Forum Alumni PPG Prajabatan Ciamis Audiensi dengan Disdik, Bahas NUPTK hingga Peluang PPPK

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Forum Alumni Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Ciamis menggelar silaturahmi sekaligus audiensi dengan jajaran Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ciamis di Aula Dharma Wanita, Rabu (10/09/2025). Rombongan diterima langsung oleh Sekretaris Disdik Ciamis, Muharam Ahmad Zajuli, S.IP., M.Pd, beserta jajarannya.
Dalam pertemuan tersebut, alumni PPG menyampaikan sejumlah aspirasi, diantaranya terkait percepatan pengaktifan Dapodik, penerbitan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK), peluang seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta kejelasan regulasi bagi lulusan PPG prajabatan.
Muharam menjelaskan, sebagian kendala belum bisa diatasi di tingkat daerah karena masih terbentur regulasi dari pusat, termasuk adanya moratorium dari Kementerian. Untuk percepatan Dapodik dan NUPTK, Disdik Ciamis tidak bisa mengambil langkah karena memang ada aturan dan moratorium dari Kementerian.
“Namun, data 88 alumni PPG prajabatan sudah kami terima dan akan tetap diperjuangkan agar ke depan ada peluang pembukaan formasi,” kata Muharam.
Ia menegaskan kebutuhan guru memang nyata dan terus meningkat, sementara kebijakan penerimaan masih menunggu regulasi pusat serta ketersediaan anggaran. Masalah guru ini bukan hanya di Ciamis, tapi juga terjadi di banyak daerah lain.
“Kami tentu akan menampung aspirasi dari para alumni PPG dan berusaha memfasilitasi agar kebutuhan guru bisa terpenuhi secara bertahap sesuai aturan yang berlaku,” jelasnya.
Muharam mengapresiasi inisiatif Forum Alumni PPG yang datang langsung untuk berdialog dengan Disdik. Langkah ini sangat positif karena kami bisa mendapatkan data dan aspirasi langsung dari lapangan. Harapannya, komunikasi seperti ini terus terjalin sehingga solusi bisa dicapai bersama,” ujarnya.
Ia menambahkan, Disdik Ciamis akan menyuarakan aspirasi tersebut ke pemerintah pusat. “Kami peduli dan akan mengusahakan, serta terus menyampaikan kebutuhan guru di Kabupaten Ciamis. Misalnya, kebutuhan guru BK mencapai 178 orang, tapi formasi yang dibuka pusat hanya 19. Nah ketimpangan ini terus kami sampaikan,” jelasnya.
Ketua Forum Alumni PPG Prajabatan, Aji Wibawa menyampaikan, perjuangan para alumni masih panjang, terutama terkait status mereka sebagai tenaga pendidik. Lulusan PPG sejatinya sudah layak mengajar karena memiliki sertifikat pendidik. Namun regulasi yang ada saat ini masih membatasi.
“Ini silaturahmi kami yang kedua, perjuangan ini tidak hanya soal administrasi, tapi juga penguatan regulasi agar jalan mereka lebih jelas,” tegas Aji.
Ia menambahkan, meskipun menghadapi berbagai kendala, namun forum alumni tetap optimistis dan siap berproses sesuai aturan.
“Alhamdulillah, melalui audiensi ini ada saling memahami dan saling mengetahui. Intinya, kami terus berikhtiar agar keberadaan alumni PPG prajabatan bisa diakui dan diberi kesempatan lebih luas,” ungkapnya.
Pihaknya juga akan terus berjuang, jika di tingkat kabupaten masih terbatas kewenangannya, maka para alumni akan membawa aspirasi tersebut ke DPRD.
“Kami berharap ada pengawalan kebijakan dari legislatif agar regulasi yang menghambat bisa diperbaiki,” ungkapnya.
Menurutnya, sebagian alumni memang masih bisa mengajar melalui status guru honor sekolah, namun itu belum menjadi solusi jangka panjang. Ia merasa bersyukur teman-temannya ada yang tetap bisa mengajar meski statusnya belum jelas di data pusat.
“Kami berharap ke depan ada regulasi yang lebih berpihak, sehingga perjuangan ini tidak sia-sia,” harapnya.
Aji juga sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada pihak Disdik Kabupaten Ciamis yang telah terbuka menerima kedatangannya bersama rombongan.
Untuk diketahui, sebelumnya PPG Prajabatan Ciamis telah melakukan audiensi dengan Disdik Kabupaten Ciamis pada, Senin (02/09/2025). Dalam pertemuan itu mereka menyoroti isu terkait pendataan tenaga pendidik, regulasi terbaru mengenai honorer, serta peluang alumni PPG Prajabatan untuk masuk ke dalam sistem penerimaan guru di daerah. (Lintas Priangan/NID).



