Penghina Demo Toko Sen Sen Tasikmalaya Akhirnya Minta Maaf

Datangi Tokoh Tasikmalaya dan Buat Surat Pernyataan
Perkembangan terbaru terjadi pada Sabtu (14/3/2026). Netizen yang sebelumnya menulis komentar tersebut akhirnya mendatangi H. Nanang Nurjamil, salah seorang tokoh Tasikmalaya yang ikut dalam aksi demonstrasi di Pasar Cikurubuk.
Pertemuan itu dilakukan untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung atas komentar yang telah ditulis di media sosial. Dalam kesempatan tersebut, yang bersangkutan juga membuat surat pernyataan permohonan maaf secara tertulis.
Berita terkait: H. Nanang Nurjamil: Sepanjang Sejarah Kota Tasikmalaya, Ini yang Terburuk!
Dalam surat yang ditandatangani di atas materai itu, ia mengakui telah menulis komentar di media sosial yang menyebut peserta aksi demonstrasi Toko Sen Sen Tasikmalaya sebagai provokator dengan kata yang bernada penghinaan.
Berita terkait: Pemuda PUI Kota Tasikmalaya: “Ini 3 Dosa Toko Sen Sen, Harus Ditutup!”
Ia menyatakan sangat menyesali perbuatannya dan menyadari bahwa kata-kata yang ditulisnya tidak pantas serta melanggar norma dan etika dalam bermedia sosial. Karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf kepada para sesepuh dan peserta aksi demonstrasi.
Selain meminta maaf, ia juga menyatakan komitmennya untuk lebih berhati-hati dalam menulis komentar di media sosial agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.
Berita terkait: Toko Sen Sen Didemo Forum Masyarakat Peduli Pasar Cikurubuk
Permintaan maaf tersebut diterima oleh pihak yang sebelumnya merasa disinggung. Peristiwa ini diharapkan dapat mengakhiri polemik yang sempat muncul setelah aksi demonstrasi Toko Sen Sen Tasikmalaya.
Berita Tasikmalaya lainnya: Komunikasi Pemkot Tasikmalaya Buruk: “Sekda-nya Juga Begitu!”
Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa perdebatan di ruang digital tetap harus dijaga dalam koridor etika. Di tengah derasnya arus opini di media sosial, masyarakat diharapkan tetap bijak dalam menyampaikan pendapat agar tidak menimbulkan konflik baru. (AS)



