lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kebakaran lahan Sukaraja Tasikmalaya di perkebunan milik warga di Kampung Cibarengkok, Desa Linggaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, terjadi Selasa (13/10/2026) malam. Api sempat dikhawatirkan merembet ke permukiman dan lahan perkebunan lain sebelum berhasil dipadamkan melalui penanganan petugas gabungan bersama masyarakat.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 19.16 WIB. Informasi dari warga yang diterima redaksi menyebutkan, kondisi lahan dan rumput yang kering di tengah musim kemarau diduga meningkatkan risiko kebakaran.
Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya, mengatakan laporan cepat dari masyarakat membantu petugas melakukan penanganan sebelum api meluas. Luas lahan yang terbakar pun dilaporkan tidak terlalu besar.
Petugas Gabungan dan Warga Bergerak Padamkan Api
Penanganan kebakaran melibatkan petugas pemadam kebakaran (Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Polsek Sukaraja, serta masyarakat setempat.
Warga turut bergotong royong membantu proses pemadaman di lokasi kejadian. Respons bersama tersebut membuat api dapat dikendalikan sebelum menjalar ke area yang lebih luas.
Meski kebakaran berhasil dipadamkan, kejadian ini menjadi pengingat bahwa kebakaran lahan dapat berkembang cepat, terutama ketika vegetasi dalam kondisi kering dan berada dekat dengan permukiman.
Belum ada informasi terperinci mengenai total luas lahan yang terbakar maupun nilai kerugian akibat peristiwa tersebut.
Musim Kemarau Tingkatkan Kewaspadaan Kebakaran Lahan
Kondisi rumput dan tanah yang kering diduga menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko kebakaran lahan Sukaraja Tasikmalaya tersebut. Namun, penyebab pasti munculnya api belum dapat dipastikan berdasarkan informasi yang tersedia.
Karena itu, masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran terbuka, membuang puntung rokok sembarangan, atau meninggalkan sumber api di sekitar lahan kering.
Wakil Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Ayatullah Romdhoni, mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan dan segera melaporkan kejadian serupa kepada petugas.
Laporan sejak awal menjadi penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat, terutama apabila api berada dekat rumah warga, kebun, atau vegetasi yang mudah terbakar.
Respons Cepat Jadi Kunci Mencegah Api Meluas
Kebakaran lahan Sukaraja Tasikmalaya, tepatnya di Kampung Cibarengkok ini menunjukkan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana di tingkat lokal. Informasi yang cepat, koordinasi antarpetugas, dan gotong royong warga membantu mencegah kebakaran berkembang menjadi kejadian yang lebih besar.
Masyarakat di sekitar wilayah rawan kebakaran diimbau segera menghubungi petugas apabila melihat asap atau titik api. Warga juga perlu menjaga lingkungan sekitar agar tidak terdapat sumber penyulut api yang berpotensi memicu kebakaran.
Dengan kewaspadaan dan koordinasi yang baik, risiko kebakaran lahan dapat ditekan sekaligus melindungi permukiman dan sumber penghidupan masyarakat. (HS)
