Rakercab IAI Tasikmalaya Tingkatkan Profesionalisme dan Inovasi Apoteker

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Cabang Tasikmalaya menggelar Rakercab IAI Tasikmalaya di Aula Poltekes Kemenkes, Kota Tasikmalaya, Sabtu, 20 September 2025. Forum ini menjadi momentum penting bagi apoteker untuk membahas strategi dan tantangan profesi di era digital.
Dalam Rakercab, peserta mendiskusikan digitalisasi layanan kesehatan, regulasi ketat, dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap penggunaan obat yang aman dan rasional. Selain itu, forum ini memberi ruang bagi apoteker untuk menyusun strategi menghadapi perubahan teknologi dan regulasi.
Ketua PC IAI Kota Tasikmalaya, apt. Alit Rian Reladi Y.S., S.Farm., menegaskan bahwa Rakercab bukan hanya evaluasi program kerja rutin. Ia menjelaskan forum ini juga menyatukan visi dan menguatkan strategi menghadapi dinamika profesi.
“Rakercab menyatukan visi, memperkuat profesionalisme, dan meningkatkan peran apoteker dalam pelayanan kefarmasian serta masyarakat,” ujar Alit Rian Reladi. Selain itu, ia menekankan bahwa peran apoteker kini lebih luas. Mereka tidak lagi hanya bekerja di apotek, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam pelayanan kesehatan holistik.
Tema Rakercab IAI Tasikmalaya
Tema Rakercab tahun ini adalah “Seminar Mewujudkan Tenaga Kefarmasian Mandiri dan Inovatif melalui Semangat Pharmapreneur dalam Organisasi yang Progresif dan Kontributif.” Tema ini relevan untuk membekali apoteker agar mampu bersaing di bidang usaha kefarmasian. Oleh karena itu, kegiatan ini penting bagi pengembangan kompetensi profesional dan inovasi pelayanan.
Selain rapat kerja, Rakercab juga menghadirkan seminar, workshop, dan laporan program. Peserta terdiri dari apoteker, tenaga vokasi kefarmasian, dan pelaku usaha farmasi. Kegiatan ini dirancang agar mereka dapat berbagi pengalaman, membangun jaringan, dan memperkuat kolaborasi di bidang kefarmasian.
“Kami ingin Rakercab ini melahirkan komunitas apoteker yang solid, profesional, dan siap menghadapi tantangan era baru pelayanan kesehatan,” tutup Alit Rian Reladi. Dengan demikian, Rakercab IAI Tasikmalaya menjadi forum inovatif, sekaligus landasan untuk strategi nyata meningkatkan mutu layanan dan pengembangan apoteker.
Melalui Rakercab, IAI Cabang Tasikmalaya berharap seluruh apoteker dapat memanfaatkan teknologi digital, meningkatkan daya saing, dan memperluas peran mereka di masyarakat. Dengan langkah ini, profesi apoteker tetap relevan, inovatif, dan memberikan kontribusi nyata bagi kesehatan publik.



