Berita GarutBerita Pangandaran

Lakalantas di Malangbong, Konten Kreator Asal Pangandaran Meninggal Dunia

Kronologi Kecelakaan di Jalan Menikung Malangbong

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari kepolisian dan keterangan warga di sekitar lokasi, kecelakaan melibatkan tiga kendaraan. Selain sepeda motor yang dikendarai korban, insiden tersebut juga melibatkan sebuah mobil Toyota Avanza dan mobil Honda CRV.

Peristiwa bermula saat mobil Toyota Avanza melaju dari arah Malangbong menuju Bandung. Ketika melintasi jalan menikung ke kiri, pengemudi Avanza diduga mencoba menyalip kendaraan di depannya. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan, sepeda motor Yamaha RX King yang dikendarai korban juga tengah menyalip kendaraan Honda CRV.

Dalam kondisi jalan yang basah akibat hujan dan jarak pandang yang terbatas, tabrakan pun tak terhindarkan. Benturan keras terjadi di badan jalan, mengakibatkan korban terpental dan mengalami luka parah. Warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Petugas kepolisian langsung memintai keterangan dari beberapa warga yang kebetulan menjadi saksi peristiwa mengenaskan tersebut. Sementara ketiga kendaraan yang terlibat, mengalami kerusakan cukup signifikan, meski tidak ada korban luka lainnya dalam peristiwa tersebut.

Petugas dari Polsek Malangbong yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara, mengatur arus lalu lintas, mengevakuasi korban, serta mengamankan barang bukti.

Halaman berikutnya: Korban adalah Konten Kreator Asal Pangandaran

Konten Kreator Asal Pangandaran

Kepergian Egi Prastian menyisakan duka mendalam, khususnya bagi keluarga dan kerabat di Pangandaran. Korban dikenal sebagai konten kreator yang cukup aktif di media sosial. Melalui akun pribadinya, ia kerap membagikan aktivitas keseharian, perjalanan, hingga konten ringan yang dekat dengan kehidupan anak muda.

Beberapa jam sebelum kecelakaan terjadi, korban sempat mengunggah aktivitas terakhirnya di media sosial. Unggahan tersebut menunjukkan foto motor yang ia kendarai, yang sedang berteduh di salah satu rest area. Caption postingan terakhir almarhum singkat: “Hujan”, begitu katanya.

Kini, postingan tersebut menjadi kenangan terakhir yang mengundang rasa haru dari para pengikutnya. Ungkapan duka dan doa pun membanjiri kolom komentar, menandakan bahwa kepergian korban meninggalkan jejak bagi banyak orang.

Warga sekitar lokasi kejadian juga mengaku terkejut dengan insiden tersebut. Jalan Raya Malangbong dikenal sebagai jalur rawan kecelakaan, terutama pada malam hari dan saat hujan turun. Kondisi jalan yang berbelok serta tingginya volume kendaraan kerap menjadi kombinasi berbahaya bagi pengendara.

Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan untuk lebih berhati-hati saat melintas di jalur tersebut, terutama pada malam hari dan dalam kondisi cuaca buruk. Pengendara diminta mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta menghindari manuver berisiko seperti mendahului kendaraan di tikungan.

Kasus kecelakaan ini masih dalam penanganan pihak kepolisian guna mengetahui secara pasti penyebab dan rangkaian kejadian. Sementara itu, jenazah korban telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa satu keputusan di jalan raya bisa berdampak besar, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi orang-orang yang menunggu di rumah. (HS)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Back to top button