Disegel Warga Tasikmalaya: Proyek Pusat Dikerjakan Asal-Asalan

Upah Pekerja dan Material Disebut Belum Dibayar
Persoalan proyek ini tidak hanya menyangkut kualitas pekerjaan.
Sejumlah warga yang ikut bekerja dalam proyek tersebut mengaku hingga kini belum menerima upah mereka.
Selain itu, beberapa pihak yang menyediakan jasa maupun material untuk proyek tersebut juga menyebut pembayaran belum dilakukan.
Tak hanya itu, sejumlah warga juga mengaku mengalami kerusakan aset yang digunakan untuk kepentingan proyek, namun kompensasi yang dijanjikan belum diterima.
Situasi tersebut semakin memicu kekecewaan warga.
Puncaknya, masyarakat melakukan penyegelan proyek sebagai bentuk protes terhadap berbagai persoalan yang belum terselesaikan.
Warga berharap DPRD Kota Tasikmalaya dapat segera mengambil langkah konkret dengan memanggil seluruh pihak yang terlibat dalam proyek tersebut.
➡ LANJUT HALAMAN 5: Proyek APBN Rp5,6 miliar dan sorotan terhadap peran BUMN



