Militer AS Dikirim ke Nigeria, Urusan Apa?

lintaspriangan.com, BERITA DUNIA. Pemerintah Amerika Serikat resmi mengerahkan tim militer kecil ke Nigeria di tengah meningkatnya kekerasan kelompok bersenjata di kawasan Afrika Barat. Langkah ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Komando Amerika Serikat untuk Afrika, US Africa Command (Africom), sebagai bagian dari peningkatan kerja sama keamanan bilateral.
Pengerahan militer AS ke Nigeria terjadi di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump, yang dalam beberapa waktu terakhir menaruh perhatian besar pada isu ekstremisme bersenjata di Afrika. Washington menilai Nigeria berada di garis depan perlawanan terhadap kelompok jihadis yang semakin aktif dan brutal.
Kepala Africom, Jenderal Dagvin Anderson, menyebut kehadiran tim kecil militer AS tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama dengan pemerintah Nigeria. Menurutnya, kedua negara sepakat memperkuat koordinasi untuk menghadapi ancaman keamanan yang terus berkembang di kawasan.
“Kami sepakat bahwa kami perlu bekerja sama untuk menentukan jalan ke depan di kawasan ini. Hal itu telah mengarah pada peningkatan kolaborasi antara negara kami, termasuk kehadiran tim kecil AS yang membawa kapabilitas tertentu guna memperkuat upaya Nigeria,” ujar Anderson dalam konferensi pers virtual.
Meski demikian, pihak Africom tidak membeberkan secara rinci apa saja tugas teknis yang akan dijalankan tim militer AS tersebut di lapangan. Pemerintah Amerika Serikat hanya menegaskan bahwa pengerahan ini bersifat terbatas dan berfokus pada dukungan strategis, bukan operasi tempur skala besar.
Sebelumnya, Amerika Serikat diketahui telah melancarkan serangan udara terhadap target kelompok militan di Nigeria pada 25 Desember lalu. Serangan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa keterlibatan Washington dalam isu keamanan Nigeria tidak lagi sebatas dukungan diplomatik.
➡️ Lanjutkan ke halaman berikutnya: Peran AS di Medan Konflik Nigeria



