Inovasi dari Kota Tasikmalaya untuk Generasi Emas Indonesia

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Menyongsong Indonesia Emas 2045 tampaknya bukan lagi sekadar jargon. Di Kota Tasikmalaya, semangat itu mulai diterjemahkan menjadi langkah nyata lewat sebuah inovasi yang digagas Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Tasikmalaya bersama Forum Diskusi Albadar. Ide ini lahir dari obrolan serius, yang membahas satu hal sederhana tapi krusial: bagaimana memastikan anak-anak hari ini tumbuh menjadi generasi unggul yang kelak menggawangi Indonesia pada momentum emas nanti.

Dari diskusi tersebut, muncul keyakinan bersama bahwa faktor penentu Indonesia pada 2045 bukan sekadar infrastruktur, penguasaan teknologi atau ekonomi, melainkan kualitas manusianya. Dan kualitas itu hanya bisa dibentuk sejak dini. Artinya, anak-anak yang hari ini masih duduk di PAUD, SD, SMP, hingga mahasiswa, adalah kelompok yang kelak memegang kendali arah bangsa.

Edukasi Kebangsaan untuk Anak Usia Dini

Kesadaran itu membuat Bakesbangpol Kota Tasikmalaya menilai bahwa edukasi kebangsaan harus dikenalkan sejak usia dini. Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan Bakesbangpol Kota Tasikmalaya, Ajat Sudrajat, S.Sos.I, M.H., menggarisbawahi pentingnya langkah tersebut.

“Kami sepakat, anak-anak sejak usia dini harus mulai dibekali dengan edukasi tentang wawasan kebangsaan,” ujarnya.

Ajat menekankan, ketika nilai nasionalisme ditanamkan sejak kecil, fondasi kecintaan terhadap tanah air akan jauh lebih kuat. Namun, untuk menyampaikan materi kebangsaan kepada anak, tentu dibutuhkan pendekatan yang sesuai dengan dunia mereka: visual, bermain, dan pengalaman langsung.

Kartu Edukasi Wawasan Kebangsaan

Berangkat dari kebutuhan itu, Bakesbangpol Kota Tasikmalaya dan Forum Diskusi Albadar kemudian mengkreasi sebuah media edukasi yang inovatir: kartu permainan bertema wawasan kebangsaan berukuran jumbo.

“Kartunya biasa, seperti kartu edukasi lainnya. Hanya saja ukurannya jumbo, 20 cm x 14 cm, bukan kartu kecil. Dan yang menjadi istimewa, materinya tentang wawasan kebangsaan. Ini yang masih sangat jarang di Indonesia. Kalau tentang pengetahuan umum sudah banyak sekali,” jelas Ajat.

Desain kartu dibuat penuh warna, ceria dan dekat dengan kehidupan sehari-hari anak. Adegan-adegannya mudah dipahami, tidak mengintimidasi, dan tetap disisipkan ornamen kebangsaan seperti bendera merah putih serta Garuda Pancasila. Selain itu, kartu dapat dimainkan dalam berbagai bentuk permainan agar anak tidak cepat bosan.

Ajat juga menegaskan bahwa media pembelajaran kebangsaan masih sangat terbatas di Indonesia. “Dalam bentuk kartu edukatif seperti ini, bahkan di marketplace pun sulit ditemukan,” tuturnya.

Mulai Disosialisasikan kepada Para Guru PAUD

Dan hari ini, Sabtu (15/11/2025), konsep dan media pembelajaran kartu wasbang itu mulai disosialisasikan. Sasaran awalnya adalah para guru PAUD dari Kecamatan Cibeureum dan Purbaratu, sekitar 100 orang, bertempat di Aula IGRA Kecamatan Tawang.

Sambutan para guru sangat positif. Banyak yang mengakui bahwa selama ini media pembelajaran bertema wawasan kebangsaan untuk usia dini memang masih sulit didapat. Inovasi ini seperti “barang yang selama ini dicari dan akhirnya ditemukan”, karena selama ini materi wawasan kebangsaan untuk anak usia dini cenderung tenggelam di antara materi akademik lainnya.

Menanamkan Nasionalisme Sejak Dini

Pada akhirnya, Ajat menutup dengan pesan reflektif.

“Akan bagaimana kelak nasib bangsa ini jika mereka tidak mencintai tanah airnya sepenuh hati? Meskipun mereka kuat secara jasad dan pengetahuan, mereka harus memiliki nasionalisme dan patriotisme.”

Inovasi kartu edukasi ini bukan sekadar media bermain, melainkan strategi jangka panjang untuk membangun generasi emas yang bukan hanya cerdas, tetapi juga memiliki kecintaan mendalam pada bangsanya. Dari Tasikmalaya, langkah kecil ini bisa menjadi contoh besar bagi daerah lain dalam mempersiapkan generasi 2045, generasi yang kuat, cerdas, dan berakar pada nilai kebangsaan. (GPS)

data pendidikan Priangan Timur

Data Pendidikan Priangan Timur: Garut Catat Residu Data Siswa Terbanyak

lintaspriangan.com, BERITA PRIANGAN TIMUR. Data pendidikan Priangan Timur masih mencatat puluhan ribu residu pada data induk peserta didik. Data resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan...

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Data Pendidikan Priangan Timur: Garut Catat Residu Data Siswa Terbanyak

lintaspriangan.com, BERITA PRIANGAN TIMUR. Data pendidikan Priangan Timur masih...

Pelatihan Personel Kedaruratan BPBD Jabar di Pangandaran Berakhir 25 September

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pelatihan personel kedaruratan BPBD Jabar di Kabupaten...

Garut Siapkan 620 Titik Skrining TBC melalui Cek Kesehatan Gratis

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Pemerintah Kabupaten Garut mendapat alokasi 620 titik skrining...

437.793 Keluarga Terima Bantuan Beras Garut, Distribusi Ditarget Tuntas September

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Sebanyak 437.793 keluarga menjadi penerima bantuan beras Garut...

Anggap Desil Bansos Banjar Bermasalah, PPDI Sambangi BPS

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Sejumlah penyandang disabilitas di Kota Banjar...

JAWA BARAT

Lapas Cibinong Bogor, Fasilitas Hunian Mewah: Siapa yang Bangun, Siapa yang Bayar?

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Kabar ironis dan mengejutkan dari Lapas...

Tarif Bandros dan TMB Rp216 Berlaku 25–27 September 2026

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Pemerintah Kota Bandung memberlakukan tarif Bandros dan...

Hibar Budaya Saung Kopi Hawwu Dimulai Hari Ini, Berlangsung Lima Hari di Kuningan

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Hibar Budaya Saung Kopi Hawwu mulai digelar...

Nikah Massal Kota Bandung Hari Ini, 10 Pasangan Dijadwalkan Akad di MPP

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Sebanyak 10 pasangan dijadwalkan mengikuti nikah...

Job Fair Online Depok Digelar Hari Ini, Sekitar 15 Perusahaan Ikut

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Job fair online Depok digelar...

5 Peristiwa Jawa Barat: King Kobra, Temuan Kerangka di Kuningan hingga Duka Sepak Bola

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Sejumlah peristiwa Jawa Barat terjadi...

Demplot Ubi Jalar Kuningan Naikkan Panen dari 3,5 Ton Jadi 6,3 Ton per 100 Bata

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Penerapan demplot ubi jalar di Desa Linggamekar,...

Lulusan SMK Jabar Didorong Terhubung Langsung ke Perusahaan

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendorong...

Olahraga

Popular Categories