lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Pemerintah Kota Cirebon melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) menjadwalkan Gerakan Pangan Murah Cirebon pada Rabu (14/10/2026). Kegiatan akan berlangsung di Lapangan Baperkam RW 17, Jalan Mahoni Raya, Kelurahan Karyamulya, Kota Cirebon, mulai pukul 09.00 WIB.
Kegiatan tersebut merupakan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) ke-36 sepanjang 2026. Melalui pengumuman resmi yang diterbitkan Selasa (13/10/2026), DKPPP mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan membeli kebutuhan pokok dengan harga yang diklaim lebih rendah dibandingkan harga pasaran.
Gerakan Pangan Murah Digelar di Kelurahan Karyamulya
Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah Cirebon kali ini dipusatkan di lingkungan RW 17 Kelurahan Karyamulya. Lokasi tersebut telah tercantum dalam agenda resmi kegiatan Pemerintah Kota Cirebon untuk 14 Oktober 2026.
Agenda pemerintah daerah juga mencantumkan rencana peninjauan kegiatan oleh pejabat dari lingkungan pemerintah kota bersama DKPPP.
Program ini ditujukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Dalam pengumumannya, DKPPP menyampaikan bahwa komoditas pangan yang ditawarkan melalui kegiatan tersebut akan dijual di bawah harga pasaran.
Namun, pengumuman tertulis yang tersedia belum merinci harga masing-masing komoditas yang akan dijual pada kegiatan di Karyamulya.
Warga yang berencana datang dapat menuju Lapangan Baperkam RW 17 di Jalan Mahoni Raya sesuai jadwal yang telah diumumkan. Informasi mengenai ketersediaan barang dan harga jual perlu dipastikan langsung melalui penyelenggara.
Pemkot Cirebon Lanjutkan Program Pangan Terjangkau
Gerakan Pangan Murah Cirebon merupakan salah satu program yang telah dilaksanakan pemerintah kota di sejumlah wilayah sepanjang 2026.
Pada 3 September 2026, misalnya, Pemkot Cirebon menggelar GPM ke-28 di Lapangan Bola Kesambi Dalam, Kelurahan Drajat.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyediakan sekitar 11 hingga 12 jenis komoditas pangan dengan total pasokan kurang lebih delapan ton.
Komoditas yang dijual saat itu mencakup beras, minyak goreng, telur, daging ayam, daging sapi, cabai, dan bawang.
Kepala DKPPP Kota Cirebon, Elmi Masruroh, sebelumnya menjelaskan bahwa program GPM merupakan salah satu cara pemerintah mendekatkan kebutuhan pangan kepada masyarakat sekaligus membantu menjaga stabilitas harga.
Meski demikian, jenis barang dan volume pasokan dalam kegiatan sebelumnya tidak otomatis sama dengan pelaksanaan yang dijadwalkan pada 14 Oktober.
Pelaksanaan GPM ke-36 di Karyamulya menjadi kelanjutan program tersebut dengan lokasi yang berbeda.
Bagi masyarakat sekitar Karyamulya, kegiatan ini memberikan pilihan tempat pembelian bahan pokok selain pasar dan toko yang biasa dikunjungi.
Sementara itu, kepastian harga, jumlah persediaan, serta komoditas yang tersedia pada kegiatan 14 Oktober masih menunggu informasi lebih terperinci dari pihak penyelenggara. (NS/AS)
