Petani Pebayuran Hadapi Ancaman Kekeringan, Pemkab Bekasi Prioritaskan Normalisasi Irigasi BKG 22–38

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Pemerintah Kabupaten Bekasi memprioritaskan normalisasi irigasi Pebayuran pada ruas Bendung Kedung Gede (BKG) 22 hingga BKG 38 untuk menjaga pasokan air ke lahan pertanian. Langkah tersebut diumumkan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja saat meninjau pembersihan saluran di Desa Sumbereja, Kecamatan Pebayuran, Selasa, 6 Oktober 2026.

Normalisasi irigasi Pebayuran dilakukan menyusul persoalan distribusi air yang berisiko mengganggu aktivitas pertanian. Pemerintah daerah menilai pembersihan pada satu titik belum cukup apabila bagian lain jaringan irigasi masih mengalami pendangkalan atau hambatan aliran.

Pembersihan Irigasi Dilakukan di Empat Desa

Penanganan saluran irigasi diawali dengan kegiatan kerja bakti atau goloran yang melibatkan pemerintah daerah, petani, masyarakat, serta PT Jababeka Infrastruktur.

Kegiatan pada 6 Oktober 2026 menyasar sejumlah titik jaringan Saluran Sekunder BKG, termasuk ruas BKG 26 hingga BKG 35.

Camat Pebayuran Hasyim Adnan Adha menjelaskan bahwa kegiatan goloran dilaksanakan pada empat titik di empat desa. Cakupan kegiatan yang dijelaskan pemerintah kecamatan membentang dari BKG 26 hingga BKG 38 dengan panjang sekitar 12 kilometer.

Menurut Hasyim, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari perencanaan yang telah dibahas sejak rapat pada 4 September 2026.

Pembersihan dilakukan untuk mengurangi hambatan pada saluran agar air dapat mengalir menuju lahan pertanian, termasuk wilayah yang berada di bagian hilir jaringan irigasi.

Meski cakupan kegiatan disebut mencapai sekitar 12 kilometer, angka tersebut tidak otomatis menunjukkan seluruh saluran telah selesai dinormalisasi.

Pemerintah kabupaten belum memaparkan secara terperinci panjang saluran yang telah selesai ditangani dibandingkan keseluruhan jaringan yang membutuhkan perbaikan.

+1

Saluran dengan Sedimentasi Berat Butuh Alat Berat

Pemkab Bekasi merencanakan penanganan irigasi Pebayuran berdasarkan kondisi kerusakan dan hambatan pada masing-masing titik.

Untuk bagian saluran yang masih memungkinkan dibersihkan secara manual, pemerintah akan melibatkan petani dan warga melalui kerja bakti.

Sementara itu, saluran yang mengalami pendangkalan dan sedimentasi berat membutuhkan dukungan alat berat agar kapasitas aliran dapat dipulihkan.

Asep Surya Atmaja menyampaikan bahwa jaringan BKG 22 hingga BKG 38 perlu ditangani secara menyeluruh, bukan hanya pada lokasi yang sedang dibersihkan.

Pemerintah daerah juga melibatkan Perum Jasa Tirta dan PT Jababeka Infrastruktur dalam mendukung kegiatan tersebut.

Keterlibatan PT Jababeka Infrastruktur dilakukan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).

Dalam keterangan resmi pemerintah kabupaten, Head of Industrial and Public Engagement PT Jababeka Infrastruktur Beta Safitri menyampaikan bahwa perusahaan menerima informasi mengenai kondisi kekeringan yang mulai memengaruhi petani di wilayah hilir Bekasi.

Dukungan perusahaan tersebut diarahkan untuk membantu penanganan saluran irigasi dan kebutuhan masyarakat yang berkaitan dengan kondisi kekeringan.

Kelancaran Pasokan Air Jadi Perhatian Petani

Persoalan irigasi Pebayuran berkaitan langsung dengan keberlangsungan kegiatan pertanian di Kabupaten Bekasi.

Saluran sekunder BKG merupakan bagian jaringan pengairan yang digunakan untuk mendistribusikan air menuju areal persawahan.

Apabila terjadi pendangkalan atau penyumbatan, distribusi air menuju wilayah pertanian di bagian hilir dapat terganggu.

Pemkab Bekasi menyatakan normalisasi dilakukan untuk memperbaiki fungsi saluran sekaligus mengurangi risiko terganggunya pasokan air bagi petani.

Namun, belum tersedia data resmi yang merinci luas sawah terdampak kekurangan air, jumlah petani yang menerima manfaat langsung, ataupun tambahan debit air setelah pembersihan berlangsung.

Data tersebut diperlukan untuk menilai hasil penanganan secara terukur, termasuk apakah distribusi air telah kembali menjangkau seluruh lahan yang membutuhkan.

Pemerintah daerah juga belum mengumumkan tenggat penyelesaian seluruh pekerjaan normalisasi pada ruas BKG 22 hingga BKG 38.

Hingga Kamis, 8 Oktober 2026, perkembangan yang telah dikonfirmasi adalah pelaksanaan pembersihan saluran pada 6 Oktober serta penetapan prioritas penanganan jaringan irigasi yang lebih luas.

Keberhasilan normalisasi irigasi Pebayuran masih perlu dinilai dari kondisi saluran setelah pekerjaan berlangsung dan perubahan pasokan air yang diterima petani. (NS/AS)

[td_block_2 limit="7" offset="1" category_id=""]

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

18 Nama Punya Jejak Digital, Berpotensi Meramaikan Pilkada Ciamis

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pilkada Ciamis berikutnya memang masih jauh....

Mahasiswa Universitas Galuh Ciamis Dikabarkan Hilang, Keluarga Minta Bantuan Warga

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Seorang mahasiswa Universitas Galuh Ciamis...

SAPMA PP Soroti Dewas RSUD dr. Soekardjo: Kalau Bukan Ahlinya, Lebih Baik Menolak

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Polemik Dewas RSUD dr. Soekardjo Kota...

Anggaran Milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran, Adakah Penjelasannya?

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Polemik anggaran Milangkala ke-14 Kabupaten...

Polisi Tangkap Dua Tersangka Pencurian Toko Bangunan Ciamis, Satu Orang Masih Diburu

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Polisi menangkap dua tersangka dalam kasus...

JAWA BARAT

Warga Lima Kecamatan di Majalengka Kekurangan Air Bersih, 26 Truk Tangki Dikerahkan

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Warga di lima kecamatan Kabupaten Majalengka,...

Kecelakaan Tol Cipularang Libatkan 15 Kendaraan, Satu Orang Luka Berat dan Seluruh Lajur Sempat Tertutup

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Kecelakaan Tol Cipularang yang melibatkan 15...

Jabar Kabisa 2026 Digelar 8–9 Oktober di Bandung, Warga Bisa Akses Layanan Publik Gratis

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui...

25 Ribu Mahasiswa Tangani Sampah Bandung Raya, Pemprov Jabar Targetkan Pengurangan 1.000 Ton per Hari

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan 25...

Pekerja Majalengka di Batam Diduga Dianiaya, 2 Terduga Pelaku Diamankan

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Sejumlah pekerja asal Jawa Barat, termasuk...

Kadis DLH Kabupaten Bekasi Disorot Usai Video Dugaan Pengusiran Wartawan Beredar

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH)...

Kemenimipas Ungkap Temuan dalam kasus Lapas Cibinong, Bagaimana status Indra Kenz?

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) mengungkap...

Geger Video Rutan Depok Pesta Disko, 2 Petugas Diperiksa: Bagaimana Barang Terlarang Bisa Masuk?

lintaspriangan.com, BERITA DEPOK. Video sejumlah orang berjoget dengan suasana...

Olahraga

Popular Categories