Volume Kendaraan Meningkat, Tasikmalaya Beberapa Kali Berlakukan One Way

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Menghadapi lonjakan volume kendaraan pada arus balik Lebaran 2025, Polres Tasikmalaya Kota melakukan sejumlah rekayasa lalu lintas, termasuk penerapan sistem One Way atau buka-tutup jalan, untuk memperlancar pergerakan kendaraan.
Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Moh. Faruk Rozi, mengungkapkan bahwa volume kendaraan yang melintas di wilayahnya terus mengalami peningkatan.
“Hari ini, volume kendaraan yang melintas di wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota mengalami peningkatan,” Kata AKBP Faruk Rozi kepada wartawan, Jumat 4 April 2025 dini hari.
Sebagai langkah penanganan, Polres Tasikmalaya Kota telah menerapkan sistem One Way sebanyak empat kali di beberapa titik rawan kemacetan.
Beberapa titik tersebut meliputi wilayah Rajapolah, Jamanis, Simpang 4 Panyusuhan, dan Simpang Tiga Sukamantri, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya.
“Penerapan sistem One Way ini tidak hanya berlaku di area Tasikmalaya saja, tetapi juga diperluas hingga ke Malangbong, Kabupaten Garut, untuk mengurai kepadatan yang terjadi,” jelas Kapolres.
Pihak kepolisian berharap penerapan sistem One Way ini dapat mengurangi kemacetan yang terjadi di beberapa titik rawan.
“Mudah-mudahan ini adalah One Way terakhir, dan semua kendaraan yang melintas di wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota bisa melaju dengan lancar,” tambahnya.
Meski volume kendaraan diperkirakan akan terus meningkat, pihak kepolisian akan terus memantau situasi dan mengatur lalu lintas untuk mengantisipasi potensi kemacetan lebih lanjut.
“Besok kemungkinan masih ada peningkatan arus kendaraan, terutama dari luar Jawa Barat dan wilayah Peringan Timur, serta bagi masyarakat yang masih melakukan perjalanan ke arah Pangandaran, Tasikmalaya, dan Ciamis,” ujar AKBP Faruk Rozi.
Polres Tasikmalaya Kota berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengaturan lalu lintas demi kelancaran dan keselamatan para pemudik.
“Jika volume kendaraan kembali meningkat, kami akan terus melakukan pengaturan lalu lintas,” tutup AKBP Faruk Rozi. (Lintas Priangan/AB)



