lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Peluang Asep Rahmat untuk menjadi kandidat Wakil Bupati Ciamis masih terbuka setelah Partai Gerindra menyambut positif usulan Partai Amanat Nasional (PAN). Namun, dukungan terhadap nama tersebut belum menjadi keputusan final karena masih membutuhkan pembahasan bersama partai-partai koalisi pengusung.
Sikap itu disampaikan Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Ciamis, Pipin Arip Apilin, saat menerima kunjungan jajaran DPD PAN Kabupaten Ciamis di Sekretariat DPC Gerindra, Rabu (14/10/2026).
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari komunikasi politik untuk menjajaki kandidat pengisi jabatan Wakil Bupati Ciamis yang kosong setelah Yana D. Putra meninggal dunia.
Pipin mengapresiasi langkah PAN yang aktif bersilaturahmi dengan sejumlah partai politik. Menurutnya, usulan Asep Rahmat perlu menjadi bahan pembahasan bersama sebelum koalisi menentukan langkah berikutnya.
“Kami menyambut baik kedatangan Pak Haji Komar Hermawan beserta rombongan. PAN sudah menyampaikan keinginannya untuk mengusung Pak Asep Rahmat sebagai calon Wakil Bupati Ciamis. Tentu ini menjadi bahan komunikasi dan pembahasan bersama,” ujar Pipin.
Ia menegaskan, Gerindra terbuka terhadap kandidat yang nantinya disepakati. Namun, proses penjaringan tidak bisa hanya bergantung pada keputusan satu atau dua partai, mengingat posisi wakil bupati berkaitan dengan kepentingan koalisi pengusung.
“Pada prinsipnya, kami terbuka terhadap siapa pun yang nantinya menjadi calon. Yang terpenting, prosesnya dibicarakan bersama dan wakil bupati yang terpilih benar-benar bisa membantu Pak Herdiat dalam menjalankan pemerintahan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Gerindra Ingatkan Kesepakatan 15 Partai Koalisi
Pipin menjelaskan, koalisi pengusung pasangan kepala daerah di Kabupaten Ciamis terdiri atas 15 partai politik. Jumlah itu mencakup 10 partai yang memiliki keterwakilan di DPRD dan lima partai nonparlemen.
Menurutnya, komposisi tersebut membuat komunikasi antarpengurus partai menjadi penting dalam proses penjajakan calon wakil bupati.
“Koalisi besar, ada 15 partai. Jadi, tidak bisa hanya satu atau dua partai yang menentukan. Perlu ada komunikasi, pembahasan, dan rekomendasi dari partai-partai terkait agar langkah yang diambil memiliki kesepahaman bersama,” ungkap Pipin.
Ia menambahkan, pembahasan kandidat juga perlu memperhatikan kepastian regulasi mengenai mekanisme pengisian jabatan Wakil Bupati Ciamis. Kejelasan aturan diperlukan agar langkah politik selanjutnya berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pipin berharap mekanisme tersebut segera memperoleh kejelasan sehingga proses penjajakan kandidat dapat berlanjut secara terarah.
Ia menilai keberadaan wakil bupati dibutuhkan untuk membantu Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menjalankan tugas pemerintahan, memperkuat koordinasi, serta mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah.
PAN Sudah Temui Golkar, PKB, dan PPP
Sementara itu, Ketua DPD PAN Kabupaten Ciamis, H. Komar Hermawan, mengatakan kunjungan ke Sekretariat DPC Gerindra merupakan bagian dari rangkaian silaturahmi politik terkait pengisian jabatan Wakil Bupati Ciamis.
Dalam pertemuan tersebut, PAN memperkenalkan Asep Rahmat sebagai kader yang diusulkan untuk mengisi posisi tersebut sekaligus menjajaki dukungan dari partai lain.
Sebelum bertemu Gerindra, PAN telah melakukan komunikasi politik dengan Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Ciamis.
Rangkaian pertemuan itu dilakukan untuk memperluas komunikasi dan membangun konsolidasi dengan partai-partai terkait. PAN berharap pembahasan dapat berlanjut menuju kesepahaman bersama sesuai mekanisme yang berlaku.
Respons positif dari Gerindra menjadi bagian dari perkembangan komunikasi tersebut. Namun, sikap terbuka itu belum dapat dimaknai sebagai dukungan resmi terhadap Asep Rahmat.
Penentuan Kandidat Masih Menunggu Pembahasan Bersama
Hingga pertemuan pada Rabu, 14 Oktober 2026, belum ada keputusan final Gerindra mengenai dukungan terhadap kandidat Wakil Bupati Ciamis.
Usulan PAN terhadap Asep Rahmat masih perlu dibahas bersama partai-partai koalisi, dengan mempertimbangkan komunikasi politik dan kepastian mekanisme pengisian jabatan.
Dengan demikian, perkembangan pencalonan Asep Rahmat masih bergantung pada hasil pembicaraan antarpihak. Kesepakatan koalisi dan kejelasan regulasi menjadi dua hal yang akan menentukan langkah selanjutnya dalam proses pengisian jabatan Wakil Bupati Ciamis. (FSL/HS)
