lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Pemerintah Kota Bandung menghentikan sementara penataan kabel udara Bandung selama 14 hari, mulai 12 hingga 26 Oktober 2026, untuk memberikan kesempatan kepada operator telekomunikasi memulihkan layanan internet pelanggan. Hingga laporan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung yang dipublikasikan pada 13 Oktober, gangguan jaringan masih dilaporkan terjadi di tujuh wilayah.
Memasuki Jumat, 16 Oktober 2026, masa penghentian sementara penertiban kabel tersebut masih berlangsung. Pemkot Bandung menjadwalkan penataan kembali pada 27 Oktober 2026, setelah operator diberi kesempatan menyelesaikan gangguan dan mempersiapkan jaringan.
Tujuh Wilayah Masih Dilaporkan Mengalami Gangguan Internet
Berdasarkan laporan yang diterima Diskominfo Kota Bandung, tujuh wilayah yang masih mengalami gangguan layanan internet meliputi Antapani Lama, Babakan Surabaya, Antapani Kidul, Arcamanik, Sukamiskin, Kebonwaru, dan Cisaranten.
Sementara itu, pemulihan layanan di Astanaanyar dan kawasan Jalan Sudirman telah dilaporkan selesai. Penanganan selanjutnya difokuskan pada wilayah yang masih memiliki gangguan berdasarkan laporan terakhir pemerintah kota.
Kepala Diskominfo Kota Bandung, Henryco Arie Sapiie, menyatakan bahwa penghentian sementara kegiatan penertiban kabel dilakukan untuk memprioritaskan pemulihan konektivitas masyarakat.
Dalam keterangannya pada Senin, 12 Oktober 2026, Henryco meminta seluruh operator telekomunikasi mempercepat penanganan gangguan selama masa penyesuaian jadwal.
Diskominfo juga akan berkoordinasi dengan operator untuk memantau perkembangan perbaikan jaringan dan menindaklanjuti laporan masyarakat yang mengalami gangguan layanan internet.
Meski demikian, belum tersedia data terbaru yang memastikan jumlah pelanggan terdampak maupun berapa banyak sambungan internet yang sudah kembali normal hingga Jumat, 16 Oktober 2026.
Penataan Kabel Udara Bandung Dilanjutkan 27 Oktober
Program penataan kabel udara Bandung telah dimulai sejak 2 Juni 2026. Pemerintah kota menargetkan pekerjaan tersebut mencakup 85 ruas jalan utama.
Berdasarkan data Diskominfo yang dipublikasikan pada 13 Oktober, sebanyak 65 ruas jalan telah ditangani. Dengan demikian, masih terdapat 20 ruas jalan dari target program yang belum tercatat selesai ditangani.
Capaian tersebut setara dengan sekitar 76,5 persen dari keseluruhan target ruas jalan. Angka itu menggambarkan jumlah ruas yang telah ditangani, bukan persentase penyelesaian seluruh pekerjaan teknis jaringan.
Penataan kabel udara Bandung merupakan bagian dari upaya pemerintah kota menata infrastruktur utilitas dan mendorong perpindahan jaringan telekomunikasi ke sistem bawah tanah secara bertahap.
Dalam penjelasan sebelumnya pada Februari 2026, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyatakan bahwa penataan jaringan dilakukan dengan melibatkan perusahaan penyedia utilitas, termasuk melalui kesepakatan mengenai waktu pelaksanaan koneksi jaringan.
Pemerintah kota meminta operator memanfaatkan periode penghentian sementara hingga 26 Oktober untuk mempercepat pemulihan layanan internet pelanggan.
Penertiban kabel dijadwalkan kembali berjalan pada Selasa, 27 Oktober 2026, dengan mempertimbangkan kesiapan jaringan, koordinasi antaroperator, serta keberlangsungan layanan telekomunikasi masyarakat.
Hingga 16 Oktober, belum ada informasi resmi terbaru yang ditemukan mengenai perubahan jadwal tersebut. Kondisi aktual pemulihan jaringan di tujuh wilayah masih perlu dikonfirmasi sebelum berita diterbitkan sebagai laporan perkembangan hari ini. (NS/AS)
