Kejagung Akhirnya Buka Suara soal Penggeledahan Kafe di Jaksel dan Penjagaan Rumah Jampidsus

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL. Penggeledahan Kafe di Jaksel yang mengungkap temuan uang tunai puluhan miliar rupiah, logam mulia, hingga mata uang asing terus menjadi perhatian publik. Di tengah berkembangnya berbagai spekulasi, mulai dari penjagaan rumah Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah hingga pengetatan keamanan di Polda Metro Jaya, Kejaksaan Agung akhirnya angkat bicara dan meminta masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan.

Pernyataan resmi tersebut disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, SH, MH, sebagai respons atas berbagai informasi yang berkembang setelah penyidik Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya melakukan serangkaian penggeledahan di sejumlah lokasi.

Berita sebelumnya: Drama Penggeledahan Kafe di Jaksel, Benarkah Ada Ketegangan Polri dan Kejagung?

- Advertisement -

Kejagung Hormati Penyidikan Polri

Anang Supriatna menegaskan bahwa penggeledahan yang dilakukan penyidik Polri merupakan tindakan hukum yang sah dalam rangka penanganan perkara yang menjadi kewenangan institusi kepolisian.

Karena itu, Kejaksaan Agung menghormati seluruh proses penyidikan yang sedang berjalan dan memilih menunggu hasil akhirnya sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

“Kejaksaan Agung menghormati seluruh proses penyidikan yang sedang berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” tegas Anang.

Ia menambahkan, seluruh pihak sebaiknya memberikan ruang kepada penyidik untuk bekerja secara profesional hingga proses hukum selesai.

Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi

Di tengah derasnya informasi yang beredar di media sosial, Kejaksaan Agung mengingatkan masyarakat agar tidak mengaitkan seseorang maupun institusi tertentu dengan dugaan tindak pidana hanya berdasarkan opini yang berkembang.

Menurut Anang, setiap proses hukum harus tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak terburu-buru membangun kesimpulan ataupun opini yang mengaitkan seseorang atau institusi tertentu dengan dugaan tindak pidana sebelum seluruh proses hukum selesai,” ujarnya.

Kejaksaan Agung juga menegaskan komitmennya mendukung penegakan hukum yang profesional, objektif, transparan, dan akuntabel.

Penggeledahan Ungkap Uang dan Emas Bernilai Fantastis

Sebelumnya, penyidik Kortastipidkor Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan di 12 lokasi berbeda yang berkaitan dengan penyidikan tiga perkara dugaan korupsi.

Ketiga perkara tersebut meliputi dugaan korupsi pengadaan batu bara yang dikaitkan dengan peristiwa blackout, dugaan korupsi di PT Asabri (Persero), serta perkara penyelesaian utang PT CBS kepada anak perusahaan PT Krakatau Steel.

Dalam penggeledahan di Café de’Clan dan Koin Money Changer di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, penyidik mengamankan uang tunai sekitar Rp67 miliar, berbagai dokumen penting, serta perangkat elektronik yang diduga berkaitan dengan penyidikan.

Sementara itu, dari penggeledahan di sebuah rumah di kawasan Parahyangan Golf 2, Bogor, penyidik menyita logam mulia, uang tunai dalam mata uang dolar Amerika Serikat (USD), serta dolar Singapura (SGD).

Jika seluruh aset yang diamankan dikonversikan, nilainya diperkirakan mencapai sekitar Rp476 miliar.

Rumah Jampidsus Dijaga TNI Jadi Sorotan

Perhatian publik semakin besar setelah rumah Jampidsus Febrie Adriansyah di Jakarta Selatan terlihat dijaga puluhan personel TNI.

Penjagaan tersebut memicu berbagai spekulasi yang berkembang di media sosial, terutama karena waktunya berdekatan dengan rangkaian penggeledahan yang dilakukan penyidik.

Namun hingga kini belum ada keterangan resmi yang menyatakan adanya hubungan langsung antara pengamanan rumah Jampidsus dengan proses penyidikan yang sedang berlangsung.

Isu Penggerudukan Polda Metro Jaya Tidak Terbukti

Di saat bersamaan, media sosial juga diramaikan isu adanya penggerudukan Polda Metro Jaya oleh sekelompok pria berbadan tegap.

Namun berdasarkan pemantauan di lapangan, isu tersebut tidak terbukti.

Meski demikian, pengamanan di kawasan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya memang tampak diperketat.

Personel Brimob ditempatkan di sejumlah titik strategis mulai dari pintu masuk hingga area gedung Ditreskrimsus, disertai patroli rutin sebagai langkah antisipasi selama proses penyidikan berlangsung.

Penyidikan Masih Terus Berjalan

Hingga Kamis (9/7/2026), penyidik masih terus mendalami tiga perkara dugaan korupsi tersebut.

Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, sementara barang bukti yang diamankan masih dalam proses pemeriksaan untuk memperkuat konstruksi perkara.

Di sisi lain, Kejaksaan Agung kembali menegaskan bahwa seluruh proses hukum harus dihormati dengan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

Masyarakat diharapkan tidak membangun opini berdasarkan informasi yang belum terverifikasi, melainkan menunggu hasil penyidikan yang nantinya akan disampaikan secara resmi oleh aparat penegak hukum. (HS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Kemiskinan di Priangan Timur, Bandingkan Enam Daerah dan Laju Penurunannya

lintaspriangan.com, PRIANGAN TIMUR. Angka kemiskinan di Priangan Timur sama-sama...

Belanja Makanan di Priangan Timur, Daerah Mana Paling Besar Porsinya?

lintaspriangan.com, PRIANGAN TIMUR. Lebih dari separuh pengeluaran warga di...

Polres Tasikmalaya Tangkap Tersangka Kekerasan Seksual terhadap Anak, Korban Mendapat Pendampingan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Polres Tasikmalaya menangkap seorang pria dewasa...

Sampah Garut Setelah TPA Dibuka Lagi, Putri Karlina Dorong Pembenahan dari Rumah

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Persoalan sampah Garut belum selesai meski...

Benih Lobster Pangandaran Rp5,8 Miliar Disita, Bareskrim Telusuri Pemodal

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Benih lobster Pangandaran senilai sekitar Rp5,8...

JAWA BARAT

Kekeringan Cianjur Meluas, 12 Kecamatan Ajukan Air Bersih, BPBD Terkendala Armada

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Kekeringan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat,...

Pencurian Vespa di Cirebon Terungkap, Motor Rp40 Juta Dijual Rp3 Juta

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Polres Cirebon Kota mengungkap kasus pencurian...

Air Bersih di Majalengka, BAZNAS dan Perumdam Jajaki Bantuan bagi Warga

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. BAZNAS Kabupaten Majalengka menjajaki kerja sama...

Jawa Barat Pertahankan Peringkat Pertama Indonesia Muslim Travel Index 2026, Ungguli 14 Provinsi

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Jawa Barat kembali menempati peringkat...

BMKG dan BPBD Jabar Bahas Mitigasi Gempa Sesar Lembang, Siapkan Uji Rencana Kontingensi di Bandung Barat

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Korban yang Dilaporkan Mengalami Pengeroyokan di Jalan Laswi Bandung Ditangani PMI Dini Hari

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Seorang warga yang dilaporkan menjadi korban...

Magnumotion x Doomsday 2026 Digelar di Bandung Hari Ini, 24 Band Meriahkan Tiga Panggung

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Magnumotion x Doomsday 2026 dijadwalkan berlangsung...

Judi Online di Cianjur Terbongkar, Polisi Buru Satu DPO Setelah Tetapkan 9 Tersangka

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Polisi masih memburu seorang berinisial YN alias...

Olahraga

Kategori Populer