Bisa Picu Bencana: Sekitar 50 Tambang Ilegal di Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Aktivitas tambang ilegal di Tasikmalaya kembali menjadi sorotan. Dua laporan berbeda mengungkap potret yang sama: bentang alam Tasikmalaya tengah “digerogoti” nyaris 50 titik tambang liar, baik pasir maupun emas, yang tersebar di wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya.

Menurut Ketua Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia (FK3I), Dedi Kurniawan, temuan itu bukan sekadar angka, tapi potensi ancaman serius. “Kami bersama tim melakukan investigasi ke Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Tasikmalaya. Setidaknya ada 48 titik tambang rakyat tidak berizin,” ujar Dedi yang juga Aktivis Walhi Jawa Barat, Rabu (3/12), sebagaimana dilansir Media Indonesia.

Ia menegaskan, aktivitas tambang ilegal tersebut dapat memicu bencana beruntun: banjir bandang, longsor, hingga kekeringan. Struktur tanah yang rusak, hutan yang terbuka, serta alur sungai yang berubah menjadi kombinasi risiko yang siap meledak kapan saja. Dengan kata lain, Tasikmalaya sedang bermain di tepi jurang.

- Advertisement -

Tindakan Polisi: Menyegel 9 Titik Tambang Ilegal

Sementara itu, Polres Tasikmalaya Kota menunjukkan sinyal kuat bahwa mereka tidak tinggal diam. Dalam operasi penindakan terbaru, sembilan titik tambang ilegal berhasil ditutup dan disegel. Lokasinya tersebar di beberapa titik, mencakup tambang pasir dan tambang emas.

Polisi juga tidak bekerja sendirian. Untuk tambang emas ilegal, mereka menggandeng Perhutani agar pengawasan bisa terus berjalan, terutama di kawasan hutan negara. Tujuannya jelas: memastikan area yang sudah disegel tidak kembali beroperasi diam-diam, seperti “kejar-kejaran” rutin yang selama ini kerap terjadi.

Dari data lapangan, tambang emas liar teridentifikasi berada di beberapa kecamatan: Karangjaya, Salopa, dan Cineam. Untuk tambang pasir, sebagian besar berfungsi sebagai penyedia material konstruksi seperti pasir, batu, dan kerikil.

Di balik aktivitas ilegal itu, ada para buruh yang bekerja melubangi tanah setiap hari. Mereka menerima upah harian dari koordinator tambang, bergantung pada seberapa banyak material yang didapat. Gambaran ini menegaskan bahwa persoalan tambang ilegal bukan sekadar isu lingkungan, tapi juga soal ekonomi masyarakat kecil yang terjerat sistem kerja yang rawan disalahgunakan.

Perlu Pemulihan dan Pengawasan Lebih Ketat

Dedi menambahkan bahwa sekalipun sudah banyak lokasi tambang yang ditutup, itu belum cukup menahan laju kerusakan. Wilayah yang sudah rusak harus segera dipulihkan melalui penghijauan. Tanpa langkah ini, kawasan kritis akan tetap berada dalam status “bom waktu.”

Di satu sisi, ada upaya penindakan aparat. Di sisi lain, tampak jelas bahwa pengawasan harus diperketat, termasuk penataan ulang izin dan pencarian solusi ekonomi alternatif bagi masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada aktivitas tambang rakyat.

Dengan hampir 50 titik tambang ilegal yang masih eksis, Tasikmalaya sebenarnya sedang mengirim sinyal darurat. Jika tak ditangani lebih serius, bukan mustahil bencana ekologis yang lebih besar akan datang. Dan seperti biasa, yang paling dulu merasakan dampaknya adalah masyarakat di garis depan.

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Seperempat Abad Kota Tasikmalaya, Aslim: Mungkin Berubah, tapi Tak Boleh Kehilangan Arah

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Dua puluh lima tahun bukan waktu...

Kejari Kota Banjar Jelaskan Perwalian Anak, Penetapan Pengadilan Jadi Dasar Perlindungan Hak

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Banjar menjelaskan pentingnya...

Sekolah Rakyat Permanen Kota Tasikmalaya Ditargetkan Dibangun Awal 2027, Pengadaan Lahan Belum Selesai

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pemerintah Kota Tasikmalaya menargetkan pembangunan Sekolah...

Cek Kesehatan Gratis Kota Tasikmalaya Dibuka 17 Oktober 2026 di Plaza Asia, Berlangsung Empat Hari

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pemerintah Kota Tasikmalaya menjadwalkan cek kesehatan...

BAZNAS Ciamis Kelola 417 UPZ, Bidik 15 Kampung Zakat untuk Perkuat Ekonomi Desa

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. – BAZNAS Kabupaten Ciamis mendorong pengelolaan...

JAWA BARAT

Warga Cisalada Purwakarta Terima Bantuan Air Bersih dari Polsek Jatiluhur dan BNPB

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Warga Kampung Cijambe, Desa Cisalada, Kecamatan...

Disnaker Indramayu Buka Pelatihan Gratis bagi Korban PHK, Pendaftaran hingga 19 Oktober 2026

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu membuka pendaftaran...

Gempa Bogor Magnitudo 2,5 Tercatat Jumat 16 Oktober 2026, Pusatnya di Barat Daya Kota Bogor

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Gempa Bogor berkekuatan magnitudo 2,5 tercatat dalam...

Penataan Kabel Udara Bandung Dihentikan 14 Hari, Internet di Tujuh Wilayah Masih Terganggu

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Pemerintah Kota Bandung menghentikan sementara penataan...

BPBD Jawa Barat Dijadwalkan Ikuti Simulasi Tanggap Darurat Bencana pada 16 Oktober 2026

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi...

Normalisasi Kali CBL Bekasi Baru Menjangkau 3,4 Kilometer dari Target 16 Kilometer

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Normalisasi Kali CBL (Cikarang Bekasi Laut)...

PMI Asal Bandung Barat Hilang Kontak di Dubai, Disnaker Surati Kemlu dan KP2MI

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten...

Sidak Underpass Cimahi Rp126 Miliar, Dedi Mulyadi Temukan Selisih Upah Pekerja hingga Rp20 Ribu

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemukan...

Olahraga

Kategori Populer