lintaspriangan.com,TAJUK LINTAS. Fenomena kepala daerah ditangkap padahal baru menjabat kembali menjadi sorotan setelah Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi pada 13 Maret 2026. Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan sejumlah pejabat daerah dan pihak swasta yang diduga terkait dengan transaksi proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap. Malam itu juga, Syamsul dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Kasus ini mengejutkan banyak pihak karena Syamsul baru sekitar setahun menjabat sebagai Bupati Cilacap, setelah dilantik pada Februari 2025 sebagai kepala daerah hasil Pilkada 2024. Masa jabatan yang belum genap dua tahun membuat penangkapan ini kembali memunculkan pertanyaan lama: mengapa banyak kepala daerah justru terseret perkara korupsi di awal masa kepemimpinannya?
Faktanya, Cilacap bukan satu-satunya. Dalam kurun waktu relatif singkat setelah pelantikan kepala daerah hasil Pilkada 2024, setidaknya 10 kepala daerah telah berurusan dengan KPK. Mereka antara lain Abdul Azis (Bupati Kolaka Timur), Abdul Wahid (Gubernur Riau), Sugiri Sancoko (Bupati Ponorogo), Ardito Wijaya (Bupati Lampung Tengah), Ade Kuswara Kunang (Bupati Bekasi), Maidi (Wali Kota Madiun), Sudewo (Bupati Pati), Fadia Arafiq (Bupati Pekalongan), Muhammad Fikri Thobari (Bupati Rejang Lebong), serta Syamsul Auliya Rachman (Bupati Cilacap).
Fenomena ini memperlihatkan pola yang cukup mencolok. Banyak kepala daerah tersangkut kasus hukum justru di tahun pertama masa jabatan, ketika mereka seharusnya fokus menata pemerintahan dan memenuhi janji kampanye. Mengapa hal ini bisa terjadi?
lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Pentas Amal Panggung Terbuka Riak Ramadan kembali digelar di Alun-alun Ciamis sebagai ruang ekspresi budaya dan kreativitas masyarakat Tấtar Galuh.
Memasuki usia ke-30 tahun, Riak Ramadhan yang digagas Keluarga Galuh Budaya (KGB) ini terus menjadi panggung bagi seniman dan komunitas untuk menampilkan karya di tengah suasana Ramadan 1447 H/2026 M..
Koordinator KGB Kabupaten Ciamis, Noer JM, mengatakan, sejak awal digagas Riak Ramadan merupakan wadah kebersamaan masyarakat Tatar Galuh Ciamis untuk menampilkan kreativitas seni sekaligus mempererat nilai kebudayaan.
“Riak Ramadan bukan sekadar hiburan, tetapi ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan kreativitas seni, budaya, dan nilai kebersamaan selama bulan suci Ramadan,” katanya, Jumat (13/03/2026).
Pada penyelenggaraan tahun ini, berbagai pertunjukan seni tampil memeriahkan panggung terbuka di Alun-alun Ciamis, diantaranya pembacaan puisi bertema alam oleh Jessica Purboyo, juara nasional baca puisi, serta penampilan musik bernuansa blues Ramadan dari Andy Slide.
Nuansa seni juga terlihat dari aksi melukis spontan yang diperagakan Farid dari komunitas Seni Lukis Urang Galuh (SLUG). Lukisan tersebut menjadi karya kolaboratif yang diawali oleh goresan kuas Ketua DPRD Ciamis, H. Nanang Permana, MH kemudian disempurnakan menjadi lukisan khas Riak Ramadan ke-30.
Menurut Noer JM, keberadaan Riak Ramadan selama tiga dekade menjadi bukti kreativitas seni masyarakat Ciamis terus hidup dan berkembang.
“Selama 30 tahun, Riak Ramadan menjadi panggung terbuka bagi berbagai komunitas seni dan masyarakat untuk menunjukkan karya mereka kepada publik,” jelasnya.
Kegiatan didukung juga oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah III Jabar, Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA), Siswa Pecinta Alam (SISPALA) yang memberikan edukasi konservasi kepada warga Tatar Galuh pengunjung Riak Ramadan yang sedang menunggu tibanya berbuka puasa.
“Ada kreativitas spontan yang diperagakan kawan-kawan KPA dengan memberikan edukasi permainan flaying fox bagi anak-anak, dan BKSDA memamerkan fosil Si Abah (Macan Tutul) yang menempati habitatnya di Gunung Sawal,” jelas Noer JM.
Selain melakukan edukasi konservasi, BKSDA juga memperkenalkan satwa dilindungi seperti Elang Jawa dan Trenggiling, sedangkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis dengan rescue nya menampilkan perahu rescue orange untuk operasional di air.
Dalam kesempatan itu, Noer JM juga mengucapkan terima kasih atas support Alfamart yang ikut meramaikan suasana dengan menyediakan 50 paket Ramadan sebagai door prize bagi pengisi acara dan audiens.
“Terimakasih Alfamart paket Ramadannya, tahun ini bisa support bergabung dengan Riak Ramadan,” ungkapnya.
Ketua DPRD Ciamis, Nanang Permana sangat mengapresiasi keberlanjutan Riak Ramadan sebagai bagian dari ruang kebudayaan masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut mampu mempertemukan berbagai komunitas dan generasi dalam satu panggung kebersamaan.
“Riak Ramadan menjadi bukti bahwa seni, budaya, dan nilai kebersamaan masyarakat Tatar Galuh tetap terjaga dan terus berkembang,” ujarnya.
Nanang Permana juga mengapresiasi pelaksanaan Riak Ramadan ke-30 mampu menggandeng para pencinta alam dan institusi terkait lainnya, seperti BKSDA Wilayah III Jabar dan BPBD Kabupaten Ciamis yang memberikan edukasi konservasi kepada warga Tatar Galuh.
“Warga Tatar Galuh harus paham tanaman apa yang pantas ditanam di sepajang lereng Gunung Sawal, bukan pinus yang selama ini terjadi tetapi harus aren karena pinus tidak meresap air sementara pohon aren cukup bisa menahan air,” tegasnya.
Pentas Riak Ramadan sendiri digelar sejak 9 Maret 2026 dan akan berlangsung hingga 17 Maret 2026 di Alun-alun Ciamis dengan menampilkan beragam kreativitas seni masyarakat. (FSL)
lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Polemik penganggaran sarung dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tasikmalaya Tahun Anggaran 2026 terus menjadi sorotan publik. Program yang nilainya mencapai sekitar Rp841 juta itu menuai kritik dari kalangan mahasiswa karena dinilai tidak sejalan dengan semangat efisiensi anggaran di tengah tekanan fiskal yang sedang dihadapi pemerintah daerah.
Kritik tersebut disampaikan oleh Perhimpunan Mahasiswa Independen Tasikmalaya (PAMIT) setelah mereka menelusuri dokumen pengadaan pemerintah daerah dan menemukan beberapa paket pengadaan sarung di sejumlah perangkat daerah.
Berdasarkan penelusuran dokumen pengadaan, salah satu paket pengadaan sarung di lingkungan pemerintah kota tercatat memiliki pagu anggaran sekitar Rp527 juta dan bersumber dari APBD Kota Tasikmalaya 2026 dengan metode e-purchasing.
Program tersebut kemudian menjadi bahan diskusi dalam audiensi mahasiswa dengan pemerintah daerah pada 11 Maret 2026.
Audiensi Mahasiswa dengan Pemkot Tasikmalaya
Dalam audiensi tersebut, PAMIT meminta penjelasan mengenai dasar kebijakan pengadaan sarung yang menurut perhitungan mahasiswa totalnya mencapai sekitar Rp841 juta.
Ketua PAMIT, Ujang Amin, menilai kebijakan tersebut menimbulkan pertanyaan publik mengenai prioritas belanja pemerintah daerah.
Menurutnya, di tengah berbagai kebutuhan pembangunan daerah, pemerintah seharusnya lebih berhati-hati dalam menentukan program yang menggunakan dana publik.
“Ketika pemerintah menyampaikan kondisi fiskal sedang terbatas dan berbagai program harus menyesuaikan anggaran, publik tentu berhak mempertanyakan mengapa muncul program pengadaan sarung dengan nilai ratusan juta rupiah,” ujarnya.
Dalam audiensi tersebut, Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya menjelaskan bahwa pengadaan sarung diprioritaskan untuk tokoh masyarakat.
Namun penjelasan tersebut justru memunculkan kritik baru dari kalangan mahasiswa.
PAMIT menilai program seperti itu harus dijelaskan secara transparan, terutama mengenai:
dasar kebijakan program
jumlah barang yang akan dibeli
kriteria penerima
mekanisme distribusi kepada masyarakat
Mahasiswa juga menilai bahwa penggunaan APBD untuk program simbolik berpotensi menimbulkan kesan bahwa sebagian belanja daerah masih diarahkan pada kegiatan yang tidak secara langsung menyentuh kebutuhan publik.
Sebagai tindak lanjut, PAMIT mengirimkan surat resmi kepada beberapa instansi pemerintah daerah, termasuk Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Tasikmalaya serta kecamatan yang tercantum dalam paket pengadaan, untuk meminta klarifikasi terbuka mengenai program tersebut.
Halaman selanjutnya: Efisiensi Anggaran Jadi Kebijakan Nasional
lintaspriangan.com,KULTUR. Dalam perjalanan sejarah Islam, tidak semua keputusan besar diambil dalam situasi yang nyaman. Banyak keputusan penting justru lahir ketika tekanan sedang tinggi dan pilihan terasa sempit.
Salah satu peristiwa yang menggambarkan hal ini adalah Perjanjian Hudaibiyah.
Pada tahun keenam hijriah, Rasulullah ﷺ bersama sekitar 1.400 sahabat berangkat menuju Makkah dengan niat melaksanakan umrah. Mereka datang tanpa persenjataan perang, hanya membawa perlengkapan ibadah. Namun kaum Quraisy tetap menolak kedatangan mereka dan menghalangi mereka memasuki kota.
Situasi menjadi sangat tegang. Ketegangan antara kedua pihak bisa saja berubah menjadi konflik terbuka.
Setelah melalui perundingan panjang, akhirnya disepakati sebuah perjanjian damai antara kaum Muslimin dan Quraisy. Namun isi perjanjian tersebut tampak berat bagi kaum Muslimin. Beberapa klausul terlihat lebih menguntungkan pihak Quraisy.
Sebagian sahabat merasa kecewa. Mereka berharap bisa memasuki Makkah saat itu juga untuk menunaikan umrah.
Namun Rasulullah ﷺ menerima perjanjian tersebut dengan penuh kebijaksanaan.
Beliau melihat jauh ke depan, melampaui emosi sesaat. Bagi beliau, perdamaian jangka panjang akan membuka ruang dakwah yang lebih luas.
Sejarah kemudian membuktikan kebijaksanaan keputusan itu. Dalam masa damai setelah Hudaibiyah, Islam berkembang sangat pesat. Banyak kabilah Arab mulai mengenal Islam tanpa tekanan konflik.
Apa yang tampak sebagai kompromi pada awalnya ternyata menjadi strategi besar yang mengubah arah sejarah.
Hikmah sebagai Anugerah Besar
Allah SWT berfirman:
يُؤْتِي الْحِكْمَةَ مَن يَشَاءُ وَمَن يُؤْتَ الْحِكْمَةَ فَقَدْ أُوتِيَ خَيْرًا كَثِيرًا Yu’til ḥikmata man yashā’, wa man yu’tal ḥikmata faqad ūtiya khairan katsīrā
“Allah menganugerahkan hikmah kepada siapa yang Dia kehendaki. Barang siapa dianugerahi hikmah, sungguh ia telah diberi kebaikan yang banyak.” (QS. Al-Baqarah: 269)
Dalam tafsir para ulama, hikmah bukan hanya pengetahuan, tetapi kemampuan menempatkan sesuatu pada tempatnya. Hikmah adalah kecerdasan yang dipadukan dengan kedewasaan hati.
Orang yang memiliki hikmah mampu melihat persoalan secara utuh, tidak hanya dari sudut pandang emosi sesaat.
Ramadhan melatih ketenangan batin yang sangat dibutuhkan untuk melahirkan kebijaksanaan.
Kebijaksanaan dalam Lingkungan Aparatur
Dalam kehidupan aparatur negara, banyak keputusan harus diambil di tengah tekanan. Tekanan dari situasi politik, tekanan dari kepentingan yang berbeda, atau tekanan dari kondisi sosial yang kompleks.
Dalam situasi seperti itu, kebijaksanaan menjadi sangat penting.
Kebijaksanaan membantu pemimpin dan aparatur untuk:
tidak tergesa-gesa mengambil keputusan,
mempertimbangkan dampak jangka panjang,
serta menjaga keseimbangan antara kepentingan yang berbeda.
Aparatur negara yang bijaksana tidak hanya melihat apa yang populer hari ini, tetapi juga memikirkan apa yang bermanfaat bagi masyarakat di masa depan.
Stabilitas dan Harmoni Sosial
Nilai kebangsaan dari kebijaksanaan adalah stabilitas dan harmoni sosial.
Bangsa yang besar membutuhkan pemimpin dan aparatur yang mampu menjaga keseimbangan dalam kehidupan masyarakat. Kebijakan yang bijaksana dapat meredakan konflik, memperkuat kepercayaan publik, dan menjaga persatuan.
Sebaliknya, keputusan yang terburu-buru sering kali memperbesar masalah yang ada.
Karena itu, kebijaksanaan bukan sekadar sifat pribadi, tetapi juga kebutuhan dalam tata kelola negara.
Ketika aparatur negara mampu memadukan ketegasan dengan kebijaksanaan, masyarakat akan merasakan ketenangan dalam kehidupan berbangsa.
Refleksi 24 Ramadhan
Ramadhan hari kedua puluh empat mengajak kita merenung:
Apakah kita mampu menahan diri ketika berada dalam tekanan? Apakah keputusan yang kita ambil mempertimbangkan dampak jangka panjang? Apakah kita sudah berusaha menghadirkan kebijaksanaan dalam setiap amanah?
Karena pada akhirnya, keputusan yang bijaksana bukan hanya menyelesaikan masalah hari ini, tetapi juga menjaga masa depan.
Ramadhan mengajarkan: hikmah dalam tekanan melahirkan keputusan yang menyejukkan dan membawa kebaikan jangka panjang bagi bangsa.
Rubrik Kultum Aparatur Ramadhan atau Kultur merupakan rubrik asuhan Abu Qinan.
lintaspriangan.com,SPORT. Pertandingan Torino vs Parma pada lanjutan Serie A Italia pekan ke-29 diprediksi berlangsung ketat dan penuh perhitungan taktis. Laga ini akan digelar di Stadio Olimpico Grande Torino, Turin, pada Sabtu, 14 Maret 2026 pukul 02.45 WIB.
Duel ini mempertemukan dua tim papan tengah yang sama-sama berusaha menjaga jarak dari zona degradasi. Secara klasemen, Parma memang berada sedikit lebih baik dibanding Torino, tetapi berbagai indikator statistik menunjukkan pertandingan ini berpotensi berjalan sangat seimbang.
Dengan selisih poin yang tidak terlalu jauh, laga Torino vs Parma menjadi pertandingan penting bagi kedua tim dalam menjaga stabilitas posisi di klasemen Serie A musim ini.
Posisi Klasemen: Selisih Tipis, Tekanan Besar
Menjelang pertandingan ini, Parma menempati peringkat ke-12 dengan 34 poin, sementara Torino berada di posisi ke-15 dengan 30 poin.
Selisih empat poin membuat hasil pertandingan ini berpotensi memengaruhi dinamika papan tengah klasemen. Bagi Torino, kemenangan akan sangat penting untuk menjauh dari tekanan zona degradasi.
Namun jika melihat selisih gol, Parma tampak sedikit lebih stabil. Parma memiliki selisih gol -12, sedangkan Torino mencatat -21. Angka ini menunjukkan bahwa lini pertahanan Torino sepanjang musim masih mengalami beberapa kesulitan menjaga konsistensi.
Hal ini membuat pertandingan Torino vs Parma menarik karena mempertemukan tim yang lebih agresif dalam menyerang dengan tim yang relatif lebih disiplin dalam bertahan.
Performa Torino: Agresif, tetapi Belum Konsisten
Torino menjalani musim yang cukup fluktuatif. Dalam beberapa pertandingan terakhir, tim ini menunjukkan performa yang naik turun.
Secara rata-rata, Torino mencetak sekitar 1,1 gol per pertandingan, tetapi mereka juga kebobolan sekitar 2,1 gol per laga. Data ini menggambarkan bahwa Torino memiliki kecenderungan bermain terbuka, yang kadang menghasilkan peluang menyerang tetapi juga membuka ruang bagi lawan.
Meski demikian, performa Torino ketika bermain di kandang cenderung lebih baik. Dalam pertandingan kandang musim ini, Torino mencatat tingkat kemenangan sekitar 50 persen, dengan rata-rata mencetak 1 gol per pertandingan dan kebobolan 1 gol.
Atmosfer kandang sering menjadi faktor yang meningkatkan intensitas permainan Torino. Dukungan publik Turin kerap memberi energi tambahan bagi tim untuk tampil lebih agresif, terutama saat menghadapi tim yang secara kualitas relatif setara.
Parma Lebih Stabil dalam Struktur Permainan
Di sisi lain, Parma menunjukkan karakter permainan yang lebih stabil sepanjang musim ini.
Secara keseluruhan, Parma memiliki tingkat kemenangan sekitar 40 persen, sedikit lebih baik dibanding Torino. Walaupun tidak terlalu produktif dalam mencetak gol dengan rata-rata 0,8 gol per pertandingan, Parma memiliki organisasi pertahanan yang cukup solid.
Rata-rata Parma hanya kebobolan sekitar 1,1 gol per pertandingan, menunjukkan bahwa tim ini memiliki struktur pertahanan yang relatif disiplin.
Menariknya, performa Parma justru cukup baik ketika bermain di luar kandang. Dalam laga tandang, Parma memiliki persentase kemenangan sekitar 50 persen, dengan rata-rata kebobolan kurang dari 1 gol per pertandingan.
Selain itu, Parma juga cukup sering mencatat pertandingan tanpa kebobolan ketika bermain tandang. Statistik ini memperlihatkan bahwa Parma mampu menjaga konsentrasi dan disiplin taktik ketika menghadapi tekanan dari tuan rumah.
Karakter permainan seperti ini dapat menjadi faktor penting dalam pertandingan Torino vs Parma, karena Parma kemungkinan akan bermain lebih sabar sambil memanfaatkan peluang serangan balik.
Halaman selanjutnya: Analisis Statistik Lanjutan: Efektivitas Peluang
lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, memimpin apel pagi di Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Ciamis pada Jumat (13/03/2026). Bertempat di halaman kantor DPRKPLH, apel ini diikuti oleh seluruh pegawai serta perwakilan “Pasukan Ungu” yang menjadi garda terdepan kebersihan daerah.
Dalam arahannya, Bupati Herdiat secara khusus menyampaikan rasa bangga dan apresiasi tinggi atas capaian kinerja jajaran DPRKPLH. Ia menjelaskan dedikasi para pegawai telah membuahkan pengakuan, tidak hanya di level daerah tetapi hingga kancah nasional dan internasional.
“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak dan Ibu semua. Kinerja yang Anda tunjukkan sangat luar biasa. Berkali-kali Ciamis menorehkan prestasi membanggakan yang diakui secara nasional hingga internasional,” ungkap Bupati.
Efisiensi dan Dedikasi
Hal menarik yang disoroti Bupati adalah kemampuan DPRKPLH dalam mempertahankan standar kinerja yang optimal meski di tengah keterbatasan anggaran. Menurutnya, hal ini merupakan bukti nyata dari komitmen pelayanan kepada masyarakat yang tidak goyah oleh kendala finansial.
“Dengan anggaran yang minimalis, Bapak dan Ibu tetap mampu memberikan hasil maksimal. Hatur nuhun. Kinerja ini harus terus dijaga dan jangan sampai melemah karena alasan anggaran. Kita tidak boleh menyerah dengan keadaan,” tegasnya.
Bupati juga berharap semangat kerja ini tetap konsisten, sembari pemerintah daerah terus berupaya mendorong stabilitas anggaran pembangunan melalui APBD di masa mendatang.
Bantuan untuk Pasukan Ungu
Sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi atas kerja keras menjaga kebersihan lingkungan, dalam kesempatan tersebut Bupati menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada 10 orang perwakilan Pasukan Ungu.
Apel pagi yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan sesi ramah tamah, memperkuat semangat kebersamaan seluruh keluarga besar DPRKPLH untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Ciamis. (FSL)
lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Ciamis bersama Kodim 0613 Ciamis menggelar Bazar Ramadan guna membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau. Dalam bazar tersebut, berbagai kebutuhan pangan disediakan dengan harga di bawah pasaran. Mulai dari daging, ikan, telur, hingga beragam produk olahan hasil peternakan dan perikanan yang dapat dibeli langsung oleh masyarakat. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Disnakkan Ciamis, drh. Asri Kurnia, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan menjelang Lebaran sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan. Menurutnya, bazar tersebut juga menjadi salah satu bentuk pelaksanaan gerakan pasar murah untuk membantu mengendalikan inflasi daerah. “Selain membantu pengendalian inflasi, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi para pelaku usaha di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan untuk mempromosikan produk unggulan mereka kepada masyarakat,” katanya, di halaman Kantor Disnakkan Ciamis, Jumat (13/03/2026). Dijelaskannya, beragam produk olahan pangan turut ditampilkan dalam bazar tersebut, salah satunya fillet ikan nila yang dinilai praktis dan memudahkan masyarakat dalam proses pengolahan makanan di rumah. “Produk yang dijual cukup beragam, mulai dari fillet ikan nila, olahan ikan, susu, hingga berbagai produk pangan lainnya yang dihasilkan oleh pelaku usaha lokal,” jelasnya. Asri menambahkan, harga yang ditawarkan dalam bazar tersebut relatif lebih murah dibandingkan harga pasar karena merupakan bagian dari program Gerakan Pasar Murah yang digelar pemerintah daerah bersama berbagai pihak. Sementara itu, Danramil 1301 Ciamis Mayor Inf Miskam menyampaikan, kegiatan bazar Ramadan tersebut merupakan program yang dilaksanakan secara serentak oleh jajaran TNI di berbagai wilayah menjelang Idul Fitri. “Melalui bazar ini, kami ingin membantu masyarakat agar dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, terutama menjelang Lebaran ketika harga sembako biasanya mengalami kenaikan,” ujarnya.
BACA JUGA: Kapolres Ciamis Resmikan Sport Center, Siap Gelar Turnamen Menurut Miskam, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, Bulog dan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Ciamis. Salah seorang warga yang mengunjungi bazar, Desi, mengaku terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Menurutnya, masyarakat bisa mendapatkan berbagai bahan pangan dengan harga yang lebih murah dibandingkan di pasar. “Alhamdulillah bazar ini sangat membantu. Banyak pilihan bahan pangan seperti ikan, daging, dan lainnya dengan harga yang lebih murah,” ungkapnya. Kegiatan bazar Ramadan tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk berbelanja kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Hari Raya Idul Fitri. (FSL)
lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL. Kabar penting bagi dunia pendidikan akhirnya datang. Pemerintah melalui Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Nomor 6 Tahun 2026 memberikan relaksasi penggunaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) untuk membayar honor guru P3K dan tenaga kependidikan non-ASN.
Kebijakan ini menjadi angin segar bagi ribuan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (P3K PW) yang selama ini menggantungkan pembayaran honor dari kemampuan fiskal daerah.
Dalam SE tersebut ditegaskan bahwa penggunaan Dana BOSP dapat dimanfaatkan secara terbatas untuk membiayai komponen honor guru dan tenaga kependidikan non-ASN yang diangkat berdasarkan Keputusan Menteri PANRB Nomor 16 Tahun 2025 tentang PPPK Paruh Waktu.
Kebijakan relaksasi ini diterbitkan untuk memastikan layanan pendidikan di sekolah tetap berjalan tanpa terganggu oleh keterbatasan anggaran daerah.
Selama ini, pembayaran honor guru P3K di banyak daerah masih sepenuhnya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ketika kondisi fiskal daerah mengalami tekanan, pembayaran honor guru sering menjadi beban yang cukup berat bagi pemerintah daerah.
Melalui kebijakan relaksasi ini, pemerintah pusat membuka ruang bagi daerah untuk menggunakan sebagian dana BOSP sebagai solusi sementara guna menjamin keberlanjutan proses belajar mengajar di sekolah.
Dalam dokumen SE Mendikdasmen tersebut disebutkan bahwa kebijakan ini juga mempertimbangkan kondisi fiskal sejumlah pemerintah daerah yang belum sepenuhnya mampu mengalokasikan pembiayaan honor guru melalui APBD secara optimal.
Relaksasi ini juga dimaksudkan untuk memberikan kepastian administratif bagi satuan pendidikan dalam menggunakan Dana BOSP.
“Surat edaran ini dimaksudkan sebagai pedoman pemberian relaksasi penggunaan Dana BOSP untuk pembiayaan komponen honor guru dan tenaga kependidikan non-ASN,” demikian penegasan dalam isi SE Mendikdasmen.
Selain menjamin keberlangsungan proses pembelajaran, kebijakan ini juga memberikan kepastian hukum terhadap penggunaan dana pendidikan di tingkat sekolah.
Namun pemerintah menegaskan bahwa relaksasi ini bersifat sementara dan hanya berlaku untuk Tahun Anggaran 2026.
Artinya, kebijakan penggunaan Dana BOSP untuk membayar honor guru P3K bukan merupakan kebijakan permanen.
Pemerintah daerah tetap diwajibkan memperkuat penganggaran melalui APBD sesuai kewenangan masing-masing dalam pembiayaan tenaga pendidik.
Halaman selanjutnya: SE Mendikdasmen No 6/2026 Jadi Solusi
lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Isu jadwal pembayaran THR kembali menjadi sorotan menjelang Idul Fitri 2026. Di tengah ketidakpastian tanggal pasti Lebaran, aktivis peduli buruh mengingatkan bahwa tenggat pembayaran Tunjangan Hari Raya sebenarnya sudah berada di ambang batas waktu.
Ketua DPC Lembaga Perjuangan Hak Buruh Indonesia (LPHBI) Tasikmalaya, Yuni Widiawati, M.I.P, menegaskan bahwa jika mengacu pada regulasi pemerintah, jadwal pembayaran THR seharusnya sudah dipenuhi paling lambat hari ini, Jumat (13/03).
Pernyataan itu disampaikan Yuni saat wawancara langsung dengan wartawan bersama Lintas Priangan, Jumat pagi (13/03/2026).
“Kalau mengacu pada aturan yang dikeluarkan pemerintah sendiri, paling lambat jadwal pembayaran THR itu hari ini. Jadi perusahaan sebenarnya sudah harus mulai menunaikan kewajiban tersebut,” kata Yuni, aktivis perempuan Tasikmalaya yang juga menjabat sebagai Bendahara di Komunitas SWAKKA (Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif).
Pernyataan tersebut merujuk pada Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/3/HK.04.00/III/2026 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2026 bagi pekerja atau buruh di perusahaan.
Surat edaran itu diteken pada 2 Maret 2026 dan didistribusikan kepada seluruh gubernur di Indonesia sebagai pedoman pengawasan di daerah.
Halaman selanjutnya: Mengapa Jadwal Pembayaran THR Jadi Sorotan?
lintaspriangan.com,LOWONGAN KERJA. Kabar baik bagi pencari kerja. Lowongan kerja di Tasikmalaya kembali dibuka oleh perusahaan farmasi nasional PT Pharos Indonesia melalui jaringan Apotek Century. Informasi ini juga dipublikasikan melalui kanal resmi Dinas Tenaga Kerja Kota Tasikmalaya.
Dalam pengumuman rekrutmen tersebut, terdapat beberapa posisi yang dibuka untuk penempatan di wilayah Bandung dan Tasikmalaya, mulai dari tenaga kefarmasian hingga bidang keuangan.
Bagi masyarakat yang sedang mencari lowongan kerja di Tasikmalaya, kesempatan ini terbuka untuk lulusan diploma hingga sarjana sesuai dengan posisi yang tersedia.
Posisi Lowongan Kerja
1. Asisten Apoteker
Untuk posisi ini, pelamar harus memenuhi beberapa persyaratan, di antaranya:
Kualifikasi:
Pendidikan minimal D3/S1 jurusan Farmasi
Memiliki STRTTK yang masih aktif
Mampu bekerja sama dengan apoteker dan tim
Bersedia bekerja dengan sistem shift
Penempatan di PDN Bandung dan Apotek Century area Tasikmalaya
Deskripsi pekerjaan:
Memastikan pelayanan obat kepada pasien sesuai resep dan aturan penggunaan
Membuat laporan stok serta administrasi resep secara berkala
Melakukan peracikan, pengemasan, dan penyerahan obat sesuai prosedur
2. Apoteker
Posisi apoteker juga tersedia dalam lowongan kerja di Tasikmalaya ini dengan beberapa kualifikasi khusus.
Kualifikasi:
Pendidikan minimal S1 Profesi Apoteker
Memiliki STRA yang masih aktif
Memahami sistem manajemen mutu dan pelayanan kefarmasian
Bersedia bekerja dengan sistem shift
Penempatan di Apotek Century area Tasikmalaya
Deskripsi pekerjaan:
Menjamin mutu, keamanan, dan legalitas sediaan farmasi yang digunakan
Membuat laporan kegiatan kefarmasian serta pelaporan instansi terkait
Memberikan edukasi dan konseling obat kepada pasien
3. Store Manager
Perusahaan juga membuka kesempatan bagi kandidat yang memiliki pengalaman di bidang manajemen toko atau ritel.
Kualifikasi:
Pendidikan minimal D3/S1 dari semua jurusan
Memahami analisis penjualan dan pencapaian target
Memiliki kemampuan komunikasi efektif serta problem solving
Bersedia bekerja dengan sistem shift
Penempatan di Apotek Century area Bandung dan Tasikmalaya
Deskripsi pekerjaan:
Memastikan operasional toko/apotek berjalan sesuai standar
Mengelola strategi promosi serta pengembangan penjualan
Mengawasi stok, kebersihan, dan display produk
4. Staff Accounting
Selain tenaga farmasi, lowongan kerja di Tasikmalaya ini juga membuka posisi Staff Accounting.
Kualifikasi:
Pendidikan minimal D3/S1 Akuntansi atau Keuangan
Pengalaman minimal 1 tahun di bidang accounting (fresh graduate dipersilakan melamar)
Menguasai Ms Excel, spreadsheet, dan software akuntansi
Memahami dasar perpajakan
Teliti, jujur, dan mampu bekerja dalam tim
Memiliki sertifikat Brevet A&B menjadi nilai tambah
Deskripsi pekerjaan:
Mencatat transaksi keuangan ke dalam sistem akuntansi
Menyusun jurnal, buku besar, dan laporan keuangan
Melakukan rekonsiliasi bank dan pengecekan transaksi
Menyiapkan laporan pajak serta membantu proses audit
Cara Melamar
Pelamar yang tertarik dengan lowongan kerja di Tasikmalaya dari PT Pharos Indonesia ini dapat mengirimkan CV dan surat lamaran melalui WhatsApp ke nomor 0858-6303-7216 (EGA – Recruitment).
Informasi rekrutmen ini juga dipublikasikan melalui media sosial Dinas Tenaga Kerja Kota Tasikmalaya, sehingga masyarakat yang sedang mencari lowongan kerja di Tasikmalaya dapat segera memanfaatkan peluang tersebut.
Dengan berbagai posisi yang tersedia, kesempatan ini menjadi peluang bagi tenaga profesional maupun fresh graduate untuk berkarier di industri farmasi nasional.
Bagi warga Priangan Timur, khususnya Kota Tasikmalaya dan sekitarnya, lowongan kerja di Tasikmalaya dari PT Pharos Indonesia ini dapat menjadi kesempatan untuk mengembangkan karier di sektor kesehatan dan bisnis farmasi.