Berita Tasikmalaya

Rumah Warga Kurang Mampu di Tasikmalaya Ini Tiba-Tiba Roboh

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Momentum Hari Raya Idul Fitri kerapkali identik dengan rasa suka cita dan kemenangan. Namun, nuansa itu sepertinya tak terbayangkan oleh Oom, warga Kota Tasikmalaya yang kini berusia lebih dari setengah abad. Menjelang hari raya, Oom dan keluarganya justru diselimuti rasa pilu lantaran rumahnya tiba-tiba saja roboh.

“Iya tiba-tiba, bukan karena ada hujan atau angin kencang. Mungkin karena kayu-kayunya sudah lapuk,” jelas Oom kepada Iman, Reporter Lintas Priangan, Senin (24/03/2025).

Di rumah yang usianya sudah tua itu, setiap hari Oom hidup bersama tiga orang anaknya. Ketika hujan, ada beberapa titik bocor di atap rumah Oom. Boleh jadi karena hal itu, kayu-kayu rangka atap rumah Oom yang memang sudah tua menjadi semakin lapuk dan tidak bisa menahan beban atap.

“Sudah lama tidak diperbaiki, kalau hujan banyak yang bocor,” tambah Oom.

Kesulitan ekonomi keluarga Oom membuatnya lebih memilih membiasakan diri dengan atap bocor. Tak ada pilihan lain selain itu. Karena untuk memperbaiki, mereka tak memiliki biaya.

Atap rumah dan sebagian dinding rumah Oom tiba-tiba saja ambruk saat keluarga kecil itu hendak bersiap untuk berbuka puasa, tepatnya sekitar jam 17.00, hari Minggu (23/02/2025). Beruntung, tidak ada korban luka atau jiwa.

“Kami sedang bersiap mau buka puasa. Anak saya yang besar sedang memasak. Lalu tiba-tiba rumah ambruk,” terang Oom, dengan pandangan menerawang.

Sesaat setelah kejadian, tetangga dan pengurus lingkungan langsung berdatangan ke rumah Oom. Namun, meski pengurus RT, RW bahkan kelurahan sudah mengetahui peristiwa tersebut, hingga berita ini ditulis, Oom belum mendapatkan solusi untuk atap rumahnya yang ambruk.

Rumah Oom berlokasi di Kampung Garunggang, RT 004, RW 009, Kelurahan Indihiang, Kota Tasikmalaya. Melalui Lintas Priangan, Oom berharap ada bantuan untuk memperbaiki rumahnya, baik itu dari pihak pemerintah maupun dermawan.

“Sebetulnya malu minta bantuan. Tapi memang tidak ada yang bisa kami lakukan untuk kerusakan rumah sebesar ini,” jelas Oom.

Semoga banyak pembaca Lintas Priangan yang berkenan menyisihkan sebagian rezekinya, agar keluarga keluarga kecil ini bisa lebaran, setidaknya dengan atap rumah yang tertutup. Aamiin. (Lintas Priangan/IM)

Related Articles

Back to top button