Hanya Mengecat, Dibayar 1000x Lipat

lintaspriangan.com, INSPIRATIF. Suatu pagi, seorang pemuda desa yang hidup sederhana dipanggil oleh pengusaha kaya. Pemuda itu diminta mengecat perahu kecil yang tertambat di bibir danau, di belakang vila besar milik Si Pengusaha. Karena si pengusaha berencana pergi ke luar kota, ia mendahulukan membayar upah untuk si pemuda. Khawatir, ia baru bisa kembali ke vila sekitar tengah malam.

Dibayar full di muka, tentu membuat si pemuda bahagia. Ia pun bergegas menuju halaman belakang vila.

Vila ini dibangun di atas lahan yang luas. Halamannya bisa menampung puluhan kendaraan. Pemandangan di bagian belakang vila sangat memanjakan mata. Ada danau alami yang dikelilingi pepohonan rindang. Di salah satu sisi danau, terlihat ada perahu kecil yang catnya sudah kusam. Sebagian badan perahu bersandar di bibir danau.

- Advertisement -

Si Pemuda desa segera menghampiri perahu. Ia yakin, perahu inilah yang harus ia cat, karena memang tak ada perahu lain yang ia lihat.

Namun, ketika sudah di dekat perahu, Si Pemuda melihat ada banyak air dalam perahu. Ternyata perahu kecil ini bocor. Ia segera memeriksanya, dan menemukan ada beberapa retakan yang membuat air merembes ke dalam perahu.

Meski ia hanya dibayar untuk mengecat perahu, tapi ia berinisiatif menangani kebocoran terlebih dulu. Ia berfikir, akan sangat berbahaya jika retakan ini tidak diperbaiki. Karena ketika perahu berada di tengah danau, pasti tekanan airnya lebih besar, dan bisa mendobrak retakan tersebut jadi lubang yang besar. Kalau bocornya besar, dipastikan perahu kecil itu bakal tenggelam dalam waktu yang singkat.

Singkat cerita, sekitar tengah hari, pekerjaan pun selesai. Yang retak dan menyebabkan bocor sudah diperbaiki. Perahu itu kini terlihat lebih cantik, dengan balutan cat baru berwarna-warni di sekujur tubuhnya. Si Pemuda kemudian pulang ke rumahnya, di sebuah desa yang lokasinya tak jauh dari vila berada.

Keesokan harinya, ketika matahari masih malu-malu untuk menampakkan diri, ada yang mengetuk pintu rumah Si Pemuda. Setengah berlari, ia bergegas membukakan pintu. Dan ternyata, Si Pengusaha sudah berdiri di hadapannya. Si Pemuda tentunya kaget, karena biasanya dia yang dipanggil ke vila. Tapi kali ini, Si Pengusaha menyengaja datang ke rumah kayu miliknya.

“Saya sengaja datang langsung, untuk memberimu ini,” ujar Si Pengusaha, seraya melempar senyum. Ia menyodorkan sebuah tas kecil kepada Si Pemuda.

Setengah ragu, Si Pemuda menerima tas itu. Dan atas arahan Si Pengusaha, perlahan ia membukanya. Seketika matanya terbelalak, kaget. Ternyata isi tas itu adalah uang yang sangat banyak. Dan sejujurnya, sepanjang hidupnya, ia belum pernah melihat uang sebanyak itu.

“Itu untukmu, karena kamu sudah memperbaiki perahuku,” ujar Si Pengusaha.

“Tapi tuan, mungkin tuan lupa, saya sudah dibayar di awal. Apalagi ini jumlahnya banyak sekali,” jelas Si Pemuda.

“Uang yang kemarin aku berikan, itu untuk upah mengecat. Yang ini, sebagai terima kasihku karena kamu memperbaiki kebocoran perahuku,” terang Si Pengusaha.

“Ya ampun tuan. Menambal kebocoran itu pekerjaan tak seberapa. Dan saya tidak berharap harus mendapat bayaran tambahan. Apa yang tuan berikan sebelumnya sudah lebih dari cukup. Saya tidak berhak menerima uang sebanyak ini,” jelas Si Pemuda, matanya masih memelototi uang yang jumlahnya mungkin 1000x lipat dari upah mengecat.

“Mungkin benar, pekerjaan menambal perahu itu tak seberapa. Tapi tahukah kamu, kemarin sore, kedua anakku yang masih kecil menaiki perahu itu hingga ke tengah danau. Mereka berfikir, perahu itu sudah aman untuk dinaiki, karena melihat catnya baru. Mereka sudah lama ingin menaiki perahu itu, tapi tak kuizinkan. Bukan karena catnya kusam, tapi karena aku tahu perahu itu bocor. Kemarin, aku lupa memberitahumu untuk memperbaikinya. Andai kamu tidak punya inisiatif untuk menambal kebocoran perahu, entah apa yang akan terjadi dengan dengan mereka,” papar Si Pengusaha, menceritakan anak kembarnya yang baru berusia 8 tahun.

“Berapapun harganya tak akan pernah bisa senilai dengan nyawa kedua anakku. Ini tanda terima kasih dan rasa bersyukurku. Terimalah,” tambah Si Pengusaha.

Kerjakanlah kebaikan, sekecil apapun itu. Karena tak jarang, sesuatu yang kita anggap kecil, justeru seharga nyawa untuk orang lain. (Lintas Priangan)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

RS Mitra Idaman Minta Maaf, Dinkes Banjar Telusuri SOP Kasus Persalinan Darurat dalam Mobil

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Kasus persalinan darurat Rini Marini, ibu...

36 Jam Dilalap Api, Kebakaran Limbah Kayu Kawalu Tasikmalaya Belum Padam

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kebakaran Limbah Kayu Kawalu Tasikmalaya...

Kebakaran TPA Pasir Bajing di Garut Dipadamkan, Tim SAR Brimob Diterjunkan

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Kebakaran TPA Pasir Bajing di Desa Sukaraja, Kecamatan...

Penataan Terminal Singaparna, Satpol PP Tasikmalaya Pantau Pembongkaran Bangunan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)...

Disdukcapil Kabupaten Tasikmalaya Jadwalkan Layanan Akta Keliling di Mangunreja 13 Oktober 2026

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)...

JAWA BARAT

Bantuan Dedi Mulyadi Lewat WhatsApp Dipastikan Hoaks, Warga Diminta Waspada Modus Transfer Sesuai Usia

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Jabar Saber Hoaks mengingatkan masyarakat...

Polres Purwakarta Salurkan Air Bersih ke Sekolah dan Pesantren, Gunakan Kendaraan Taktis AWC

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Polres Purwakarta, Jawa Barat, menyalurkan bantuan...

Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Sopir Taksi Online di Sumedang, Utang Rp25 Juta Jadi Dugaan Pemicu

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Polres Sumedang, Jawa Barat, mengungkap perkembangan penyidikan kasus...

Kasus Santriwati Bekasi, Pimpinan Ponpes Ditahan diduga Korban Lebih dari 10 Orang

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Polres Metro Bekasi Kota menahan...

Warga Cianjur Temukan Jenazah dalam Karung, Tali Melilit Leher Korban

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, digegerkan...

Sindikat Pecah Kaca di Cianjur Terungkap, Kerugian Korban Rp4,1 Miliar dari 15 Lokasi

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Polres Cianjur mengungkap sindikat pecah kaca...

Polisi Temukan 27 Batang Ganja di Atap Rumah Bandung, Bibit Disebut Dibawa dari Amerika Serikat

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Polrestabes Bandung mengungkap kasus penanaman ganja...

Pilkades 47 Desa di Cianjur Ditunda hingga November 2026, Jadwal Baru Tunggu Perbup

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Pelaksanaan Pilkades 47 desa di Cianjur,...

Olahraga

Kategori Populer