Banyak Motor Mogok Terendam Banjir di Sukawarni Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Banjir yang melanda kawasan Jalan Sukawarni, Kelurahan Yudanegara, Kecamatan Cihideung, Sabtu (01/11/2025) sore, tidak hanya mengganggu arus lalu lintas. Banyak sepeda motor milik warga dan pengunjung pertokoan di sekitar lokasi ikut terendam dan mogok. Peristiwa ini terjadi ketika hujan deras mengguyur kota sejak siang hingga menjelang sore.
Genangan air yang awalnya hanya setinggi lutut tiba-tiba meningkat cepat hingga sempat mencapai satu meter. Ketinggian air itu merendam bagian mesin motor yang sedang diparkir di tepi jalan maupun di halaman pertokoan. Beberapa motor bahkan tampak terguling lantaran tidak kuat menahan arus yang mengalir cukup deras.
Di tengah kepanikan warga, tampak seorang pria paruh baya sibuk hilir mudik membantu pemilik motor. Ia adalah Rajab, pria kelahiran 1960 yang sehari-hari bekerja sebagai tukang parkir di depan Toko Muara, Sukawarni. Sore itu, tangannya berkali-kali terlihat mengangkat motor, mendorong ke tempat lebih tinggi, atau membantu pemiliknya yang kebingungan karena kendaraannya tidak mau menyala.
“Baru kali ini banjir tingginya sampai sekitar satu meter. Biasanya paling semata kaki atau setengah betis,” ujar Rajab, kepada Deni Heryanto, wartawan Lintas Priangan. Ia mengatakan sejak hujan mulai reda sekitar pukul lima sore, air memang perlahan surut, tetapi banyak motor sudah terlanjur terendam.
Motor Mogok dan Terguling
Dampak terparah dari banjir di Kota Tasikmalaya kali ini adalah banyaknya motor yang tidak bisa menyala meski air sudah surut. Beberapa pemilik terlihat mencoba menghidupkan motor berulang kali, namun hanya terdengar suara tersendat dari mesin yang basah. Ada pula yang langsung menghubungi montir panggialn atau mendorong motor ke tempat servis terdekat.
“Mesin sudah masuk air. Harus bongkar. Banyak yang alami ini kalau banjir setinggi tadi,” kata seorang montir yang didatangkan pemilik motor. Menurutnya, air setinggi satu meter hampir pasti merendam bagian karburator hingga knalpot, membuat banyak komponen tidak bisa bekerja normal.
Selain mogok, sejumlah motor juga ditemukan dalam posisi rebah karena kuatnya arus air yang datang tiba-tiba. Pemilik yang sedang berada di dalam toko kebingungan saat kembali ke parkiran dan mendapati kendaraan mereka tertimpa motor lain atau hanyut beberapa meter dari tempat semula.
Warga yang melintas sempat merekam situasi tersebut. Video dan foto-fotonya kemudian menyebar cepat di media sosial, memperlihatkan kondisi jalan yang berubah menjadi seperti aliran sungai. Unggahan itu menambah daftar viral banjir Kota Tasikmalaya hari ini, setelah sebelumnya genangan tinggi juga terjadi di beberapa titik lain.
Surut Perlahan, Kerugian Mulai Terlihat
Meski hujan mereda dan banjir mulai surut selepas magrib, kerugian warga sudah dirasakan. Para pemilik motor harus mengeluarkan biaya tambahan untuk servis, pembersihan mesin, bahkan ada yang harus mengganti beberapa komponen karena sudah terlalu lama terendam.
Rajab sendiri mengaku kewalahan menangani parkir sore itu. Ia mengatakan biasanya hanya mengatur kendaraan masuk dan keluar, namun kali ini harus bekerja ekstra untuk memastikan motor tidak hanyut atau terguling. “Satu jam itu saya hampir tidak berhenti angkat motor,” katanya.
Sejumlah warga berharap pemerintah kota segera turun tangan membenahi sistem drainase di kawasan Sukawarni yang sejak beberapa tahun terakhir memang kerap dikeluhkan. Mereka menilai penyebab banjir kali ini bukan hanya curah hujan, tetapi juga saluran air yang tidak mampu menampung debit besar dalam waktu singkat.
Hingga berita ini diturunkan, aktivitas di Jalan Sukawarni mulai normal kembali, meski sebagian pemilik motor masih terlihat menunggu montir memperbaiki kendaraan mereka. Warga berharap peristiwa serupa tidak terulang, terutama karena musim hujan baru saja dimulai dan potensi banjir serupa masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan. (GPS)



