Hari Ibu ke-96, Budi Waluya Dorong Peran Perempuan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pj Bupati Ciamis, Budi Waluya, menghadiri peringatan Hari Ibu ke-96 Tahun 2024 yang dirangkaikan dengan kegiatan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Ciamis.
Acara diselenggarakan di Gedung Puspita dengan mengusung tema “Rembug Perempuan”.
Dalam sambutannya, Budi menekankan pentingnya peran perempuan dalam memajukan bangsa melalui kontribusi nyata di berbagai bidang.
Budi menyampaikan bahwa selama 79 tahun Indonesia merdeka, perempuan terus menunjukkan perannya dalam mendukung pembangunan negara.
Menurutnya, Hari Ibu adalah momen untuk mengenang perjuangan para perempuan Indonesia yang telah memberikan kontribusi besar bagi kemerdekaan dan kehidupan bangsa. Ia menegaskan,
“Hari Ibu menjadi titik penting perjuangan perempuan Indonesia. Mereka tidak hanya menegaskan eksistensinya, tetapi juga kekuatannya dalam mengisi ruang-ruang pembangunan,” kata Budi.
Dalam pidatonya, Budi juga menyoroti peran perempuan dalam sejarah perjuangan Indonesia. Ia mengatakan bahwa sejak Kongres Perempuan Indonesia pertama, perempuan telah mengambil peran penting dalam berbagai sektor. Kongres tersebut menjadi simbol kuat bahwa perempuan Indonesia tidak hanya berjuang untuk haknya, tetapi juga untuk kesejahteraan dan kemajuan bangsa.
Budi mengapresiasi dedikasi perempuan dalam berbagai peran, baik sebagai ibu rumah tangga, pendidik, profesional, maupun pemimpin masyarakat.
Budi juga menyebutkan bahwa Hari Ibu adalah bentuk penghargaan terhadap seluruh perempuan Indonesia atas kontribusi mereka bagi keluarga, masyarakat, dan negara.
“Perempuan Indonesia telah menunjukkan bahwa mereka adalah pilar penting dalam keluarga dan masyarakat, serta mampu membawa perubahan nyata bagi bangsa ini,” katanya.
Selain itu, Budi menekankan perlunya meningkatkan kapasitas dan kompetensi perempuan. Ia berharap, melalui peringatan Hari Ibu ke-96, perempuan Indonesia dapat lebih berani bersuara dan mengambil peran dalam menentukan arah kebijakan serta tujuan bernegara.
Budi juga mengajak para perempuan untuk tidak ragu dalam menunjukkan potensi mereka.
“Sekarang adalah waktunya bagi perempuan untuk memberi warna tersendiri dalam pembangunan bangsa ini melalui peran dan karya nyata mereka,” tuturnya.
Budi juga mengingatkan pentingnya perempuan untuk saling mendukung dan menginspirasi satu sama lain. Menurutnya, semangat kebersamaan antara perempuan akan menjadi kekuatan besar dalam menciptakan perubahan positif.
“Perempuan harus saling membantu dan saling menginspirasi. Dengan begitu, mereka bisa berkontribusi lebih besar untuk kemajuan bangsa,” kata Budi.
Di sela-sela acara, GOW Kabupaten CiamisBudi juga memaparkan program-program yang berfokus pada pemberdayaan perempuan di berbagai sektor. Program tersebut mencakup pelatihan keterampilan, edukasi kesehatan, dan pengembangan ekonomi kreatif.
Ketua GOW Ciamis menyatakan bahwa tema “Rembug Perempuan” dipilih untuk mendorong dialog terbuka tentang tantangan yang dihadapi perempuan saat ini, sekaligus merumuskan solusi bersama.
Pada akhir acara, Budi menekankan alasan mengapa peran perempuan harus terus diperkuat. Perempuan adalah kunci dalam mencapai pembangunan yang berkelanjutan. Sebagai ibu dan pendidik generasi bangsa, perempuan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan masa depan bangsa.
“Perempuan adalah pondasi utama dalam membangun keluarga yang kuat, yang pada akhirnya akan menciptakan masyarakat yang maju. Kita harus terus mendukung mereka,” jelasnya.
BACA JUGA: Pelajar SMP Tewas Terserempet Kereta Serayu di Banjar
Lebih lanjut, Budi menyebutkan bahwa salah satu alasan penting memperingati Hari Ibu adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya peran perempuan. Ia berharap momen ini tidak hanya menjadi selebrasi, tetapi juga menjadi pemicu perubahan positif.
“Melalui Hari Ibu, kita ingin mendorong semua pihak, termasuk pemangku kepentingan, untuk lebih memperhatikan dan mengakui kontribusi perempuan dalam pembangunan bangsa,” pungkasnya.
Peringatan Hari Ibu ke-96 ini tidak hanya menjadi ajang refleksi atas perjuangan perempuan di masa lalu, tetapi juga menjadi motivasi bagi perempuan Indonesia untuk terus berkarya, menginspirasi, dan berkontribusi dalam mewujudkan cita-cita bangsa yang lebih baik. (Sari/lintaspriangan com)



