Nasional

Memalukan! Oknum Anggota DPRD Ini Jadi Otak Pencurian Rel Kereta Api

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL. Penangkapan Anggota DPRD Tebing Tinggi Terlibat Sindikat Pencurian Rel Kereta Api

Tebing Tinggi, 3 Maret 2025 – Kota Tebing Tinggi diguncang oleh penangkapan seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang diduga terlibat dalam sindikat pencurian rel kereta api milik PT Kereta Api Indonesia (KAI). CM, anggota DPRD periode 2024-2029, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang mengejutkan ini.

Kasus ini berawal pada 26 September 2021, ketika delapan orang ditangkap saat mencuri rel kereta api di Jalan Sofyan Zakaria, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi. Penangkapan ini mengungkap jaringan yang lebih luas, yang akhirnya menyeret nama CM sebagai otak di balik aksi pencurian tersebut.

CM diduga memiliki peran sentral dalam sindikat ini. Sebagai anggota DPRD, ia memanfaatkan posisinya untuk memfasilitasi aksi pencurian dengan memberikan informasi strategis mengenai lokasi dan jadwal pengawasan rel kereta api. Selain itu, CM juga diduga menyediakan dana operasional dan sarana untuk melancarkan aksi pencurian. Informasi ini diperoleh dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Tebing Tinggi.

Setelah penetapan CM sebagai tersangka, Satreskrim Polres Tebing Tinggi melimpahkan berkas perkaranya ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebing Tinggi. Proses ini menandai langkah maju dalam upaya penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan yang melibatkan pejabat publik.

Penangkapan CM menimbulkan reaksi keras dari masyarakat dan pemerintah daerah. Banyak pihak merasa kecewa dan marah karena seorang wakil rakyat terlibat dalam tindakan kriminal yang merugikan negara. Wakil Bupati Tebing Tinggi, dalam pernyataannya, menyatakan akan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat dalam kasus ini dan berjanji untuk membersihkan pemerintahan dari oknum-oknum yang menyalahgunakan jabatannya.

Pencurian rel kereta api ini tidak hanya merugikan PT KAI secara finansial, tetapi juga mengancam keselamatan operasional kereta api. Kehilangan rel dapat menyebabkan kecelakaan yang fatal bagi penumpang dan kru kereta. PT KAI telah meningkatkan pengawasan dan bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Kasus ini menyoroti pentingnya integritas dan akuntabilitas pejabat publik. Masyarakat berharap agar para wakil rakyat menjalankan tugasnya dengan jujur dan tidak menyalahgunakan wewenang untuk kepentingan pribadi. Penegakan hukum yang tegas terhadap CM diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi pejabat lainnya untuk tidak terlibat dalam tindakan kriminal.

Kejaksaan Negeri Tebing Tinggi akan memproses kasus ini sesuai dengan hukum yang berlaku. Jika terbukti bersalah, CM dapat menghadapi hukuman penjara dan pemberhentian dari jabatannya sebagai anggota DPRD. Masyarakat berharap proses hukum berjalan transparan dan adil, serta memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan serupa.

Penangkapan CM, anggota DPRD Tebing Tinggi, karena terlibat dalam sindikat pencurian rel kereta api, menjadi peringatan bagi semua pihak tentang pentingnya integritas dalam menjalankan amanah publik. Kasus ini juga menekankan perlunya pengawasan ketat terhadap aset negara dan kerja sama antara instansi terkait untuk mencegah tindakan kriminal yang merugikan masyarakat dan negara.

Dengan penegakan hukum yang tegas dan transparan, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan aparat penegak hukum dapat terjaga, serta mencegah terulangnya kasus serupa di masa depan. (Lintas Priangan)

Related Articles

Back to top button