Timnas Voli Indonesia U18 vs Iran: Duel Hidup Mati Usai Dihajar Jepang

lintaspriangan.com, BERITA VOLI. Timnas Voli Indonesia U18 akan menjalani laga krusial melawan Iran U18 pada pertandingan kedua Grup C Kejuaraan Bola Voli Putri U18 Asia 2026 di Terminal 21, Nakhon Ratchasima, Thailand, Kamis, 2 Juli 2026 pukul 16.00 WIB.

Laga ini menjadi ujian penting bagi Timnas Voli Putri Indonesia U18 setelah menelan kekalahan 0-3 dari Jepang pada pertandingan pembuka. Berdasarkan data resmi AVC, Indonesia kalah dari Jepang dengan skor set 21-25, 26-28, dan 20-25. Meski kalah tiga set langsung, perlawanan Indonesia tidak sepenuhnya buruk, terutama pada set kedua yang harus selesai lewat skor ketat 26-28.

Situasi Grup C membuat pertandingan Indonesia vs Iran terasa seperti duel hidup mati. Indonesia saat ini belum mengoleksi poin, sementara Iran juga datang dengan luka yang sama setelah kalah 1-3 dari Filipina. Bedanya, Iran sempat mencuri satu set dari Filipina dengan skor 25-19 pada set kedua sebelum akhirnya menyerah 19-25, 25-19, 23-25, dan 18-25.

- Advertisement -

Indonesia Wajib Bangkit demi Menjaga Target Besar

Tekanan terhadap Timnas Voli Indonesia U18 tidak hanya datang dari posisi di Grup C. Sebelum berangkat ke Thailand, PP PBVSI memasang target tinggi untuk tim nasional voli putri U18 Indonesia, yakni menembus empat besar AVC Girls Cup 2026. Target itu membuat laga melawan Iran tidak bisa diperlakukan sebagai pertandingan biasa.

Ketua Umum PP PBVSI Imam Sudjarwo bahkan memberi pesan tegas soal kesiapan tim. “Kalau kita berani berangkatkan tim, berarti kita siap,” kata Imam saat pelepasan timnas voli putri U18. Pernyataan itu menjadi penanda bahwa Indonesia datang ke turnamen ini bukan sekadar untuk menambah pengalaman, melainkan untuk bersaing.

Namun di lapangan, target tinggi harus dibayar dengan respons cepat. Kekalahan dari Jepang memang masih bisa dimaklumi karena Jepang menjadi salah satu kekuatan besar voli Asia. Tetapi kekalahan kedua di fase grup akan membuat jalan Indonesia jauh lebih berat, apalagi setelah laga melawan Iran, Indonesia masih harus menghadapi Filipina pada 3 Juli 2026.

Dari pertandingan melawan Jepang, Indonesia sebenarnya punya modal mental. Mereka tidak jatuh terlalu jauh dalam perolehan angka. Skor 21-25 dan 20-25 menunjukkan Indonesia masih mampu menempel, sementara skor 26-28 di set kedua memperlihatkan ada ruang perlawanan yang bisa dibawa ke laga melawan Iran. Masalahnya, voli tidak memberi piala untuk “hampir menang”. Poin akhir tetap yang bicara.

Iran Juga Terluka, Indonesia Punya Celah

Iran bukan lawan yang bisa dianggap enteng. Kekalahan 1-3 dari Filipina justru memperlihatkan bahwa mereka masih punya kemampuan bangkit. Kemenangan Iran pada set kedua menjadi sinyal bahwa tim ini bisa menemukan ritme ketika lawan mulai kehilangan fokus.

Di sisi lain, kondisi itu juga membuka celah bagi Indonesia. Iran terbukti tidak sepenuhnya stabil dalam empat set melawan Filipina. Setelah sempat menyamakan kedudukan lewat set kedua, mereka kembali kehilangan kendali pada set ketiga dan keempat. Indonesia perlu membaca titik itu: menjaga tekanan servis, merapikan receive, dan tidak membuang poin sendiri pada momen genting.

Asisten pelatih Timnas Voli Putri U18 Indonesia, Bobby Ade, sebelumnya menilai Princess Cup menjadi bekal penting menuju AVC U18 2026. Ia menyebut hasil sebelumnya memang belum sesuai harapan, tetapi menjadi bahan untuk mematangkan tim. PBVSI juga menyebut turnamen AVC U18 ini sebagai kesempatan skuad asuhan Marcos Sugiyama untuk membuktikan perkembangan permainan di level Asia.

Karena itu, pertandingan Indonesia vs Iran akan menjadi ukuran awal yang lebih realistis. Jepang mungkin terlalu kuat sebagai pembuka, tetapi Iran adalah lawan yang secara momentum sama-sama terluka. Di titik ini, Timnas Voli Indonesia U18 harus menjawab: bangkit sekarang, atau makin tersudut di Grup C.

Bagi Indonesia, kemenangan atas Iran bukan hanya soal tiga poin. Ini tentang menjaga peluang, menjaga target, dan menjaga kepercayaan bahwa proses regenerasi voli putri Indonesia benar-benar sedang berjalan. Laga ini akan menjadi panggung kecil dengan konsekuensi besar. Kalau menang, napas Indonesia kembali panjang. Kalau kalah, hitung-hitungan Grup C bisa berubah jadi pekerjaan rumah yang sangat berat. (AS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Prioritas APBD Kabupaten Pangandaran Dipertanyakan, Warga Masawah Patungan Perbaiki Jalan

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Prioritas APBD Kabupaten Pangandaran kembali menjadi...

Layanan Informasi Ciamis, Kenali Kanal Resmi dan Cara Mengajukan Permohonan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Layanan informasi Ciamis dikembangkan melalui Omni...

Lumiland Tasikmalaya Jadi Pilihan Wisata Malam Akhir Pekan, Tiket Mulai Rp25 Ribu

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Lumiland Tasikmalaya menjadi salah satu pilihan...

Cek Kesehatan Gratis Kota Tasikmalaya, Apa Langkah Setelah Hasil Keluar?

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Cek Kesehatan Gratis Kota Tasikmalaya masuk...

Sabu di Garut Disimpan dalam Kemasan Permen, Polisi Telusuri Pemasok

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Polisi menelusuri pemasok dalam kasus dugaan...

JAWA BARAT

Korban yang Dilaporkan Mengalami Pengeroyokan di Jalan Laswi Bandung Ditangani PMI Dini Hari

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Seorang warga yang dilaporkan menjadi korban...

Magnumotion x Doomsday 2026 Digelar di Bandung Hari Ini, 24 Band Meriahkan Tiga Panggung

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Magnumotion x Doomsday 2026 dijadwalkan berlangsung...

Judi Online di Cianjur Terbongkar, Polisi Buru Satu DPO Setelah Tetapkan 9 Tersangka

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Polisi masih memburu seorang berinisial YN alias...

Festival Pesisiran Kota Cirebon Digelar 18 Oktober 2026, Tradisi Nadran Jadi Daya Tarik Budaya

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Festival Pesisiran Kota Cirebon dijadwalkan berlangsung pada...

Gempa Bogor Berdampak pada Ratusan Rumah, BMKG Minta Warga Periksa Bangunan

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Dampak gempa Bogor pada Kamis (15/10/2026)...

Sungai Cipadu Dikeruk, Pemkot Cirebon Minta Warga Jaga Aliran Tetap Bersih

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Pemerintah Kota Cirebon mengeruk sampah dan...

Banjir Cibiru Bandung, Normalisasi Pasir Biru Masih Memerlukan Persiapan Anggaran

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Penanganan banjir Cibiru Bandung masih memerlukan...

Abiwara Culture Festival Katilu Digelar 17 Oktober di Bandung, Hadirkan Seni Budaya dan Bazar UMKM

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Abiwara Culture Festival Katilu dijadwalkan berlangsung pada...

Olahraga

Kategori Populer