Kemenkes Ungkap Baru 213 Psikolog Klinis Bertugas di Puskesmas dari Total 3.513 Orang

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan bahwa baru 213 psikolog klinis yang bertugas di puskesmas dari total 3.513 orang yang terdata secara nasional. Keterbatasan tersebut disampaikan dalam kegiatan Festival Suara Jiwa di Jakarta, Minggu (11/10/2026), ketika pemerintah memaparkan tantangan pemerataan layanan kesehatan jiwa di Indonesia.

Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes, Maria Endang Sumiwi, menyebut kesenjangan tenaga kesehatan jiwa masih menjadi persoalan dalam memperluas akses pelayanan masyarakat. Selain keterbatasan psikolog klinis di fasilitas kesehatan tingkat pertama, Indonesia juga baru memiliki 1.495 dokter spesialis kejiwaan atau psikiater berdasarkan data per 1 September 2026.

Jumlah Psikiater Masih Jauh dari Acuan WHO

Berdasarkan data Sistem Informasi Sumber Daya Manusia Kesehatan (SISDMK) per 1 September 2026, jumlah 1.495 psikiater tersebut setara dengan rasio sekitar satu psikiater untuk setiap 180.000 penduduk.

- Advertisement -

Angka itu masih berada di bawah acuan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang dikutip Kemenkes, yakni satu psikiater untuk setiap 30.000 penduduk.

Dengan demikian, rasio ketersediaan psikiater Indonesia masih terpaut sekitar enam kali lipat dari acuan tersebut.

Keterbatasan tenaga profesional juga terlihat pada penempatan psikolog klinis di puskesmas. Dari 3.513 psikolog klinis yang tercatat dalam data Kemenkes, hanya 213 orang atau sekitar 6,1 persen yang bertugas di fasilitas kesehatan tersebut.

Data tersebut menunjukkan masih terbatasnya penempatan tenaga psikologi klinis pada layanan kesehatan tingkat pertama. Namun, jumlah 213 orang tidak dapat diartikan sebagai jumlah puskesmas yang menyediakan layanan kesehatan jiwa karena data itu menghitung tenaga profesional, bukan fasilitas pelayanan.

Persoalan ketersediaan tenaga kesehatan menjadi penting karena kebutuhan penanganan gangguan kesehatan jiwa di Indonesia masih cukup tinggi.

Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi depresi pada penduduk berusia di atas 15 tahun mencapai 1,4 persen.

Namun, dari kelompok masyarakat yang mengalami depresi, baru 12,7 persen yang menerima pengobatan.

Artinya, sebagian besar orang dengan depresi belum mendapatkan penanganan medis sebagaimana tergambar dalam hasil survei tersebut.

Kemenkes juga mengutip data Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) 2023 yang menempatkan gangguan jiwa sebagai penyebab kedua terbesar tahun hidup dengan disabilitas atau Years Lived with Disability (YLD) di Indonesia.

Kemenkes Perluas Skrining dan Siapkan Panduan Puskesmas

Untuk memperkuat layanan kesehatan jiwa, Kemenkes memasukkan pemeriksaan kesehatan mental dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG), termasuk pelayanan bagi ibu hamil dan ibu setelah melahirkan.

Hingga pengumuman pada 11 Oktober 2026, program skrining kesehatan jiwa telah menjangkau lebih dari 71,8 juta orang.

Hasil pemeriksaan awal tersebut menemukan dugaan gejala depresi pada 1,2 persen peserta dan gejala kecemasan pada 0,9 persen peserta.

Angka tersebut merupakan hasil skrining awal, bukan jumlah orang yang telah mendapatkan diagnosis klinis gangguan kesehatan jiwa.

Sebagai tindak lanjut, Kemenkes meluncurkan empat seri buku saku skrining kesehatan jiwa untuk membantu tenaga kesehatan di puskesmas menangani hasil pemeriksaan.

Keempat panduan itu disusun untuk kelompok ibu hamil dan ibu pascapersalinan, anak dan remaja, orang dewasa, serta lanjut usia.

Menurut Maria Endang Sumiwi, buku saku tersebut disusun bersama tenaga ahli dari organisasi profesi sebagai panduan praktis bagi petugas kesehatan dalam menindaklanjuti hasil skrining.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menekankan pentingnya dukungan keluarga dan lingkungan yang inklusif bagi masyarakat dengan persoalan kesehatan jiwa maupun kondisi neurodivergen.

Pemerintah menempatkan penguatan layanan kesehatan jiwa sebagai bagian dari peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Namun, data terbaru mengenai jumlah psikolog klinis dan psikiater menunjukkan bahwa pemerataan tenaga profesional masih menjadi tantangan dalam menyediakan layanan kesehatan jiwa yang mudah dijangkau masyarakat. (NS/AS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Polemik Mobil Dinas Wali Kota Banjar: Sudah Ditetapkan di APBD Perubahan 2026, Aktivis Kritik Skala Prioritas

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Rencana pengadaan dua unit mobil...

Penembakan Pelajar di Garut, Polisi Tangkap Pemuda 19 Tahun dan Sita Airsoft Gun

lintaspriangan.com, BERITA GARUT.  Polda Jawa Barat mengumumkan penangkapan seorang pemuda...

50 Ribu Tiket Gratis Lumiland Tasikmalaya Dijadwalkan Mulai Dibagikan 12 Oktober 2026

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sebanyak 50.000 tiket gratis Lumiland Tasikmalaya bagi...

Milangkala ke-14 Pangandaran di Persimpangan: Budaya, Pesta, dan Jeritan Warga

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Perayaan Milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran yang...

Kejari Selidiki Dugaan Penyimpangan Remunerasi RSUD Banjar, Sejumlah Saksi Dipanggil

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Banjar menyelidiki...

JAWA BARAT

Kasus Santriwati Bekasi, Pimpinan Ponpes Ditahan diduga Korban Lebih dari 10 Orang

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Polres Metro Bekasi Kota menahan...

Warga Cianjur Temukan Jenazah dalam Karung, Tali Melilit Leher Korban

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, digegerkan...

Sindikat Pecah Kaca di Cianjur Terungkap, Kerugian Korban Rp4,1 Miliar dari 15 Lokasi

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Polres Cianjur mengungkap sindikat pecah kaca...

Polisi Temukan 27 Batang Ganja di Atap Rumah Bandung, Bibit Disebut Dibawa dari Amerika Serikat

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Polrestabes Bandung mengungkap kasus penanaman ganja...

Pilkades 47 Desa di Cianjur Ditunda hingga November 2026, Jadwal Baru Tunggu Perbup

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Pelaksanaan Pilkades 47 desa di Cianjur,...

Pilkades Digital Sumedang Digelar di 424 TPS, Pemkab Siapkan 92 Tim Teknis

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Pemerintah Kabupaten Sumedang menyiapkan 424 tempat pemungutan...

65 RSUD di Jawa Barat Jalin Kerja Sama, Warga Bisa Berobat Lintas Daerah

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Sebanyak 65 Rumah Sakit Umum...

Petani Pebayuran Hadapi Ancaman Kekeringan, Pemkab Bekasi Prioritaskan Normalisasi Irigasi BKG 22–38

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Pemerintah Kabupaten Bekasi memprioritaskan normalisasi irigasi...

Olahraga

Kategori Populer