dan bisa meringankan beban warga.

“Kalau urusan anggaran, kita bisa usulkan dari BTT, CSR, atau sumber-sumber yang legal. Yang penting, kebutuhan warga jangan terus menunggu,” tambahnya.

Meski secara struktural ia bukan pengelola anggaran utama, kehadirannya hari itu menyampaikan pesan yang jelas: seorang pemimpin harus hadir, bukan sekadar memberi instruksi dari balik meja. Dan memang, kunjungannya bukan inisiatif sepihak. “Saya datang dengan restu Pak Wali. Ini bentuk kepedulian kami bersama,” tuturnya sambil menjabat tangan seorang warga lanjut usia.

Cerita dari Sindangsari hari itu adalah pengingat. Bahwa kemiskinan Tasikmalaya tidak boleh menjadi kisah yang diulang-ulang tanpa solusi. Dengan langkah kecil dan telinga yang mau mendengar, barangkali perubahan memang bisa dimulai dari lorong sempit seperti ini. (Lintas Priangan/AB)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Asep Rahmat Dapat Respons Positif PPP, Jalan Menuju Kursi Wabup Ciamis Masih Panjang

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Peluang Asep Rahmat untuk diusulkan...

Inovasi SMAN 6 Tasikmalaya, Ubah Sampah Organik Jadi Kompos dan Pakan Ternak

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Inovasi SMAN 6 Tasikmalaya dalam...

RS Mitra Idaman Minta Maaf, Dinkes Banjar Telusuri SOP Kasus Persalinan Darurat dalam Mobil

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Kasus persalinan darurat Rini Marini, ibu...

36 Jam Dilalap Api, Kebakaran Limbah Kayu Kawalu Tasikmalaya Belum Padam

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kebakaran Limbah Kayu Kawalu Tasikmalaya...

Kebakaran TPA Pasir Bajing di Garut Dipadamkan, Tim SAR Brimob Diterjunkan

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Kebakaran TPA Pasir Bajing di Desa Sukaraja, Kecamatan...

JAWA BARAT

Bantuan Dedi Mulyadi Lewat WhatsApp Dipastikan Hoaks, Warga Diminta Waspada Modus Transfer Sesuai Usia

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Jabar Saber Hoaks mengingatkan masyarakat...

Polres Purwakarta Salurkan Air Bersih ke Sekolah dan Pesantren, Gunakan Kendaraan Taktis AWC

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Polres Purwakarta, Jawa Barat, menyalurkan bantuan...

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Sopir Taksi Online di Sumedang, Utang Rp25 Juta Jadi Dugaan Pemicu

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Polres Sumedang, Jawa Barat, mengungkap perkembangan penyidikan kasus...

Kasus Santriwati Bekasi, Pimpinan Ponpes Ditahan diduga Korban Lebih dari 10 Orang

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Polres Metro Bekasi Kota menahan...

Warga Cianjur Temukan Jenazah dalam Karung, Tali Melilit Leher Korban

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, digegerkan...

Sindikat Pecah Kaca di Cianjur Terungkap, Kerugian Korban Rp4,1 Miliar dari 15 Lokasi

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Polres Cianjur mengungkap sindikat pecah kaca...

Polisi Temukan 27 Batang Ganja di Atap Rumah Bandung, Bibit Disebut Dibawa dari Amerika Serikat

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Polrestabes Bandung mengungkap kasus penanaman ganja...

Pilkades 47 Desa di Cianjur Ditunda hingga November 2026, Jadwal Baru Tunggu Perbup

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Pelaksanaan Pilkades 47 desa di Cianjur,...

Olahraga

Kategori Populer