Banjir Rob Indramayu Masih Merendam Pemukiman, Pemkab Bangun Tanggul Darurat

Banjir rob Indramayu masih merendam desa Eretan Wetan. Pemkab membangun tanggul darurat untuk melindungi pemukiman.


lintaspriangan.com, Berita Indramayu – Banjir rob Indramayu belum surut hingga Sabtu, 8 November 2025. Genangan air masih menutup jalan raya dan gang-gang pemukiman di Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur. Kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu; kendaraan roda dua beberapa kali mogok saat memaksa melintas di jalur yang terendam.

Gelombang pasang kembali menutup sebagian besar wilayah Eretan Wetan pada akhir pekan ini. Banjir rob Indramayu menahan lalu lintas, membatasi pergerakan warga, serta memperlihatkan kerentanan wilayah pesisir yang belum ditangani secara struktural. Tidak ada tanda air akan surut dalam waktu dekat.

Pemerintah Kabupaten Indramayu mengerahkan alat berat untuk membangun tanggul darurat. Langkah cepat ini dilakukan sebagai respons awal untuk membatasi tekanan air laut yang terus mendorong masuk ke area pemukiman. Tanggul menjadi upaya sementara, mengingat kebutuhan perlindungan jangka panjang dinilai jauh lebih besar dari kemampuan penanganan darurat.

Baca juga: Kukuhkan 714 Wisuda, Unigal Ciamis Bentuk Pemimpin Berkarakter dan Berbudaya

Seorang warga, Supriyanto, menyebut genangan kali ini diperkirakan bertahan hingga beberapa hari ke depan. “Air masih pasang. Mungkin empat atau lima hari lagi baru mulai turun. Sekarang hampir semua wilayah desa terendam. Air sudah mencapai sisi jalan raya,” ujarnya.

Menurutnya, alat berat baru diturunkan setelah warga melakukan aksi protes. “Setelah aksi kemarin, alat berat dari PUPR didatangkan. Tanggul permanen 1 kilometer rencananya dibangun awal tahun depan lewat APBD. Tapi total kebutuhan tanggul mencapai 6,5 kilometer,” katanya.


Banjir Rob Indramayu Picu Pengerahan Alat Berat dan Tanggul Darurat

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Indramayu memastikan prioritas penanganan saat ini adalah membangun pengaman sementara di titik rawan. Sekretaris Dinas PUPR, Maulana, menegaskan bahwa fokus utama berada di bagian muara dan area dekat struktur breakwater yang sering menjadi jalur masuk air rob.

“Kami membangun tanggul darurat supaya air tidak terlalu banyak masuk ke pemukiman,” jelas Maulana. Langkah ini dianggap penting mengingat kondisi rob cenderung naik-turun mengikuti fase bulan dan tekanan angin pesisir.

BMKG sebelumnya mencatat kenaikan tinggi muka air beberapa hari terakhir berkaitan dengan peningkatan kecepatan angin timuran yang mendorong air laut lebih jauh ke daratan. Untuk wilayah pesisir utara Jawa, termasuk Indramayu, tren rob yang berkepanjangan telah menjadi pola tahunan akibat amblesan tanah pesisir dan degradasi garis pantai.

Data Pemkab Indramayu menunjukkan Eretan Wetan termasuk salah satu desa dengan kerentanan tinggi rob. Penurunan muka tanah di wilayah pesisir Indramayu rata-rata mencapai 1–2 cm per tahun, sementara penurunan lokal di beberapa kawasan bisa mencapai 5–6 cm per tahun. Kondisi ini memperburuk efek pasang sehingga genangan makin mudah terbentuk dan makin sulit surut.

Warga menilai kondisi darurat ini seharusnya tidak terulang jika tanggul permanen telah dibangun sejak lama. “Rob ini kan tahunan, sudah biasa terjadi. Tapi kerusakannya makin parah. Tanggul sementara hanya membantu sedikit,” ujar Supriyanto.


Aksi Warga Desak Percepatan Tanggul Permanen

Sebelum pengerahan alat berat, ribuan warga Eretan Wetan menggelar aksi protes pada Jumat, 7 November 2025. Mereka menutup sebagian Jalur Pantura, jalur strategis nasional yang menghubungkan Jakarta–Cirebon. Aksi ini memicu kemacetan panjang hingga satu kilometer.

Tuntutan warga sederhana: percepatan pembangunan tanggul permanen. Rob yang berlangsung hampir sepanjang tahun membuat aktivitas ekonomi pesisir terganggu. Nelayan kesulitan menurunkan perahu, pedagang kehilangan akses jalan, dan anak-anak harus berjalan di air setinggi lutut untuk menuju sekolah.

Kondisi darurat juga berdampak pada kesehatan. Genangan yang menetap selama beberapa hari meningkatkan risiko penyakit kulit, diare, dan infeksi saluran pernapasan akibat udara lembap yang terus-menerus.

Pemkab Indramayu mengakui kebutuhan tanggul permanen mencapai 6,5 kilometer. Namun anggaran yang tersedia pada tahun berjalan hanya cukup untuk membangun 1 kilometer pada awal 2026. Sisanya masih menunggu perencanaan dan prioritas pembiayaan daerah.

Secara struktural, penanganan rob di wilayah pesisir utara Jawa memang bukan persoalan ringan. Pemerintah daerah menghadapi tekanan anggaran karena kebutuhan infrastruktur pesisir yang terus meningkat. Di sisi lain, percepatan abrasi membuat intervensi harus terus diadaptasi.

Banjir rob Indramayu berulang ini kembali menunjukkan kesenjangan antara kebutuhan warga dan kapasitas fiskal pemerintah daerah. Dalam situasi darurat, tanggul sementara mungkin menahan air sesaat, tetapi tidak memberikan perlindungan jangka panjang yang dibutuhkan ribuan warga pesisir.

Daerah Eretan Wetan telah mengalami rob signifikan setidaknya enam kali sepanjang 2025. Setiap periode pasang, warga harus mengangkat perabot, memindahkan barang, dan menata ulang jalur aktivitas. Kerusakan ekonomi yang muncul dari pengulangan peristiwa ini tidak kecil.

Kondisi tersebut menegaskan bahwa banjir rob Indramayu bukan sekadar gangguan musiman, tetapi persoalan struktural yang memerlukan agenda penanganan lintas sektor.

Banjir rob Indramayu masih terjadi. Pemkab membangun tanggul darurat, tetapi warga menuntut solusi permanen untuk melindungi pemukiman pesisir. (MD)


[td_block_2 limit="7" offset="1" category_id=""]

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

1.500 Mangrove Pangandaran Ditanam di Pelabuhan Cikidang

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Sebanyak 1.500 bibit mangrove Pangandaran jenis...

Ekonomi Kreatif Tasikmalaya Dijajaki Bersama BI, Digitalisasi UMKM Masuk Pembahasan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pengembangan ekonomi kreatif Tasikmalaya menjadi salah satu...

Satlantas Pangandaran Tindak Truk ODOL hingga Pengendara Tanpa Helm

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Satlantas Pangandaran menindak sejumlah pelanggaran lalu lintas...

Infaq ASN Pangandaran “Serba 14”di Milangkala, Begini Penjelasannya

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Surat imbauan Pemerintah Kabupaten Pangandaran...

Rata-Rata Lama Sekolah di Priangan Timur: Terendah di Tasikmalaya, Kesenjangan Gender Terlebar di Garut

lintaspriangan.com, BERITA PRIANGAN TIMUR. Hari Guru Sedunia yang diperingati...

JAWA BARAT

Geger Video Rutan Depok Pesta Disko, 2 Petugas Diperiksa: Bagaimana Barang Terlarang Bisa Masuk?

lintaspriangan.com, BERITA DEPOK. Video sejumlah orang berjoget dengan suasana...

Dua Event Jawa Barat Digelar 4 Oktober, Jazz di Bandung dan Trail Run di Garut

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Dua event Jawa Barat berlangsung...

Jembatan Paledang-Pasir Jaya Capai 95 Persen, Ditargetkan Diresmikan Pertengahan Oktober

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Pembangunan Jembatan Paledang-Pasir Jaya di Kota...

2.300 Lowongan Kerja Subang Dibuka, Pendaftaran Operator BYD Berakhir 4 Oktober

lintaspriangan.com, BERITA SUBANG. Sebanyak 2.300 lowongan kerja Subang tersedia...

Gempa Sukabumi M 4,2 Terasa hingga Cianjur, Pusat Gempa di Laut

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Gempa Sukabumi bermagnitudo 4,2 terjadi pada...

PT Wemade Indonesia Jaya di Bongas Kulon, Dari Lapangan Kerja Lokal hingga Pasar Amerika

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Di tengah berkembangnya kawasan industri di...

Papandayan Jazz Festival 2026 Dimulai Hari Ini, Ruth Sahanaya hingga Diskoria Tampil di Bandung

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Papandayan Jazz Festival 2026 dimulai di The...

Proyek Data Center AI Jatiluhur Disetop, AMDAL dan PBG Belum Rampung

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Pembangunan data center AI Jatiluhur di Kabupaten...

Olahraga

Popular Categories